Weddings (ONESHOOT)

wdngs

 poster by aqueera@poster channel,

poster by aqueera @posterfanfictiondesign.wordpress.com

A/N :

ff ini asli dan murni dari otakku jadi tolong di hargai dengan cara tidak men-copas tanpa izin,dan juga terima kasih buat  poster nya yang super keren. satu peringatan lagi. hati hati typo berterbangan

Author : kim nara

Cast : krystal (fx), sehun (exo), daeun (2eyes)

Leght : oneshoot (1.076)

Genre : romance,angst,general,life,

Rating : PG

**************************************************************
AUTHOR POV
“kajima,,”seorang yeoja terus saja terisak sambil menahan tangan pacarnya agar tidak pergi, “mianh”hanya hal itu bisa dikatakan namja tinggi nan tampan pada yeoja itu, perlahan namja itu mulai melepas genggaman tangan yeojan ya,dan pergi meninggalkan yeoja itu sendiri

>

“KRINGGG”

Sebuah alarm sukses membangunkan krystal dari tidurnya,krystal melirik kearah jam dinding yang menujukkan pukul 07.30. krystal membuang nafas kesal “kenapa aku selalu memimpikan hal ini’gumamnya, krystal kemudian mengambil handuk dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya

KRYSTAL POV
Aku membuka kulkas dan mengambil sekotak sereal,aku membawa kotak itu ke meja makan dan menuangkan nya ke dalam mangkuk-ku yang telah kuisi dengan susu sebelumnya.Kulirik sepucuk undangan yang berada di sudut kanan meja ini “kurasa aku akan pergi”kataku sambil melihat undangan pernikahan yang sudah berada di tanganku sekarang ini adalah undangan pernikahan sehun dan daeun.

Ya, oh sehun namja yang masih kucintai akan menikah,namja yang selalu muncul dalam mimpiku akan menempuh hidup baru bersama dengan yeoja yang sama sekali tidak kukenal,yang aku ketahui bahwa daeun adalah anak seorang CEO di salah satu perusahaan besar, sebenarnya ini bukanlah pernikahan biasa,ini adalah perjanjian dua keluarga kaya untuk berbagi saham dengan cara mengorbankan perasaan ku dengan sehun.

aku masih ingat dengan jelas saat ayah sehun datang dan memintaku secara langsung agar putus dengan sehun,aku masih ingat jelas saat ibu sehun menyiram ku dengan jus apel karna keputusanku,aku masih ingat dengan sengat jelas saat sehun melepaskan tangan ku dan pergi meninggalkanku,karna ancaman dari keluarganya.

“kenapa dia memaksakan senyumnya”kataku lirih saat melihat foto prewedding yang tertera di dalam undangan itu,aku bisa melihat dengan jelas sehun sedang memaksakan senyumnya,aku sudah bersama dengan sehun selama 7 tahun,jadi aku sudah sangat mengenalnya,kini air mata mulai membasahi kedua pipi ku lagi,namja itu,oh sehun,berhasil membuatku menangis lagi.

**************************************************************

Aku berjalan memasuki bangunan mewah yang terletak di kawasan gangnam,aku menaiki sebuah lift menuju aula A tempat dimana pernikahan sehun akan dilaksanakan,setelah beberapa menit pintu lift pun,terbuka,aku segera melangkahkan kakiku menuju sebuah ruangan besar.

Aku memasuki ruangan itu,ruangan besar yang ditata dengan sangat mewah,bisa terlihat dengan jelas ini adalah pernikahan keluarga kaya,aku menuju sebuah bangku yang terletak di pojok kanan,aku melihat ke sekitarku,disini sangat sepi,aku rasa aku datang terlalu cepat,aku menutup mataku karna jenuh akan rasa bosan yang sedang kuhadapi sekarang.

Kubuka kembali mataku,aku tidak merasa nyaman disini.aku pun pergi ketempat yang cukup ramai,aku bisa melihat luhan,suho,kris,dan teman sehun lainya sedang mengobrol “krystal,kau juga hadir”sapa baekhyun yang sukses membuat ke-10 teman sehun yang mengobrol melirik ke arahku,mereka semua menyapaku dan tentu saja aku membalas sapaan mereka

seorang teman sehun berdiri dari posisinya,dan menghampiriku,namja berkulit coklat yang tinggi ini bernama kai “kau serius ingin melihat pernikahan ini?”Tanya kai,dari nada bicaranya, aku rasa dia sedang khawatir,aku bisa memakluminya kai adalah namja yang penuh perhatian selain itu kai juga merupakan saksi perjalan cintaku dengan sehun,aku hanya tersenyum seakan semuanya baik baik saja,aku kemudian berlalu pergi menuju kamar mandi.

di tengah jalan aku melihat sebuah keluarga yang kuyakini keluaraga si pengantin wanita-daeun,sedang mengobrol sambil sesekali tertawa bahagia.mereka semua memakai pakaian berwarna cerah,yang terlihat sangat menyebalkan, tiba tiba seseorang datang sambil menggandeng dua orang yeoja yang kuyakini penggiring pengantin perempuan,kedua yeoja itu memakai baju berwarna cream dan merah,yang lebih terlihat seperti kue tart strawberry kesukaanku

aku terus berjalan hingga tiba di kamar mandi,aku berdiri di depan pantulan diriku,merapikan rambutku dan make up-ku, “sehun pasti tidak menyukai ini”gumamku,karna sehun adalah namja yang sederhana,dia pernah bilang padaku bahwa pernikahan impiannya adalah pernikahan biasa di sebuah gereja kecil,ditengah pendesaan, dan setelah aku melihat semua ini aku rasa sehun akan benar benar kecewa. Sekarang aku memutuskan untuk kembali ke aula utama karna sebentar lagi upacara pernikahannya akan dilangsungkan

