Cinderella Reborn Chapter 1

3.jpg

Cinderella Reborn

Re Present

PG 15+

Genre:

Romance,Friendship,School life,Drama,Little bit sad

Starring :

Im Yoon Ah | Lee Donghae | Choi Siwon

Summary :

“Kepercayaan orang – orang pada reinkarnasi membuat mereka menatap seorang Im Yoon Ah berbeda..Mereka menggangap ia adalah reinkarnasi dari cinderella..Para pangeran pelamar datang menemuinya dan meminta cintanya..Dihati siapakah hati Yoona akhirnya berlabuh?”

Disclaimer :

Cerita ini sepenuhnya fiksi,jika ada kesamaan dengan sebuah cerita bukanlah kesalahan yang disengaja…Karakter setiap tokoh tidak sepenuhnya diambil dari karakter aslinya..

Happy Reading ^^

“Aku tidak tau kenapa kau tidak bisa menalarkan perasaan ini..Kau lebih dari sekedar teman bagiku”—Yoona

“Aku tidak ingin kehilangan sahabatku yang berharga hanya karena,cinta yang mungkin akan berakhir luka”—Donghae

“Aku tidak akan melupakan waktu pertama mata kita bertemu,dan alasan yang membuatku harus mengejarmu”—Siwon

.

.

“Sepatu kaca …Oh sepatu kaca..kemana kakiku harus melangkah?”

.

.

            Gadis itu menggeliat di bawah selimutnya.Matahari bahkan tidak membuatnya terusik dan bangun dari tidur panjangnya.Jam weker pun hanya berdering tanpa membuatnya berguling sedikit pun dari kasurnya.

Bak..bak..bak..

       Mata seorang Im Yoon Ah langsung terbuka lebar saat di dengarnya pintu yang di gebrak dengan emosi.Tanggannya merenggang menggambil bantalnya dan berusaha menutup telinganya.

BRAK!

     Pintu kamar Yoona terbuka bersamaan dengan Donghae yang masuk ke kamarnya dengan terduduk.Donghae hampiri Yoona yang menutupi kepalanya dengan bantal itu dan menariknya cepat.

“Yak! Cepat bangun tukang tidur”ucap Donghae sambil menarik bantal dari kepala Yoona dan membantingnya sembarangan.Yoona yang masih setengah terpejam menatap Donghae sambil menunjuknya dengan telunjuknya.

“Hae~a..kenapa kau ada di sini?”tanya Yoona yang masih setengah sadar.Donghae yang sudah gemas dengan tingkah sahabtnya ini langsung menarik kepalanya dan memperlihatkan jam weker tepat di hadapan Yoona.

“Lihat ! SUDAH JAM BERAPA?”ucap Donghae sambil menunjuk jam weker.Mata Yoona langsung membulat sempurna.Ia mendorong Donghae hingga terbanting ke kasurnya.

“Yak,ikan! Kenapa kau tidak membangunkanku hah?!”jerit Yoona sambil mengambil peralatan mandinya dengan terburu – buru.

“Aku sudah membangunkanmu pukul tujuh tadi,kau bilang “Ya..ikan ini masih jam 3 pagi..apa yang kau lakukan” aku memarahimu dan kau malah mendengkur seperti biasa”ucap Dongahae sambil membenarkan seragamnya yang jadi acak-acakan sebab bantingan Yoona tadi.Yoona tepuk jidatnya,ia lupa kebiasaannya mengangkat telpon di pagi hari.Ia segera berlari dan membersihkan badannya kilat.Ia ambil baju seragamnya dan baru mengingat sesuatu.

“Yak ikan aku akan mengganti bajuku dulu,keluar kau keluarrrrrrrrrrrrr!”ucap Yoona sambil mendorong Donghae keluar.Doghae angkatkan bahunya dan menuju ke bawah dan memanaskan motornya yang akan dikendarainya dengan Yoona.Ia lihat Yoona sudah memakai seragam lengkapnya itu sedang mengigit rotinya cepat.

“Ayo cepat”ucap Yoona sambil naik keatas motor dan segera berpegangan pada bahu Donghae.Donghae tancap gasnya cepat membuat Yoona segera melingkarkan tangannya di pinggul Donghae.Donghae hanya tersenyum kecil di balik helmnya.

.

.

“Sepatu kaca..Oh..sepatu kaca..apa aku ada di jalan yang benar?”

