[Teaser] Love Contract – Ver. Xiumin

req-phiyun-love-contract-by-laykim

|| Title: Love Contract || Author: Phiyun || Genre: Romance | Family | Hurt | Sad | Friendship | Marriage Life || Cast: Xiumin a.k.a Kim Minseok  | Jiyeon | Luhan | Yoona | Siwon ||

Credit: Laykim @ Indo Fanfictions Arts

 

Cerita ini hanya fiksi belakang namun apabila ada kesamaan di dunia nyata berarti hanya kebetulan semata. Penulis hanya memakai nama castnya saja sebagai bahan cerita, jadi keseluruhan cast yang ada disini milik penulis. FF ini terinspirasi dari film maupun buku yang pernah ditonton dan dibaca oleh author.  Maaf kalau karakternya Castnya aku buat beda dari karakter  aslinya. Ini semata – mata hanya untuk isi cerita saja. Tapi kalau di dunia kenyataan Castnya milik Tuhan, keluarganya dan agencynya. Heheee… XD

 

Preview: Teaser – Ver Jiyeon | | Teaser – Ver. Yoona

No Bash, Plagiat, Copypaste! Dont forget Like & Comment

*** Happy  Reading ***

Aku tidak tahu kapan aku dapat membuka pintu hatiku kembali, namun satu hal yang aku yakini bahwa Tuhan sudah menyiapkan seseorang  yang terbaik untuk diriku.

~OoO~

Diruangan yang luas dan mewah terlihat seorang wanita paruh baya sedang menatap intens pemandangan diluar rumahnya dari balik jendela kaca yang besar. Kedua netra wanita itu tak sedetik pun berkedip saat melihat putra semata wayangnya keluar dari dalam mobil bersama dengan seorang gadis muda.

Mereka berdua terlihat begitu bahagia dan itu membuatnya ikut tertawa namun dalam ambang konotasi negatif pastinya. “Mereka benar-benar membuatku muak.” ucapnya sakartis dan kemudian pergi menyusul kedua insan yang sedang dimabuk oleh cinta.

~OoO~

Saat sang gadis hendak mengetuk pintu rumah tersebut, tiba-tiba pintu itu pun terbuka. Disana ia melihat ada seorang wanita paruh baya dengan setelan busana yang anggun sedang berdiri di sana. “Sudah puas main-mainnya?” katanya ketus seraya melipat kedua tangannya. Wanita paruh itu tak lain dan tidak bukan adalah pemilik dan juga ibu dari seorang yang bernama Kim Minseok. Ya dia adalah Nyonya Kim.

Ekspersi wajahnya langsung berubah saat melihat putranya pulang dengan keadaan mabuk. Tubuh anaknya begitu penuh dengan aroma alkohol. “Apa kau mabuk, Minseok-ah!” kemudian melirik kearah gadis muda yang saat ini sedang membopong putranya. Dengan kasar tubuh gadis muda itu didorong oleh Nyonya Kim dari sisi putranya Xiumin, namun sebelumnya wanita paruh baya itu telah menarik tubuh putranya terlebih dahulu.

“Kau benar-benar gadis yang suka merusak putraku! Sudah aku peringatkan padamu berkali-kali untuk tinggalkan, Minseok. Kau juga sudah tahu kalau dia akan aku jodohkan dengan gadis pilihanku. Tapi kau selalu saja menempel disisinya seperti benalu!”

Sang gadis menjadi panik saat wanita paruh baya itu menghujati dirinya, ia berusaha untuk membela diri namun belum sempat ia berkata, Nyonya Kim selalu memotong ucapannya.

“I—ini bukan seperti yang anda pikirnya Nyonya Kim , saat aku datang Minseok itu…”

“Aku tak butuh penjelasanmu! Aku sudah tahu dengan apa yang telah aku lihat di depan mataku.” bentak Nyonya Kim. ”Aku ingin kau putus dengan Minseok detik ini juga!”

Gadis muda itu terperangah saat Nyonya Kim meminta dirinya untuk memutuskan tali percintaan diantara mereka berdua.

“I—itu… Tapi Nyonya Kim, aku…” belum sempat gadis berambut panjang itu menyelesaikan ucapannya tiba-tiba seorang pria memotong pembicaraan mereka berdua. “Itu pilihan yang bagus, mari kita akhiri saja.”

