Jealous

tumblr_mv6khppuP21r6gi4co2_500

 

AYSLV

Jealous

Chanyeol and You ||
Fluff, Romance ||
Teen || Ficlet {series}

Personal blog: https://slvpark.wordpress.com/

 

 

Oke cukup!
Kesabaran Hayoung habis!
Gadis itu menghentakkan sneakersnya sebal sebelum berlalu meninggalkan Chanyeol yang tengah meladeni para penggemarnya di ujung lapang sana. Foto bersama atau apa pun itu, Hayoung tetap membenci nya.
Oh ayo lah! Gadis mana yang tidak kesal jika kekasihnya lebih memilih mengabaikannya dan berhamburan dengan gadis-gadis tidak tahu malu.
Hayoung berpikir mengenai Chanyeol yang mempunyai dua kepribadian. Saat di lapangan, ia berubah menjadi pria tampan yang keren, tentu dengan bola basket andalannya. Sedang saat bersamanya, Chanyeol tidak lebih seperti bayi besar dengan senyum tiga jari yang semakin membuatnya terlihat idiot.
What the hell?!
Jika Hayoung tidak ingat dirinya sudah melakukan perawatan kuku di salon, mencabik pipi mulus beberapa diantara mereka tentu bukan ide buruk. Bagaimana bisa mereka tanpa rikuh sekali pun dengan dirinya yang jelas-jelas menyandang status sebagai kekasih dari pria jangkung itu.
Hayoung benar-benar tak habis pikir.
Chanyeol menatap punggung Hayoung dalam diam sebelum sosok nya hilang. Pria itu kemudian tersenyum kikuk pada gadis-gadis yang tengah mengerumuninya. “Aku harus pergi.” Ujarnya cepat dan tanpa menunggu persetujuan, Chanyeol langsung meraih tas olahraga nya dan berlari, mengabaikan para gadis yang memekik kecewa.
**
Cih, dia pikir dia siapa?! Artis?!”
Sepanjang koridor, bibirnya tak henti menggerutu. Menyumpahi Chanyeol dengan berbagai umpatan. Dan beruntungnya keadaan sedang sepi, jadi hayoung tidak perlu khawatir jika ada yang melihatnya.
Aish!” Gadis itu menghentikan langkah. Merasa tidak terima dengan sikap Chanyeol yang sok itu. “Park Chanyeol!! Kau!!” Hayoung menggeram tertahan. “Pria brengsek, jelek, buncit, bau ketek, tower, idiot, bodoh!!” Membuang napas teratur, mencoba meredam amarah yang sudah di ubun-ubun.
“Kau memanggil ku?”
“Oh Ya Tuhan!”
Hayoung terlonjak saat suara bass Chanyeol mengalun dari belakang. Ia memutar tubuh dan mendapati Chanyeol tengah berdiri dengan kedua tangan yang ia lipat di bawah dada.
Gadis itu mengerjap cepat. Bagaimana bisa? Eh, maksudnya, sejak kapan chanyeol berdiri di sana? Tidak. Tidak. Jadi Chanyeol mengikutiku?
Ya. Dengan mudah Chanyeol menemukan Hayoung. Tidak begitu sulit menebak isi pikiran dari gadisnya itu. Koridor dengan beberapa kelas yang sudah terbengkalai. Itu kebiasaan Hayoung jika dirinya tengah merajuk.
“Jangan menatap ku seperti itu. Aku tahu aku tampan!”
Hayoung membelakak. Percaya diri sekali dia. Ia memalingkan wajah, melangkahkan kakinya kasar melewati tubuh tegap Chanyeol. Namun dengan sigap pria itu mencekal tangan mungil Hayoung dan menariknya ke dalam dekapan.
Untuk sepersekian detik Hayoung lupa bagaimana cara bernapas. Gadis itu membeku saat alunan detak jantung pria yang kini tengah mendekapnya, begitu dekat dan sangat menenangkan. Dan bau maskulinnya menguar menggoda indera penciuman Hayoung. Ia menelan ludah.
“Kau mendengarnya?”
Hayoung mengerjap.
Eh?
“Masih sama ‘kan?”
“A-apa?”
“Jantungku.”
Huh?
“Jantungku hanya berdebar saat bersamamu.”
“…”
Chanyeol semakin menenggelamkan sisi wajah Hayoung pada dada bidangnya.
Dia pintar. Sangat tahu kapan dia harus berdebar.”
“…”
“Dan tentunya karena siapa dia harus berdebar.”
Sungguh. Hayoung tidak tahu harus bersikap. Di satu sisi ia merasa bersalah dan kata-kata manis yang terlontar dari Chanyeol membuatnya merasa tenang. Tapi tetap saja, Hayoung tidak suka jika gadis-gadis lain berdekatan dengannya.
“C-Chan,”
“Hm?”
“A-aku…”
“Aku tahu. Kau ingin mengatakan bahwa kau sangat mencintai ku ‘kan?”
Hayoung mencubit gemas perut Chanyeol, membuat pria itu meringis kesakitan, meski pun tidak benar-benar sakit. Sudut bibir Hayoung tertarik ke atas seraya melingkar kan kedua tangannya pada tubuh Chanyeol. Pria itu tersenyum dan semakin memeluknya erat.
“Aku membencimu!”
“Aku mencintaimu!”
“Aku jauh lebih membencimu, Park Chanyeol!!”
“Dan aku jauh lebih mencintaimu, Shin Hayoung!!”
Fin.

 

 

Halo~
Adakah yang menunggu Lavender? Aku rasa gak ada deh. Haha. Jika pun ada, aku minta maaf karena gak bisa post cepet. Otak lagi mentok dan bener-bener gak ada feel buat lanjutin. Mungkin aku perlu bersemedi dulu. Wkwk.
Oke deh sekian gak perlu banyak cuap semoga kalian suka sama yang aku bawa.

Regards,
Ayslv

Advertisements

10 thoughts on “Jealous

  1. waahhh bikin iri:v
    aku aku aku nunggu dan setia sama lavender , setiap hari aku cek:v -,- aku doain demoga lancr ngerjain lavender chap selanjutnya amin~
    semangat nulisnyaaaaa ❤ ❤

    Liked by 1 person

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s