[2Shoot] STILL LOVE YOU ~ (Prolog)

image

S i m b a d e e r 3 0 7 p r e s e n t s
Still Love You ‖ Length: Chaptered ‖ Rating: General
Genre : Romance ‖ Sad ‖ Family
Starring: 최시원 ‖ 임윤아
Cover : Xoloveyoonwon

Hai… Aku kembali lagi dengan bawa cerita baru… Dan terima kasih buat Saengku Novia Rasta yang telah memberikan ide ceritanya…maaf baru bisa buat prolognya dulu. Dan seluruh adegan dialog pure my imagination, jadi Don’t copas dan Plagiat…. Maaf jika ada Typo…

~♥~ Happy Reading ~♥~

Aku berdiri tegak di depan lemariku sambil mengobrak-abrik semua isi lemariku untuk memilih baju yang cocok untuk ku kenakan malam ini. sungguh aku benar-benar pusing memilihnya. Aku menimbang-nimbang pakaianku pada tubuhku seraya mematut diri di depan cermin.

“Ahh, kenapa tidak ada pakaian yang pas denganku?” kesalku seraya melempar semua pakaian yang ada di lemari ke tempat tidur.

Aku berkacak pinggang seraya menatap baju-baju yang telah aku keluarkan. Namun tak sengaja pandanganku tertuju pada dress berwarna hitam putih selutut dengan belt berwarna hitam. Aku tersenyum seraya memandang pakaian itu dan segera mengambilnya.

Setelah aku memakainya, aku memoles wajahku dengan sedikit make up tipis dan bibirku yang ku poles dengan lip balm berwarna merah jambu. Aku tersenyum puas dengan penampilanku saat ini.

“Sempurna! Kau memang cantik Yoong. Pantas saja Yunho tergila-gila denganmu.” Kataku pada bayanganku di depan cermin. sesekali aku memutar tubuhku.

TIINNN… TIIIINN… TIIINN…

Terdengar suara klacson mobil terparkir di pekarangan rumahku. Seketika aku pun berlari ke arah jendela dan mendapati pria itu berdiri di samping mobil mewahnya seraya melambaikan tangannya kearah kamarku tepatnya jendela kamarku. Aku melempar senyum kearahnya seraya memberi kode bahwa aku akan segera turun.

Lalu aku kembali berjalan menuju lemariku lagi dan membongkar isinya untuk mencari-cari koleksi sepatu dan tasku. pilihanku jatuh pada tas selempang kecil berwarna hitam dan Flatshoes berwarna cream dengan hiasan pita di pinggir. Setelah itu aku segera turun ke bawah menemuinya dan menemui pria itu. Pria yang telah menemaniku selama setahun ini. Pria yang telah mengisi kekosongan dalam hatiku.

“Oppa, aku penasaran! sebenarnya kau mau mengajakku kemana? Kenapa kau tiba-tiba mengajakku pergi?” Timpalku setelah aku sampai di hadapannya.

“Secret! Lagi pula Jika aku memberitahumu sekarang itu bukan kejutan namanya, sayang.” katanya diiringi senyuman, senyuman yang terlihat tulus. “Ayo, masuklah!” titahnya seraya membukakan pintu mobil untukku.

Aku hanya bisa mendesah pasrah dengan wajah penasaran seraya masuk ke dalam mobil.

“Ahh, kau membuatku penasaran, Oppa!” gerutuku dengan berbagai macam pikiran yang menebak-nebak, kira-kira dia mau mengajakku kemana?

“Nanti, kau juga akan tahu.” ujarnya melajukan mobilnya meninggalkan pekarangan rumahku.

*****
Setelah menempuh perjalanan beberapa 30 menit, akhirnya kami berdua pun sampai pada tempat tujuan kami. Aku mengernyitkan keningku bingung. Kenapa dia mengajakku kesini? Jadi aku salah kostum dong, karna sudah memakai dress seperti ini. Ahh, entahlah apa yang dia rencanakan?