Mendengar pengakuan itu Nyonya Kim dan gadis muda yang ada di depannya tertegun. “Ayo kita putus!”

“Tapi, Minseok-ah… Kita kan…” seraya meraih lengan milik pemuda tersebut namut niatnya itu langsung di halangi oleh Nyonya Kim. Ya, tubuh putra semata wayangnya di tariknya ke belakang tubuhnya. “Lebih baik kau pergi!” imbuhnya,

“Ta—tapi…”

“Apakah kau tuli? Minseok baru saja berkata padamu kalau dia ingin putus denganmu!”

Gadis muda itu tetap berkilah kalau apa yang baru saja Minseok katakan itu bukan dari dalam hatinya, lelaki itu sedang mabuk jadi ia berkata semacam itu. namun sayangnya pernyataan gadis muda itu tak digubris oleh Nyonya Kim, Wanita itu tetap menyuruh mantan kekasih putranya untuk pergi, meskipun dia harus mengusirnya dengan kasar.

Ya, gadis muda itu diusir paksa oleh Nyonya Kim dengan menyuruh bodygurd untuk memabawanya pergi dari dalam kediamannya. Gadis muda itu pun diseret paksa sedangkan Nyonya Kim membopong putranya Minseok ke dalam kamarnya.

Setibanya di delam kamar putranya, Nyonya Kim langsung membaringkan Minseok di atas kasurnya. Minseok terlihat pucat dan juga ia terlihat mulai tak sadarnya diri.

“Seharusnya kau putus dengan dia jauh-jauh hari dan menerima perjodohan yang telah mama rencanakan untukmu, Minseok-ah. Lagipula sudah Mama kata kalau gadis itu bukan orang yang baik-baik.” katanya sambil menatap sendu wajah putranya.

Merasa ucapannya tidak didengar oleh putranya, Nyonya Kim pun beranjak dari dalam kamar putranya. Namun saat ia berdiri di ambang pintu, tiba-tiba anak laki-lakinya berucap, “Aku akan melakukannya.” perkataannya terdengar seperti rintihan, pelan dan begitu lembut.

Mwo?” Nyonya Kim menoleh, “Apa yang baru saja kau katakan, Nak?” kemudian berlari kearah putranya.

“A—aku akan melakukan perjodohan itu untukmu, Mam. Aku lelah bisakah Mama pergi dari kamarku sekarang, aku ingin tidur.”  Setelah itu Minseok memunggungi ibunya. Mendengar ucapan putranya, Nyonya Kim sangat bahagia. “Ten—tentu… A—akan  aku atur waktu yang tepat untuk pertemuan kalian. Terimakasih sayang, karena kau mau mendengar permintaanku. Aku pastikan kau tidak akan menyesal dengan keputusanmu.” tutur sang bunda seraya mengecup lembut puncak kepala Minseok dan setelah itu ia pergi meninggalkan putranya untuk beristirahat.

Nyonya Kim sangat senang saat keluar dari dalam kamar putranya, namun ada satu hal yang tidak Nyonya Kim ketahui bahwa disaat ia keluar dari dalam kamar anak lelakinya, Putranya Minseok sedang menitikan airmata dalam kebisuan.

~OoO~

Flash Back

Terlihat seorang wanita sedang berbincang-bincang dengan seorang pria di dalam sebuah cafe. Mereka terlihat sangatlah intim dan bagi orang awam akan mengira bahwa mereka berdua itu adalah sepasang kekasih. Namun tanggapan mereka semua itu salah, lelaki yang sedang berbincang dengan dirinya tak lain dan tak bukan bukanlah siap-siapa. Mereka berdua hanyalah ‘TEMAN’ dengan konotasi tanda kutip.

 Dan disaat mereka sedang asing mengobrol, tiba-tiba datanglah lelaki lain. Ekspresi wajah pria yang baru saja datang itu terlihat sumeringah namun senyuman yang saat tadi bertengger di sudut bibirnya langsung menghilang ketika ia mendengar kalimat yang dilontarkan oleh gadis muda tersebut.

“Dia sangat memuakkan, nampaknya aku mulai lelah dengan pria itu.”

