[Drabble] A Very Lucky

Gold Frame - 2zxDa-3YJ98 - normal

 

|| Title: A Very Lucky – [Sequel] Hot Daddy || Author: Phiyun || Genre: Romance | Merried life || Main Cast:  Xiumin | Jiyeon ||

 

Cerita ini hanya fiksi belakang. Cerita ini terinspirasi dari film mau pun buku yang pernah di tonton dan di baca oleh penulis.  Penulis hanya memakai nama castnya saja sebagai bahan cerita, jadi keseluruhan cast yang ada disini milik penulis. Maaf kalau karakternya Castnya aku buat beda dari karakter  aslinya. Ini semata – mata hanya untuk isi cerita saja. Tapi kalau di dunia kenyataan Castnya milik Tuhan, keluarganya dan agencynya. Heheee… XD

Cerita ini aku fokuskan di POV Jiyeon ya ^^

Preview: Hot Daddy |

*** Happy  Reading ***

Ketika kutimang putriku, Shinji, yang berusia dua tahun  setengah bulan sebelum ia tidur siang, aku terkejut karena ternyata Shinji lebih ingin bermain denganku dibandingkan untuk memejamkan matanya. Gadis kecilku selalu berusaha untuk tidak tertidur hingga titik darah penghabisan di dalam dekapanku.

Shinji sering kali menunjuk berbagai benda dan bertanya, “Itu apa? Itu dari siapa?” dan hari ini ia pun menunjuk ke pinggir kertas dinding bergambar kelinci di kamarnya. Aku tersenyum saat mendengar suara manja yang menggemaskan dari mulut kecilnya. “Appa, yang menempelkan gambar kelinci itu. Beruntung sekali kau mempunyai ayah yang begitu baik.” jawabku.

Dikala kuamati pinggiran kertas dinding itu dengan gambar boneka kelinci yang tidak cocok di satu sudut dan lipatan kertas yang tidak terkena lem di sudut lain, aku pastikan  bila suamiku, Xiumin saat melakukan pendekoran kamar ini ia sangatlah panik, sehingga hal kecil tersebut tak bisa terelakan oleh dirinya. Karena aku tahu, bila Suamiku adalah seorang lelaki yang melakukan semua pekerjaanya dengan sempurna. Meskipun demikian aku sunguh-sungguh percaya, Xiumin pun akan menyetujui kasih sayang yang terkandung dalam hasil kerja ini.

~OoO~

-Flash back-

Setelah berjuang melawan infertilitas, perawatan hormon dan keguguran yang menyakitkan hati, berita adanya Shinji dalam kandunganku membawa kebahagiaan besar, juga banyak kekhawatiran pada diriku. aku tahu aku dapat kehilangan seorang permata hati lagi sehingga aku tidak bisa tenang selama kehamilan keduaku.

Karena ketakutan-ketakutan itu, saat aku mengandung anak keduaku yang sudah menginjak delapan bulan pun kamar bayinya belum di dekorasi. Dan suatu kecelakaan menimpa diriku saat kehamilan kedelapan bulan. Aku terjatuh dan pergelangan kakiku terkilir, rasa takutku akan tersakitinya bayi di dalam rahimku ini membuat diriku kalut.

Suamiku, Xiumin, pada akhirnya memutuskan untuk mengambil cuti dari pekerjaannya dan tinggal di rumah. Keputusannya membuat dia lebih memanjakan dan menemaniku kemanapun aku pergi. Saat itulah aku juga menyadari betapa beruntungnya diriku karena lelaki sesempurna ini adalah suamiku, dan juga menyadari betapa dia akan menjadi ayah yang teramat istimewa.

Beberapa hari kemudian, setelah aku terbangun dari tidur siang yang amat aku butuhkan karena aku selalu sulit untuk tertidur nyenyak saat malam harinya karena selalu merasakan nyeri di punggung maupun pinggulku, dan di saat aku hendak mencarinya, aku menemukan Xiumin ada di kamar bayi.