.

.

            Yoona langsung melompat dari motor ketika melihat pintu pagar hampir tertutup.Ia berikan puppy eyes dan senyum terbaiknya di hadapan security sekolahnya.

“Telat itu jangan dibiasakan !”ucap pak kim,security sekolah mereka sambil mendorong pagar sekolahnya dan membiarkan mereka masuk.

“Iya deh pak..saya usahakan..”ucap Yoona sambil memberikan love sign ke arah pak security.Pipi pak Kim langsung memerah.

“Untung calon istri”ucap pak Kim sambil menutup gerbang sekolah setelah Yoona dan Donghae masuk.

    Sedangkan Donghae hanya menatapnya dengan jijik sambil bergumam dalam hati.

“Orang cantik sih bebas”gumam Donghae sambil menggelengkan kepalanya,lalu menjalankan lagi motornya menuju parkiran.

            Donghae dan Yoona berjalan beriringan menuju ke kelas mereka.Mereka masih berbincang hingga sampai di kelas.Kelas langsung hening saat mereka datang.

“Kami fikir kau sakit wahai tuan putri”ucap salah seorang murid sambil berjalan menuju Yoona dan menggengam tanganya.Menuntun Yoona menuju bangku keagungannya.

“Pangeran kami,silahkan duduk”ucap gadis bernama Tiffany sambil memboyong lengan Donghae dan menyuruhnya duduk di bangku keagungannya.Donghae yang merasa risih berusaha melepaskan tangannya sambil tersenyum canggung.

“Tidak perlu berlebihan Tiffany…Aku bisa berjalan sendiri”ucap Donghae sambil menghempaskan tangan Tiffany dan berjalan menuju bangkunya sendiri.

        Dikelas ini memang ada dua bangku yang spesial disediakan untuk Yoona dan Donghae sebagai tuan putri dan pangeran kelas ini.Banyak sekali yang menggangap mereka cocok,namun banyak juga yang merasa kesal karena,tidak terima idolanya dijodohkan dengan siapapun itu.

Psst..Ikan jadian saja dengan salah satu fangirlmu..Jangan terus buat aku dalam masalah”bisik Yoona yang duduk di sebelah Donghae.Donghae yang sedang fokus memperhatikan pelajaran pun jadi menatap Yoona dengan malas.

“Oke..aku akan melakukannya kalau kau memacari salah satu fanboy mu”ucap Donghae santai.Itu membuat Yoona geram.

“Kau tau mereka kan? Aku tidak mungkin berpacaran dengan orang-orang gila yang mengagumi kecantikan seperti mereka!”bisik Yoona lagi.Donghae dengan santainya menengok ke sampingnya dan tersenyum.

“Alasan sama untuku”ucap Donghae sambil melanjutkan pelajarannya yang di ganggu oleh Yoona sedari tadi.

IM YOON AH BUKAN WAKTUNYA MENGOBROL“sentak Choi saem sambil menunjuk ke Yoona dan Donghae.Serentak Yoona langsung diam,dan Donghae hanya memeletkan lidahnya dan menatap lagi Choi saem.Sedangkan,Yoona hanya mendengus dan menatap arah lain.

Ting..Tong..

            Bel istirahat pun berdering di setiap penjuru sekolah.Seperti biasa—Yoona dan Donghae berjalan beriringan menuju ke Kantin.Yoona memesan bento seperti biasanya dan Donghae membuka bekal yang dibuat ibunya di rumah.Mereka pun langsung berjalan menuju taman dan memakannya bersama seperti biasanya.Tempat tenang dimana fans mereka tidak mengetahuinya.Hanya mereka berdua di bawah rindangnya pohon.

“Ikan~a..sampuai kapuan kauw akwan tewus sewndiri huh?”ucap Yoona dengan mulut yang penuh.

“Jangan nasehati aku sebelum kau bisa memilih antara makan dan bicara”ucap Donghae sambil menyantap bekalnya lagi.

“Kau juga jaga nasehati aku untuk memilih makan atau berbicara atau melakukan keduanya bersamaan selama kau masih sendiri”ucap Yoona sambil mengacungkan sendoknya kehadapan Donghae.

“Kau juga masih sendiri kan? Jangan nasehati aku untuk berkencan sedangkan kau juga masih sendiri”ucap Donghae sambil melanjutkan makannya lagi.

