Pretty Woman (Chapter 3)

pretty-woman

amazing poster by 29megumi @ Korean Fanbase Fanfiction

Author : Kim Nara

Cast :Soojung, Yoona, Irene, Nara

Other Cast :Sehun, Donghae, Suho, Baekhyun

Genre :Crime, Schoolife, friendship

Leght : Chaptered

****

**

“Waktu mulai berjalan”

**

****

Yoona berjalan gontai memasuki kelasnya. Fikirannya masih melayang-layang pada kejadian beberapa menit lalu, saat ia memutuskan untuk mengobrol dengan Donghae.

@flashback

“Apa yangkau lakukan di siniYoona-ah?”

Yoona hanya terdiam tak tahu harus menjawab apa, bahkan untuk menatap sosok yang telah menjadi bagian dari masa lalunya itu pun tak bisa ia lakukan.

“Aku sekolah di sini”

Tawa Donghae langsung meledak seketika, membuat Yoona kembali merutuk diri .Sungguh ia sangat merindukan tawa itu.

“Jangan bercanda denganku”

“Aku serius!”

Donghae terdiam sejenak kemudian membungkukkan wajahnya mendekati Yoona “Apa kau dalam tugas penyeledikan”

Yoona terbelalak kaget, bagaimana bisa Donghae mengetahui hal itu. Karna hanya orang-orang tertentu-lah yang bisa mengetahui latar belakang anggota S.P.Y.

“Darimana, kau mengetahuinya?”

“Itu rahasia nona Im”

 

****

Nara Pov

Kelas ini entah mengapa terasa begitu sepi. Ayolah, kenapa Kim ssaem belum datang juga. Kulirik kearah Soojung yang masih serius memperhatikan Sehun. Sebenarnya bukan hanya Soojung, tapi aku juga di perintahkan untuk melakukan hal yang sama-mengawasi Sehun. Tapi kurasa itu tidak perlu karna Namja itu sama sekali tidak menunjukkan hal yang mencurigakan.

Drrtt..

Sebuah pesan tanpa nama masuk kedalam Handphone-ku. Pesan yang berisi ‘temui aku di uks sekolah’- Itu entah mengapa sangat menarik perhatianku, mungkin saja aku akan mendapatkan sebuah petunjuk.

Dengan cepat aku berdiri dan melangkahkan kaki-kaki mungilku menuju uks sekolah dan lihatlah, bahkan saat aku pergi Soojung sama sekali tak mengalihkan atensinya dari Sehun.

“Kau sudah datang”

Seorang Namja tampan langsung menyambutku dengan sebuah senyuman manis begitu kulangkahkan kakiku ke dalam uks.

“Kau yang mengirim pesan itu”

Baekhyun mengangguk semangat “Aku mau memberikanmu sesuatu” Baekhyun kemudian mengeluarkan sebuah seragam dan memberikannya padaku.

“Apa ini?”

“Itu seragam anggota PMR”

“Tapi, bukannya pendaftaran-nya telah di tutup”

Dapat kulihat Baekhyun mengangguk kecil “Sepupuku ketua PMR dan saat aku menceritakan kejadian saat kau menyelamatkanku dan dia langsung menyuruhku untuk merekrutmu menjadi anggota”

Aku hanya bisa memasang wajah dongkol saat mendengar penjelasan Baekhyun “Gogomawo

Nara Pov End

 

 

****

“Irene-ah, kau masih marah padaku?”

Entah ini sudah ke berapa kalinyaYoona menanyakan hal yang sama pada Irene, dan sama nasibnya seperti pertanyaan sebelumnya yang kali ini juga tak ia respon.

“Aku melakukan itu demi kepentingan kita”

“Yongie, aku sama sekali tidak marah padamu”

“Lalu?”

Irene terdiam lalu mengarahkan pandangannya pada seorang Namja yang tengah asik menikmati makan siang-nya “Aku marah padanya”

Yoona yang mengikuti arah padangan Irene hanya bisa tersenyum geli “Kau marah pada ketua osis yang tampan itu”

“Maksudmu ketua osis yang pendek” Ralat Irene dengan penuh nada kebencian di sana

“Maaf terlambat” ucap Soojung dan Nara kompak saat tiba di tempat yang telah mereka janjikan. Yah, seperti hari-hari biasa kali ini anggota S.P.Y akan melakukan rapat di kantin sekolah agar tidak mengundang kecurigaan orang-orang.

“Bagaimana dengan Sehun?”Yoona memulai percakapan di antara mereka berempat

“Sama sekali tidak menunjukkan gelagak mencurigakan” ucap Soojung acuh

“Kau yakin?”

Soojung mengangguk mantap, Yoona kemudian mengalihkan atensinya pada Nara “Apa itu benar?”

“Se-sepertinya?”

“Jangan tanyakan pada Nara, dia tidak ikut mengawasi tadi”

“Lalu apa yang dia lakukan?”

“Berkencan”

Satu kata yang meluncur mulus dari mulut Soojung itu sukses membuat tawa Yoona dan Irene meledak dalam seketika, bagaimana tidak Yeoja pendiam seperti Nara yang sangat benci hal yang berbau mesra tiba-tiba saja meninggalkan tugasnya untuk berkencan.