“Apa lelaki yang kau maksud itu, Minseok-ssi?” tanya pria yang ada di sampingnya, dan pertanyaan itu langsung dibalas dengan anggukan kepala sang gadis. “Bukannya, kau sangat mencintainya?”

Gadis itu cukup lama tidak menjawab pertanyaan yang di berikan padanya, dan beberapa saat kemudian ia pun berkata. “Entahlah… aku pun tak yakin dengan perasaan yang aku rasakan sekarang kepada dirinya,” seraya menghempaskan napas yang panjang.

Langkah kaki pemuda itu pun terhenti, tubuhnya membeku. Pandang matanya seketika kosong, tak ada lagi secuil senyuman di wajahnya. Sudur bibir yang saat tadi melengkung keatas seketika berubah menjadi begitu dingin, sedingin tatapan matanya. Kedua mata yang saat tadi berbinar-binar dalam tempo beberapa detik berubah menjadi tatapan sendu dan kecewa. Dan tanpa sepatah kata pun pria tersebut pergi meninggalkan cafe tersebut. Lelaki itu kecewa dengan apa yang baru ia dengar dari bibir mungil kekasihnya.

-End-

~OoO~

-Pov Minseok-

Hembusan angin di kala senja itu menyeruak begitu dingin menerpa wajahku. Sesekali uap panas berwarna putih mengepul disaat aku menghembuskan napas. Udara saat itu begitu dingin dan langit begitu kelam, sama seperti apa yang aku rasakan saat ini.

Batinku berteriak dan membuang jauh-jauh apa yang baru aku lihat dan dengar saat beberapa waktu yang lalu. Tak mungkin orang yang aku cintai dan yang aku kasihi berkhianat di belakangku. Bahkan aku tak pernah berpikiran sedetikpun bila dia akan melakukan hal semacam itu terhadap diriku.  Aku begitu mencintainya, aku pun juga sudah merencanakan untuk hidup bersama dengan dirinya. Aku ingin menghabiskan sisa umurku bersama dengan dirinya. Bahkan aku membayangkan memiliki keluarga kecil bersama dirinya dan anakku kelak.

Namun saat aku membayangkan hal tersebut sekarang, impian itu membuat aku tertawa. Aku menertawakan kebodohan. Bagaimana mungkin aku bisa menghayalkan hal semacam itu bersama orang yang tidak pernah sedikitpun berpikir untuk hidup bersama denganku. Semua kata cinta yang dia ucapkan padaku semuanya hanya kebohongan. Kebohongan yang sangat manis namun kemanisan itu pun juga membuatku merasakan kepedihan yang tak tertahankan. Hatiku seolah tercabik-cabik oleh puluhan bahkan ribuan sembilu.

Dan mulai detik ini aku bersumpah untuk tidak mencintai. Akan kututup pintu hatiku rapat-rapat untuk siapapun itu. Semakin aku mengingat kenangan kelam itu, aku semakin yakin dengan keputusan yang aku pilih ini adalah tepat. Aku tidak tahu kapan hatiku ini dapat aku buka kembali. Aku telanjur sakit hati. Tapi satu yang aku yakini bila Tuhan telah menyiapkan seseorang yang terbaik untuk tadirku dan seseorang itu akan datang kepadaku di waktu dan dia ada di suatu tempat yang tepat.

-Tbc-

Annyeong!!! Ketemu lagih ma Phiyun di sini…

Akhirnya aku selesai juga buat Teaser terakhir di part ini, dan di pastikan untuk part 1nya bakalan lebih banyak lagi konflik di antara mereka. Rencanya part 1 akan aku publish setelah aku posting last part ff please stay with me yang kalau tidak ada halangan Insya Allah aku publish di minggu depan atau mungkin minggu ini, soo please dont be silent readers, ya guys… biar aku lebih semangat lagih buat ff untuk kalian semua ^^

See you next part, bye…bye… ❤

Advertisements

9 thoughts on “[Teaser] Love Contract – Ver. Xiumin

    • Maap yah, buat kamu lama nunggu baca kelanjutannya, biasa penulisan lagi demen ngebolang di dunia real lifenya XD
      Makasih ya udah nyempetin mampir kesini buat baca ^^

      Like

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s