“Oppa, untuk apa kau mengajakku kesini? Kau bilang kau akan memberiku kejutan! Mana?” tanyaku dengan tatapan bingung.

“Ada di dalam! Tapi sebelum itu kau harus menutup matamu terlebih dahulu.” ucap Yunho Oppa seraya membawa seikat kain hitam.

“Apa? Tapi Oppa—” belum sempat aku protes dia sudah menitup mataku dengan kain itu.

“Oppa, ini terlihat sangat petang.  Bagaimana kalau aku jatuh.” Protesku seraya memegangi kain yang ada di mataku.

“Sudah, diam saja! Aku akan menuntunmu, dan akan ku pastikan kau tidak akan terjatuh, hmm.” Ujar Yunho Oppa seraya mengikatkan talinya kebelakang, lalu dia menuntunku untuk berjalan. Aku benar-benar tidak bisa melihat apa pun, ini terlalu gelap.

Aku berjalan dengan hati-hati karna takut terjatuh, meskipun Yunho Oppa sudah memegangi pundak dan tanganku.

“Yaak Oppa, Aku tidak bisa melihat apa-apa? Sebenarnya kau mau membawaku kemana?”

“Ke suatu tempat yang special.” ucapnya yang mmbuatku semakin-semakin penasaran.

15 menit sudah kami berjalan menyusuri jalan setapak, tapi belum sampai juga.

“Oppa, apa kita belum sampai?” Ujarku dengan jalan tertatih-tatih.

“Sedikit lagi Yoong.” ujarnya yang sejak tadi bilang sedikit dan sebentar lagi.

“Kau membuatku penasaran saja Oppa, sebenarnya kejutan apa yang akan kau berikan padaku?”

“Jika aku memberitahumu, Itu bukan kejutan namanya, sayang. Bersabarlah tinggal beberapa langkah lagi.”

Setelah berjalan beberapa langkah, akhirnya dia menghentikanku.

“Apa kita sudah sampai?”

“Nde, kita sudah sampai.” Yunho Oppa membimbing tubuhku ke arah samping.

“Nah, Baiklah! aku akan menghitung mundur dan akan melepaskan ikatannya.” lanjut Yunho Oppa yang kini berdiri di belakangku seraya memegang ikatan di mataku.

“Nde, Palliwa Oppa! Aku sudah tidak sabar menunggunya.” ucapku dengab rasa tidak sabar ingin melihat kejutan yang telah dia rencanakan itu.

“Baiklah, aku akan hitung. Hanaa… Duul, Set! Surpriiiize!” kata Yunho Oppa sambil membuka ikatannya bersamaan hitungan ke tiga.

Aku hanya bisa terpaku dan bergeming dalam kesunyian dan semilir angin yang berhembus sepoi-sepoi.

Sungguh aku sangat terkejut melihat pemandangan yang ada di hadapanku saat ini. Ada rasa senang, kagum dan terharu di dalam hatiku.

Ternyata Yunho Oppa sengaja merancang semua ini untuk diriku. Ohh, sungguh romantis dan indah.

Apalagi dengan suasana pantai yang telah di setting sedemikian rupa. Dan salah satu tempat terdapat sebuah meja yang telah ditata dengan dikelilingi lilin yang tertata indah di meja maupun di atas pasir di sekitar meja, dengan lampu-lampu yang terlihat temaram. sehingga menampilkan kesan indah dan romantis.

Serta petikkan gitar akustik dari musisi lokal yang merdu, membuat malam ini semakin berkesan. Dan belaian angin yang berhembus sepoi-sepoi membuat hati ini merasa tenang menikmati alunan musik itu.

Aku yakin wanita manapun pasti akan merasa tersentuh jika diperlakukan spesial seperti ini.

“Yunho Oppa, semua ini kau yang mempersiapkannya?” tanyaku seraya menatap dirinya penuh kekaguman.