**************************************************************

Sekarang aku sedang duduk di salah satu kursi tamu,aku melihat ayah sehun dan ayah daeun saling tertawa bersama,aku juga sempat melihat ibu sehun yang menatapku sinis,seakan berkata ‘this is not your place’, intinya aku tetap merasa bahwa aku bukanlah tamu yang diundang

Seorang pianis mulai memainkan beberapa melodi dengan pianonya,yang ditelingaku lebih terdengar seperti lagu kematian,beberapa detik kemudian pintu terbuka dan keluarlah daeun bersama ayahnya diiringi dua orang penggiring pengantin wanita,daeun berjalan seperti seorang ratu kecantikkan,aku melirik ke arah sehun yang sedang menatap lirih daeun,dari tatapannya kurasa sehun berharap bahwa yeoja yang seharusnya datang padanya sekarang adalah aku,bukannya daeun

Kini daeun sudah tiba didepan sehun,ayah daeun memberikan tangan daeun pada sehun,dan kulihat dengan ragu sehun meraihnya,mereka berdua pun berbalik menghadap ke arah pendeta yang juga merupakan paman dari sehun,pendeta itu mulai mengucapkan janji sucinya

“oh sehun,apa kau bersedia menerima daeun sebagai istrimu,dan selalu menemaninya dalam senang maupun duka”ucap pendeta itu,sehun hanya terdiam ia seperti memikirkan seusatu sehingga membuat para tamu mulai saling membisikkan hal negatif.

Daeun tampak sedang berusaha membujuk sehun mengatakan apa yang di katakan pendeta itu,begitu juga keluarga sehun,tapi sehun hanya terdiam dan kemudian berbalik lalu menatapku, “ucapkanlah janji sucimu sekarang atau diam untuk selalmanya”kata pendeta itu,dan kini semua tamu yang hadir terdiam.Dan aku tahu inilah kesempatan terakhirku

Aku berdiri dari posisiku dengan tangan yang gemetar,semua mata kini teruju padaku,termasuk keluarga sehun yang menatap kesal kearahku,aku berusaha tidak mempedulikannya,dan hanya menatap sehun yang juga sedang menatapku
“jangan katakan iya,berlarilah denganku sekarang,jangan menunggu atau mengucapkan janji suci,kumohon dengarkan aku sekarang,sehun-ah”

Suasana semakin aneh sekarang,keluarga sehun terus memberitahu sehun untuk mengatakan janji suci yang menjadi perikrar pernikanan-nya dan Daeun,bahkan mereka mengancam sehun,sedangkan Daeun  terdiam mematung,sehun mulai membuka mulutnya dan mengucapkan sesuatu

“baiklah, aku akan berlari denganmu,aku tidak akan mengucapkan sumpahku,aku bahagia kau disini,krystal-ah” dan sedetik kemudian sehun bergegas kearahku,meraih tanganku,dan menuntunku berlari untuk meniggalkan tempat ini,meninggalkan keluarga sehun yang berada tepat di belakang kami

“PROKKK”

Sebuah sorakan sukses menyadarkanku,aku membuka mataku dengan sempurna,kulihat semua kursi di sekitarku sudah penuh dengan para tamu,aku sedang duduk di bangku yang terletak di pojok kanan,dan hal ini juga menyadarkanku,bahwa sejak tadi aku tertidur disini,dan dalam tidurku aku memimpikan hal yang terlihat seperti nyata

Kini aku kembali ke dunia nyata,kulihat daeun sedang berjalan menghampiri sehun bersama ayahnya dan di iringi oleh dua orang yeoja,sehun meraih tangan daeun dengan ragu,dan kemudian mereka berbalik menghadap pendeta yang sudah siap memulai janji suci mereka

“oh sehun,apa kau bersedia menerima daeun sebagai istrimu,dan selalu menemaninya dalam senang maupun duka”kata pendeta itu,sehun tampak diam dan berfikir dan para tamu kini mulai membisikkan hal negatif tentang pernikahan ini lalu semua keluarga sehun mulai membujuk sehun untuk mengatakan janji sucinya,tapi sehun tetap terdiam

kini suasananya berubah aneh persis seperti dalam mimpiku,tapi aku tidak akan berdiri dan mengatakan apapun karna aku buka tipe yeoja yang ingin mengacaukan upacara pernikahan orang lain,tapi aku yakin sehun bukanlah namja yang akan menikah dengan gadis yang salah.

~END~

Note:

FF ini terinspirasi dari lagu milik Taylor Swift “speak now”. dan FF ini sebelumnya udah pernah aku publish di KFF

BTW, aku mau minta maaf buat yang nunggu sequel dari Lost in Love,soalnya aku belum publish. sebenarnya FF-nya udah jadi cuma lagi nunggu poster aja.

Dont be siders yah

and please RCL 🙂

Advertisements

8 thoughts on “Weddings (ONESHOOT)

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s