            Yoona buka mulutnnya tak percaya.Ia todongkan lagi sendoknya ke hadapan Donghae.Donghae refleks mundur karena tidak ingin terkena air liur Yoona yang masih menempel disana.

“Aish..jinja…Kau..”ucap Yoona sambil menggelengkan kepalanya.

“Awas saja nanti kalau aku sudah punya pacar,jangan menyesal kau ya”ucap Yoona sambil menyantap makanannya.

“Itupun berlaku untukmu nona Im Yoon Ah”ucap Donghae membalikan.Yoona tunjuk lagi Donghae dengan sendoknya sambil menggeleng – gelengkan kepalanya.

“Liwhat sawja nawnti! Aku akan punya pacar dan melupakanmu dasar ikan jelek”ucap Yoona yang sedang mengunyah makanannya.Setelah makanan itu dicerna tenggorokannya ia julurkan lidahnya ke hadapan Donghae.

            Mereka habiskan makanan mereka.Berbincang terus sampai ke kelas mereka.

“Aku heran kenapa mereka memanggilmu,tuan putri..Cinderella..padahal kau hanya sebuah bantal berjalan”ucap Donghaae sambil memutar tubuhnya menandakan dansa seorang Cinderella.

“Yak..sama saja..aku heran mereka mengatakan kau adalah pangeran..apa itu Black prince? Pftt..kau hanya sebuntal ikan amis”ucap Yoona sambil tekekeh.Donghae tatap Yoona sinis.

“Lebih baik ikan daripada tukang tidur”ucap Donghae sambil menggedikan bahunya.Setelah itu berjalan mendahului Yoona.Itu membuat Yoona geram dan serasa ingin melempari sahabatnya itu dengan kaos kakinya yang belum dicuci selama 3 bulan ini.

“Yak ! ikan..aku ke toilet dulu..kau duluan saja..”ucap Yoona sambil berbalik arah menuju toilet sambil berlari.Donghae hanya menggedikan bahunya tak peduli dan melanjutkan jalannya menuju ke kelasnya.

       Yoona pandangi koridor sekolahnnya yang sudah sepi.Hiiy—menyeramkan juga ternyata.Yona terdiam saat ia dengar suara tangisan.Bulu kuduknya jadi berdiri,tapi sisinya yang lain penasaran.Ia tempelkan telinganya ke pintu toilet yang tertutup itu.

“Dowajuseyoo~”ucap suara itu lirih.Ia bisa dengar suara lain yang tertawa.

“Kekeke~ Siapa yang tahu ada kita disini? Sekarang sudah jam pelajaran”ucap suara yang lain itu.Suara khas seorang pria begitu kentara terdengar di pendengaran Yoona.Ia ambil ponselnya dan menelpon seseorang.

“Hae~a,cepatlah ke toilet dan bantu aku”ucap Yoona to the point saat Donghae mengangkat telponnya.

“Oke..wae?”ucapan Donghae terputus sebab Yoona langsung mematikan ponselnya.

Bak..bak..bak..

            Yoona gedor pintu itu keras,sesekali ia tendang pintu itu.

“YAK..KELUAR! PPALI!”jerit Yoona sambil terus menggedor pintu keras.Kegiatan orang di dalam itu sepertinya terusik.Bisa Yoona dengar suara pintu yang terbuka.Yoona langsung mundur.Ia lihat seorang gadis yang bajunya hampir terbuka seluruhnya itu sedang menangis.Yoona menatapnya penuh iba.

“Oh..kita lihat siapa disini?”ucap pria itu sambil memegang dagu Yoona.Yoona langsung menoleh ke arah lain untuk melepaskan cengkraman pria itu di dagunya.

“Hei tuan..dia sudah bilang dia tidak mau..dia meminta pertolonganku yang kebetulan lewat,bukankah aku harus menolongnya?”tanya Yoona sambil tersenyum sinis.Pria yang Yoona ketahui sebagai seorang player terkenal di sekolah ini –Choi Siwon.Kini,pria itu menatapnya seduktif.

“Oh jadi penolongnya adalah seorang Cinderella yang akan menggantikan posisinya?”tanya Siwon sambil terus mendekatkan tubuhnya ke arah Yoona.Yoona hanya menanggapi santai dan balas menatap Siwon dengan percaya diri.

“Kau lupa? Dibelakang seorang Cinderella tentu ada pangeran kan?”sinis Yoona membuat Siwon geram dan semakin berani mendekatkan wajahnya.