“Kejutan!!” Serunya “Apakah kau suka gambar kertas gambar dinding ini?” tanya Xiumin antusias.

Saat dirinya memasang kertas dinding kelinci tersebut aku tahu bila Xiumin melakukan itu semua untuk meyakinkan aku bahwa bayi yang ada di dalam kandunganku akan baik-baik saja. Dan ini adalah awal dimana Xiumin menunjukan cintanya pada keluarga yang benar-benar tidak terbatas.

[Flash Back End]

~OoO~

Dia tidak hanya terus mendukungku untuk menghadapi ketakutan menjadi orang tua hingga pada saat kelahiran Shinji, Xiumin selalu ada di sampingku. Meskipun aku tahu dan yakin bila dirinya lah yang paling cemas dan takut saat menemani proses bersalinku.

Xiumin juga selalu siap siaga menjaga Shinji di kala sakit, di saat aku kesulitan menangani putri kecilku yang menangis meraung-raung pada saat tubuhnya panas hampir 40 derajat celsius, dengan dekapan lembut Xiumin dan belaian tangannya, Shinjiku pun terdiam dan tak lama kemudian malaikat kecil kami tertidur pulas. Tangannya begitu ajaib terkadang aku merasa takjub dengan apa yang telah ia lakukan terhadan Shinji dan diriku.

Tidak di sana saja, ia menunjukan kasih sayangnya. Xiumin menunjukan kasih sayangnya dengan melipat pakaian mungil berenda milik Shinji, memunguti mainannya, dan menggantikan popok kotor tanpa diminta. Cinta dan dukungannya bukan hanya membuat kebersamaan kami sebagai sebuah keluarga yang utuh dan menyenangkan, tetapi juga membuatku belajar  menjadi seorang ibu yang lebih baik.

Di saat waktu senggangnya, ia selalu membacakan buku favorit Shinji berulang kali hingga ia begitu hapal menceritakannya tanpa harus membuka lembaran buku dongeng tersebut, atau dia  duduk di kursi kecil bergambar kelinci merah muda sambil menunggu perjamuan minum teh bersama Shinji. Ekpresi kasih sayang Xiumin menunjukan bahwa cinta seorang ayah benar-benar tidak terbatas jika berkaitan dengan kebahagiaan keluarganya.

~OoO~

 

Akhirnya setelah setengah jam berlalu, Shinjiku telah tertidur pulas di dalam pelukanku. Wajahnya sangatlah imut dan menggemaskan, begitu polos. Aku dan Xiumin begitu sangat mencintainya. Tak sengaja pandanganku tertuju kembali memandangi kertas pelapis dinding tersebut, dan kemudian ku berbisik kepada permata hatiku. “Ya, Shinji-ah. Kau sangat amat beruntung memiliki ayah yang begitu baik, begitu sempurna. Tuhan benar-benar telah memberkatimu, juga ibumu. Aku sangat beruntung memilikimu dan seorang suami yang memiliki cinta tak berbatas bagi keluarganya.”

-The End-

~OoO~

Aloo.. alooo…alooh… ketemu lagi sama Phiyun di sini ^^

Seperti janjiku pada kalian semua, aku bawakan sequel dari Hot Daddy…

Entahlah apa kah ini bisa disebut sequel atau enggak, soalnya miminnya juga bingung, hehe 😀

Di fanfic ini aku jelasin awal mula jiyi dapetin Shinji, sama betapa romantis n siaganya papa min ini, oh iya cerita ini terinspirasi/ remake dari cerita Stephanie Ray. Yang sudah aku rombak di sana-sini dengan imajinasiku.

Semoga kalian menyukainya, yah… n gak kapok buat baca fanfic absurd bin ajaib buatanku selanjutnya, hohoho… & jangan lupa RCL-nya…

See you next time ❤

Advertisements

2 thoughts on “[Drabble] A Very Lucky

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s