“Nde, aku mempersiapkan untukmu, untuk merayakan Anniversary kita. kau suka?” balas Yunho Oppa dengan senyum yang menurutku terlihat tulus.

Astaga, kenapa aku bisa melupakan hal itu? Ya, aku ingat! hari ini hari jadi kami yang pertama. Sungguh, tidak terasa sudah satu tahun dia menemaniku dan selalu mendukungku setiap aku memiliki masalah.

Aku menganggukkan kepala perlahan.
“Nde, ini sangat indah Oppa, gomawo.”

“Terima kasih untuk apa?”

“Untuk semuanya yang telah kau lakukan untukku selama ini. Terima kasih Kau telah menemaniku dan menjagaku selama ini. ” ucapku dari lubuk hatiku yang terdalam.

“Cheomna.” kata Yunho Oppa sambil membelai wajahku, lebih tepatnya pipiku. “Kau tahu, aku melakukan semua itu karna aku mencintaimu Yoong. Dan aku berharap kita bisa bersama selamanya.” lanjut Yunho Oppa dengab tatapannya yang begitu tulus.

Aku tersenyum ketir, apakah aku bisa mencintainya sama seperti dia mencintaiku? Bahkan aku saja masih terbayang-bayang seseorang di masa laluku.

“Ahh, aku punya sesuatu untukmu.” suara Yunho Oppa menyadarkanku dalam pikiranku dan ku lihat dia merogoh saku celananya mengambil sesuatu, sebuah kotak beludru berwarna merah berbentuk hati.

Yunho Oppa membuka kotak itu dan nampak sebuah cincin emas putih dengan mata berlian putih kecil di tengahnya. Aku menatap cincin itu dengan tatapan bingung.

Apa maksud itu semua? Apa dia melamarku? Astaga, bagaimana ini? Aku harus menjawab apa?

Seakan tahu isi kepalaku, dia pun menarik tanganku dan menyematkan cincin itu di jemariku seraya berkata.

“Ini adalah hadiah anniversary dariku, jadi kau harus menjaganya. aku akan membelikan yang lebih bagus untuk pertunangan kita nanti?” ucap Yunho Oppa dengan senyum hangatnya.

Aku menarik tanganku dan menatap cincin itu dengan hati bersalah.

“Bagaimana, kau suka tidak?” ucapannya sekali lagi membuatku tersadar.

“Aku suka Oppa, gomawo. Ini sangat indah.” kataku dengan tersenyum manis. “Tapi Oppa, aku tidak membawa hadiah untukmu. Aku benar-benar lupa, Maafkan aku Oppa!” Aku melanjutkan ucapanku dengan perasaan tak enak hati.

“Nan gwenchana Yoong, dengan kau masih berada disampingku saat ini sudah membuatku bahagia sekali.” ujar Yunho Oppa sambil menatapku lembut.

Aku tidak ingin memikirkan hal lain, aku harus bisa melupakan dan pergi dari masa laluku yang selama ini menyiksaku. Ya, aku memutuskan untuk menata lembaran baru bersamanya.

•°°°• TO BE CONTINUE… •°°°•

ANNYEONGHASEO!!!! LAMA GAK MUNCUL DI WATTY DAN UPDATE CERITA, JADI KANGEEENN?? KANGEEN SAMA COMMENT DAN READERKU YANG KECE-KECE, KARNA KESIBUKKAN SEBAGAI IRT dan MENJALANKAN USAHA BARUKU.

KALI INI SAYA UPDATE FF BARU, NIH!!! DAN AKU UCAPKAN TERIMA KASIH PADA NOVIA RASTA YANG TELAH MENYUMBANGKAN IDENYA.

Jangan lupa RCL ya readers!!!

Advertisements

2 thoughts on “[2Shoot] STILL LOVE YOU ~ (Prolog)

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s