“Ikan~a DOWAJUSEYO”jerit Yoona tak membuat Siwon memundurkan tubuhnya.

Brak..

            Pintu toilet wanita itu terbuka dengan kasar.Menampakan wajah Donghae yang sudah marah.Ia tarik kerah Siwon dan membantingkan Siwon ke lantai.Sebercak darah muncul di mulut Siwon dan Siwon hanya mengelapnya kasar.Yoona langsung memeluk Donghae,begitupun Donghae.Donghae biarkan Yoona memeluknya dan menghilangkan rasa takutnya.

“Gwenchana”ucap Donghae sambil menangkupkan wajah Yoona yang ketakutan itu  di balik tangannya yang kekar.Ia berikan senyum terbaik yang membuat sahabatnya itu tenang.

“Neo !”jerit Donghae setelah melepskan pelukannya dari Yoona.Ia berikan pukulannya di wajah Siwon bertubi-tubi.Yoona tarik Donghae lalu,langsung memeluknya lagi.

“Sudahlah,ikan~a..aku tidak apa-apa”ucap Yoona sambil menyandarkan dirinya di punggung Donghae.Itu membuat emosi Donghae mereda.Donghae mundurkan tubuhnya.

“Selamat kau sekarang,tapi tidak lain kali”ucap Donghae sinis.Siwon langsung berdiri dan menatap Yoona sinis.

“Itu juga berlaku untuk Cinderella-mu”ucap Siwon lalu,pergi dari tempat itu secepat mungkin.Donghae pandangi tangan Yoona yang bergetar,ia gengam tangan itu sambil tersenyum.Mengatakan semuanya akan baik-baik saja selama ada dia disisinya.Yoona alihkan pandangannya ke arah gadis yang masih terisak.Bajunya sekarang sudah dibenarkan tapi tetap saja gadis itu menangis karena takut.Yoona rengkuh tubuh gadis itu kedalam pelukannya.

“Gwenchana..”ucap Yoona sambil menepuk punggung gadis itu memberi kekuatan yang Donghae berikan padanya.Benar-benar seperti Cinderella yang begitu lembut.

“Gomawo sudah menolongku..tapi,berhati-hatilah..bisa jadi kau yang akan jadi targetnya yang selanjutnya”ucap gadis itu sambil menggengam tangan Yoona.Sementara,itu Yoona hanya tersenyum memandangnya.

“Tenanglah..ada begitu banyak orang yang melindungiku..Kaulah yang harus berhati – hati…bagaimana kalau dia mengincarmu lagi?”ucap Yoona sambil mengelus lengan gadis itu.

“Siapa namamu? Aku akan selalu berterima kasih karena hari ini bertemu dengan seorang yang baik seperti mu..”ucap gadis itu sambil menatap Yoona sendu.Sedangkan,Yoona terus tersenyum manis.

“Namaku Im Yoon Ah..Panggil saja aku Yoona,kau sendiri?”ucap Yoona sambil menjabat tangan gadis itu.

“Aku Seo Joo Hyun,panggil saja aku Seohyun”ucap Seohyun sambil tersenyum.Donghae hanya tersenyum memandang pemandangan di hadapannya.Yah—tidak ada salahnya memberinya julukan itu.

.

.

“Bagaimana ini peri? Aku rasa kini Cinderella jatuh cinta terlebih dulu dengan pangerannya”

.

.

            Mereka berjalan beriringan setelah mengantar Seohyun ke kelasnya.Mereka jelaskan yang terjadi sehingga tidak masalah masuk kelas terlambat seperti tadi.Begitupun dengan Yoona dan Donghae.

“Pangeranku memang luar biasa”ucap Tiffany sambil memandang Donghae dari ujung matanya.

“Hah.. Cinderellaku lebih mengagumkan”ucap Sehun sambil menatap Yoona yang sedang memperhatikan pelajaran dengan serius.

            Donghae dan Yoona merasa canggung di kelas karena seperti di perhatikan meski mereka tidak tau siapa yang memandang mereka.

“Hae~a..aku harap pelajaran hari ini cepat selesai”ucap Yoona sambil tersenyum awakward.Begitupun dengan Donghae.

“Aku setuju denganmu kali ini”ucap Donghae.Mereka lalui jam pelajaran terakhir itu dengan canggung.Bel pulang pun berbunyi,seperti biasanya Donghae akan menghadiri eskul basket dan Yoona akan menunggunya di kursi suporter yang selalu penuh.

