[PART 1] CHIT & CHAT ㅡ Random Topic

chit&chat

CHIT & CHAT : PROLOG

***

[AUTHOR: Songjongi]

[CAST: SMTown with Lee Yeonhee & Go Ara]

[RATING: i think PG-15/?]

***

[Preview: Prolog]Read More »

Advertisements

[FICLET] Minimarket Badai Salju

badai salju.jpg

***
Storyline by songjongi

EXO Chen & That Person
OOC, failed!Dramatic – General Audience
Ficlet [490 word(s)]

Disclaimer
Ide ff murni dari otak dan pemikiran brilian saya. Cast hanya meminjam nama.

A/N

Maapkeun jika terlalu dramatis, bahkan sampe gagal pula. Yang gak kuat baca bisa langsung ke wastafel dulu:) Btw ini Chen version, versi aslinya pake cast Jin Lovelyz.

***

Chen melangkah dengan pasti menginjak butiran-butiran salju yang bertebaran disekitar jalanan. Ia mengeratkan jaket tebalnya itu. Walaupun dingin dan semakin dingin, Chen tidak peduli. Tujuan yang harus ia capai hanya satu; sampai ke minimarket terdekat dengan keadaan masih utuh untuk bertahan hidup dengan makan.

“S-sampai juga.” Giginya bergetar hebat, dan badannya menggigil. Rambut yang baru ia potong terlihat melepek juga mengembang disaat yang bersamaan. Rambutnya menjadi acak-acakkan dan kusut berkat tertiup angin yang sangat amat kencang di musim dingin kali ini. Bahkan sepertinya langkah kaki itu tidak bisa di bandingkan dengan kura-kura yang kalah lambatnya dengan langkahnya yang sekarang.

Dan juga, tak bakal ada yang berani menerobos salju yang benar-benar mengganas. Benar-benar tak ada kecuali anak yang satu ini. Chen nekat berjalan sendirian ke minimarket di tengah badai salju yang besar—tidak, lebih dari besar. Sekali lagi kusebutkan, Chen tidak peduli. Ini semua demi tujuannya. Tujuan yang harus ia capai hanya satu; sampai ke minimarket terdekat dengan keadaan masih utuh untuk bertahan hidup dengan makan.

Chen memasuki minimarket yang jelas-jelas sudah tertera tanda ‘closed’ dipasang didepan pintu. Orang yang sedang bekerja di dalam dibuat menganga lebar olehnya, berpikir bagaimana anak itu bisa kesini bahkan ditengah badai salju sepeti ini.

Chen tak memperdulikan orang yang sedang tercengang memandangnya dengan pandangan kaget. Sekali lagi ku sebutkan, tujuan yang harus ia capai hanya satu; sampai ke minimarket terdekat dengan keadaan masih utuh untuk bertahan hidup dengan makan. Ia berjalan dengan langkah yang terseret-seret, meninggalkan bekas jejak salju di luar sana.

“S-satu ramyeon cup, juseyo.” Chen makin mengeratkan jaketnya. Ini semakin dingin dan semakin dingin walaupun ia sudah memasuki minimarket yang dilengkapi AC penghangat.

“Tapi kami sedang tutup, tuan.”
Orang yang sedang bekerja di dalam itu menyahuti Chen yang berdiri di depan meja kasir yang kosong tak ada orang satupun terlihat disana.

“B-begitu, ya.” Chen mengulum bibirnya rapat, kemudian berjalan pergi dari meja kasir menuju pintu keluar. “Tunggu sebentar.” Tangannya terasa hangat, ia seperti merasa seperti ada yang sedang memegang tangannya. O-orang itu? I-ini, ramyeon cupnya.”

“Seperti biasa, memesan dua, kan?”
Chen melepaskan paksa genggaman orang itu, membuat tangan orang itu terhempas dengan keras. “M-maaf sudah lancang memegang tanganmu. Tapi ambillah ramyeon cupnya, ini berat, tahu?” Jin menatap orang itu dengan heran. Dan masih dengan perasaan berat, ia mengambil dua ramyeon cup yang disodorkan oleh orang itu.

“Ini, u-uangnya.” Masih dsngan tergagap-gagap akibat efek dingin yang luar biasa saat berjalan diantara badai salju tadi, Chen menyerahkan uang yang ia bawa di kantong jaketnya. “Ta-tak usah k-kembaliannya. A-aku bisa memakan r-ramyeon cupnya saja su-sudah sep-perti kembalian, kok.”

Orang itu kini bergantian menatap Chen heran. “Kamu mau makan disini?” Chen mengangguk-anggukan kepalanya penuh keyakinan meskipun agak lemas.

“Tapi dispensernya habis, tak menyisakan sedikitpun untuk air panas ramyeonnya, tuh.”

JDUARR!

Bagai disambar petir, Chen melemas seketika. Benar-benar melemas, hingga ingin pingsan.

“A-apa?! Habis?!”

Dan yang terjadi benar-benar terjadi. Chen otomatis pingsan di lantai dan menjatuhkan dua cup mi ramyeon yang ia pegang erat-erat seerat ia memegang jaketnya.

 

[INTRO] Songjongi

 

tumblr_mkhtbgXSOd1rcqx9zo1_500Annyeong! Songjongi hiyeuurr~

Real name: Putri salju. Penname Songjongi. Just call me Sonji or Princess. 03 liner huwahuwaa ;A; (btw ini udh dibiarin 4 bulan lho intronya, tapi gak sadar saya kalau ternyata typo harusnya 03 line bkn 04). O-type, ENFP personality type. Sunny's secret fan, Chen big lovers, J-Min secret admirer. I'm beginner author, so please the help^^.

 contact:

[ twitter | ig | fb ]

Diubah: 17 mei 2016