“Dengan siapa?” Tanya Irene antusias

“Baekhyun”

“Maksudmu Byun Baekhyun” tambahYoona

“Kau mengenalnya” Nara yang sejak tadi terdiam dalam rasa malu akhirnya mengeluarkan suaranya.

“Tentu saja di sekolah ini Baekhyun termasuk pria populer. Dia vokalis band sekolah dan menurut yang kudengar suaranya benar-benar bagus”

“Wow, kau dapat pacar yang hebat Nara-ah”

“Ka-kami tidak berpacaran, sungguh”

“Jika tidak lalu kenapa kalian berduaan di uks sekolah”

“dia memberikan ku seragam PMR, hanya itu”

“Kau jadi anggota PMR!!” seru ketiga anggota dengan kompak

Nara mengangguk kaku, bingung harus bersikap bagaimana

“Kau tahu kan kalau kemampuan medismu sangat hebat, bagaimana jika ada yang curiga”

“Tenang saja, aku tidak akan menonjol”

 

****

 

Irene berjalan gontai menyusuri koridor sekolah, ia melupakan Handphone-nya di laci meja kelasnya membuatnya harus merelakan diri untuk pulang terlambat ke asrama. Sekolah sudah sangat sepi karna bel pulang telah berbunyi sejak tadi.

“Kau si gadis kasar, kan?”

Irene menoleh keasal suara dan mendapati Suho tengah berjalan ke arahnya dengan sebuah senyum lebar.

“Tutup mulutmu jika kau tidak ingin ku banting untuk kedua kalinya”

Suho yang kini telah menjajarkan diri di samping Irene hanya terkekeh kecil mendengar ucapan ketus gadis itu “Apa yang kau lakukan di jam pulang sekolah?”

“Bukan urusanmu!”

“Tentu saja urusanku, aku ketua osis di sini”

“Aku hanya mengambil barangku yang tertinggal, kau puas!”

“bisakah kau menjadi lebih lembut”

PermintaanSuho yang kali ini hanya dijawab oleh sebuah tatapan sinis dari Irene, setelah itu hening menyapa tak ada satupun di antara mereka yang berbicara. Suasana itu bertahan cukup lama hingga Suho kembali memecah keheningan.

“Siapa namamu?”

Irene hanya terdiam, ia lebih suka suasana hening yang mencekam di banding suasana riuh penuh pertanyaan aneh dari Namja di sampingnya.

“Kita sudah bertemu bahkan berkelahi tapi tidak tahu nama satu sama lain” Suho berucap dengan nada yang sedikit di buat-buat “Namaku Suho, dan kau?”

“Kenapa kau begitu menyebalkan, tidak bisakah kau tutup mulutmu itu sejenak!”

Suho berdecak kagum sebelum kembali berucap “Namamu panjang sekali”

Sungguh jika nasehat Yoona tidak berkeliling di kepala Irene Gadis itu sudah pasti akan menendang Suho hingga ke ujung samudra antartika sekarang.

“Kau benar benar membenciku?” Suho kembali bertanya dan Irene kembali terdiam, entah mengapa lidahnya tiba-tiba menjadi kelu.

“A-aku harus pulang sekarang”

 

****

Soojung memutuskan untuk berjalan-jalan menikmati indahnya malam hari di bawah sinar terang rembulan. Entah mengapa sejak tadi pagi nama Sehun terus saja menggeliat di dalam benaknya, mungkin karna ia terlalu focus pada tugas yang di berikan Yoona padanya-mengawasi Sehun- hingga ia benar-benar tidak bisa lepas dari Namja itu.

“Soojung-ah”

Lihatlah, bahkan sekarang Soojung bisa mendengar suara-nya

“Soojung-ah”

Menyadari ada yang aneh dengan halusinasi yang terasa nyata itu Soojung dengan cepat menoleh dan benar saja ia mendapati Sehun tengah berjalan kearahnya “Apa yang kau lakukan di sini?”

“Menikmati malam hari, bagaimana denganmu?”

“Sama sepertimu” Sehun kemudian tersenyum ramah pada Soojung “Ini kebiasaanku”

“Benarkah, aku juga”

Setelah itu berbagai macam percakapan ringan mulai keluar dari mulut mereka. Mulai dari hobi, makanan kesukaan, dan lainnya. Tapi, ada satu hal unik yang mereka dapatkan, yaitu fakta bahwa mereka memiliki banyak sekali persamaan.

“Senang bisa bertemu denganmu” Sehun mengulurkan tangannya yang juga di sambut dengan uluran tangan Soojung.

“aku juga”

 

****

 

Pagi itu keseluruh anggota S.P.Y memutuskan untuk berangkat bersama-sama. Awalnya semua berjalan lancar sebelum atensi mereka tiba-tiba teralih pada kerumunan murid di halaman sekolah.

Mereka berempat saling bertatap bingung, hingga Yoona menarik lengan seorang siswa, memutuskan untuk bertanya.

“Apa yang terjadi?”

“Terjadi lagi, seorang siswa di temukan bunuh diri”

 

TBC

A/N :

Maaf kalau ceritanya semakin absurd

Aku buat ini di sela-sela kesibukan persiapan ujian soalnya//maklum dah kelas 9//

Hope you like it

RCL-jussheyo-

Advertisements

2 thoughts on “Pretty Woman (Chapter 3)

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s