Insomnia—Faults Amour Sequel

cats

“I only sleep with people I love, which is why I have insomnia.”― Emilie Autumn

Also read : Faults Amour

Tepat jam dua belas malam, Yoona meraba tempat kasur disampingnya. Tak ada Siwon disana, ia pun terbangun dari tidurnya. Angin semilir masuk dari kaca jendela yang terbuka, Yoona merasa kedinginan. Apalagi sekarang ia hanya mengenakan Hot pants dan kemeja putih panjang  kebesaran milik Siwon.

Mau bagaimana lagi, Siwon yang memintanya. Siwon bilang ia sangat suka melihat Yoona menggunakan Celana pendek dan kemeja yang kebesaran. Menurut Siwon, Yoona akan terlihat lebih cute bila menggunakanya.

Kembali lagi pada Yoona, ia bangkit dari tempat tidurnya. Menutup kaca jendela yang terbuka dan berlalu meninggalkan kamar. Rumah terasa sangat sepi semenjak Siwon dan Yoona memutuskan untuk tinggal sendiri. Bukan Yoona, lebih tepatnya Siwon yang meminta. Siwon ingin dirinya dan Yoona bisa lebih leluasa jika tinggal sendiri.

Yoona meneguk segelas air, ini adalah kebiasaanya jika terbangun malam-malam seperti sekarang. Dari tempatnya sekarang, ia dapat melihat lampu ruangan kerja Siwon menyala. Itu berarti pria itu ada di sana.

Benar. Siwon memang di sana. Ia tampak sibuk dengan kertas-kertas yang berserakan di Meja, kursi, bahkan beberapa ada yang jatuh di lantai. Pria itu tak menyadari kedatangan Yoona walaupun tubuh Yoona sudah menyembul dari balik pintu.

Kadang Yoona merasa kasihan pada Siwon, tidak. Ia lebih kasihan pada dirinya sendiri. Siwon selalu sibuk dengan pekerjaanya sampai terkadang ia lupa meluangkan waktu untuk istrinya.

Bayangkan saja, jam 5 pagi Siwon sudah terbangun dan berangkat kerja saat Yoona masih terlelap. Pria itu hanya meninggalkan Susu panas dan note di bawahnya. Ini berlangsung  setiap hari. Setiap kali Yoona menelponya, selalu saja manajernya yang mengangkat. Dan ketika pria itu pulang, Yoona sudah tertidur. Dan begitu seterusnya.

Susah sekali bertemu dengan pria itu, Yoona bahkan ingat kejadian beberapa hari lalu saat ia datang ke kantor Siwon untuk menemui Siwon tapi salah seorang pegawai sok cantik disana malah bertanya apakah sebelumnya ia sudah membuat jadwal bertemu dengan Siwon. Astaga, Yoona berasa ingin mendorong wanita itu  dari atap gedung saat itu juga.

Oppa” Sapa Yoona, Siwon langsung tersentak dan menoleh ke arahnya.

“Sedang apa kau di sini ? Pergi kembali ke kamarmu , ini sudah larut malam. Besok kau juga ada jadwal kuliah pagi, kan ?” Celoteh Siwon panjang lebar.

Yoona tak menuruti perintah Siwon, ia malah mendekat ke arah Siwon dan langsung duduk di pangkuanya.

“Aku tidak bisa tidur.” rengeknya manja.

“Astaga” ucap Siwon mendesah, salah satu tanganya mengelus halus pundak gadis itu. Dan salah satunya lagi membolak-balikan kertas di meja. Siwon sudah seperti memomong anak kecil saat ini.

“Kenapa susah sekali bertemu denganmu, padahal kan aku istrimu.” ungkap Yoona.

“Apa ?”

“Ya, kemarin aku datang ke kantormu. Tapi kata salah satu pegawaimu aku tidak bisa bertemu denganmu karena kau sangat sibuk. Ya sudah, aku pergi saja.” Jelas Yoona.

Siwon mengelus kepala Yoona yang menyender di pundaknya. “Astaga, kenapa tak telfon aku ?”

“Mau bertemu saja susah, apalagi telfon.” Ucap Yoona dengan nada di buat-buat.

“Maafkan aku, Sayang. Aku janji akan meluangkan waktu untukmu setelah aku mememangkan tender ini” Jelas Siwon sambil membelai surai gadisnya.

“Jadi, pilih aku atau tendermu itu ?”

“Jangan begitu, kalau aku berhasil mendapatkanya, kita nanti kan bisa Honeymoon kemana pun yang kau mau. ” Ucap Siwon halus.

“Benarkah ? Kemanapun ?” Tanya Yoona sambil mendongakkan kepalanya dengan tiba-tiba, membuat dahi gadis itu bertatapan dengan dagu Siwon.

Siwon tak langsung menjawabnya. Ia malah terfokus pada hal lain. Bibir Yoona. Bibir gadis itu selalu bisa menggoda Siwon, seperti saat ini. Siwon pun langsung menarik tengkuk Yoona dan memagut bibir cherry gadisnya. Yoona lumayan tersentak, tapi akhirnya ia terbiasa. Yoona yang berada di pangkuan Siwon hanya bisa mengikuti alur Siwon memainkan bibirnya. Tangan Yoona ia kalungkan pada pundak pria itu. Membuat mereka lebih leluasa untuk bertukar cinta.

“Aku ingin mengunjungi satu tempat saat kita Honeymoon nanti.” Ucap Yoona setelah menarik bibirnya.

“Kemana ?”

“Kau harus berjanji kita akan ke sana” Ucap Yoona sambil mengacungkan jari kelingking.

“Baiklah aku berjanji. Jadi kau ingin ke mana ?”

“Bali. Aku ingin kesana. Please ajak aku kesana, yah ?” Mohon gadis itu dengan puppy eyesnya.

Siwon tak langsung menjawab. Ia terlihat berfikir keras. “Ada syaratnya.”

“Apa ?”

Kiss me first,” ucapnya sembari menarik tengkuk gadisnya.

Sekarang Yoona benar-benar Insomnia karena ulah suaminya. Omong-omong, berciuman tengah malam tidak buruk juga.

cut.

 

 

a/n : Aku akan membuat sequel lainya jika banyak respon /komentar dari kalian. Btw, long time no see ya

 

Advertisements

39 thoughts on “Insomnia—Faults Amour Sequel

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s