“KYAAAAAA…FIGHTING URI BLACK PRINCE”ucap salah satu fans Donghae tepat di depan telinga Yoona membuat telinganya berdengung kuat.Yoona jauhkan telinganya dari yang satu,namun sebelahnya pun sama saja berteriak sesukanya.Akhirnya Yoona keluarkan jurus terakhirnya.Mengambil earphonenya dan memasangkannya dengan suara yang bisa menutupi jeritan – jeritan itu.Latihan pun selesai,Donghae langsung mendekat ke arah Yoona dan membuat yang lain semakin berteriak.

“Yak..berikan aku minum”ucap Donghae sambil menggadahkan lengannya ke arah Yoona.Gadis yang lainnya langsung membawakan banyak sekali handuk dan air minum dari yang berasa sampai air putih.

“Ini oppa untukmu”ucap salah satu dari mereka.Ada juga yang sudah mengelap keringat Donghae dengan handuk namun,Donghae tepis handuk-handuk yang berusaha menyentuhnya,tangannya tetap menggadah ke Yoon.Sementara,Yoona hanya memejamkan matanya sambil terus mengikuti irama lagunya.

“Yak..Im Yoon Ah”jerit Donghae sambil menarik earphone Yoona kasar.Yoona terkejut dan langsung menatap Donghae.

“A—I—R”ucap Donghae sambil menggadah ke Yoona.Yoona langsung memberikan air itu.Donghae minum air itu dan sisanya ia gunakan untuk mendinginkan kepalanya.

“Kyaaa”jerit fangirlnya sambil beberapa dari mereka mengambil potret dari Donghae.

“Handuk”ucap Donghae lagi.Yoona berikan handuk itu ke Donghae.Ia usap keringatnya yang memenuhi kepalanya.

“Ayo cepat”ucap Donghae sambil menarik lengan Yoona.Membuat fangirlnya semakin berteriak.

“Hah…uri black prince tau siapa gadis yang pas untuknya”ucap salah satu fangirl Donghae.

“Cocok dari mana? Dia lebih cocok denganku tau”ucap Tiffany sambil mengibaskan rambutnya dan pergi dari sana.Fangirl lain menatapnya jijik.

.

.

“Sepatu kaca..Kau yakin dia orang yang tepat?”

.

.

            Di tempat ini Donghae dan Yoona biasa menghabiskan waktu mereka bersama tanpa teriakan dan orang lain yang menggangu.Sambil menatap langit membicarakan banyak hal – hal gila.

“Hei..kalau ternyata aku menggangapmu lebih dari sahabat bagaimana?”tanya Yoona sambil menatap langit.Donghae mentap wanita di sebelahnya ini.Begitupun sebaliknya,mata mereka betemu dan hanya diam sambil saling menatap dan terus tersenyum.

“Maksudmu saudara?”tanya Donghae pura-pura tidak mengerti.Yoona hanya menganggukan kepalanya menyetujuinya meski hatinya tidak.Sedangkan,Donghae hanya terus merasa takut kehilangan tanpa mau mencoba,membuat harapan kosong dalam hati Yoona.

.

.

“Sepatu kaca sekarang aku sudah sampai dimana?”

.

.

            Donghae berhentikan motornya ketika sudah sampai depan rumah Yoona.Yoona segera lepaskan helmnya dan memberikannya pada Donghae.Ia berjalan menuju ke kamarnya.Membantingkan tubuhnya ke kasur sambil berusaha menutup matanya.Namun,nihil kejadian saat Donghae memeluknya dengan lembut selalu terngiang di otaknya.Dengan mengangkat tanganya ia bayangkan tangannya yang memeluk seluruh tubuh Donghae.Tersenyum dan terus berguling-guling di kasurnya.

.

.

“Sepatu kaca tempat ini benar kan?”

.

.

T.B.C

Sekian dari author hari ini..

Semoga suka..

dan tidak menyebabkan fanwar antara Yonwon shipper dan Yoonhae shipper..

Thanks

Bonus :

YoonHae

Untitled-1

0f07f5f84641afe961a7d5128690dc86

YONWON

Wallpaper Yonwon

30-Black-Background

Advertisements

2 thoughts on “Cinderella Reborn Chapter 1

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s