Freelance – Naman Sarangbwajo (Chapter 1)

wef-copy

[freelance] Naman Sarangbwajo (chapter 1)

written by Nani hunhan
Main cast(s): Oh Sehun, Im Yoona, Kim Dasom and find it.
Genre: School life, friendship, comedy.
Length: Chaptered

thanks to poster by Deerkkamjong07 ( http://deerkkamjong0794.wordpress.com )

this story is pure my idea. But, the cast not mine.

/Happy reading/

Kata kebanyakan orang, masa SMA itu adalah masa terindah remaja dalam menempuh kedewasaan, pendidikan, dan kisah cintah. Tapi tidak semua juga sependapat dengan itu, salah satunya Oh Sehun.

Sehun salah satu siswa kelas XII 2 di SOPA (seoul of Performing Art School), untuk saat ini belum menemukan kebahagiaannya di masa SMA.
Rutinitasnya disekolah hanya bermain basket, membuat gaduh dikelas, selalu mengawasi atau menurut Sehun melindungi Noona-nya bak bodyguard dan selebihnya seperti murid SMA yang lazim. Tak ada yang special baginya.

Sejak kecil, Sehun selalu bersama dengan Noona-nya, Oh Dasom. Ketika Tn. Oh mendaftarkan Dasom kecil sekolah pada saat itu, Sehun kecil merengek agar ia juga bisa sekolah bersama Dasom. Oleh karenanya, dari Taman Kanak-kanak hingga menginjak bangku SMA, kakak-beradik yang terpaut 1 tahun perbedaan umur mereka ini selalu berada dalam sekolah dan kelas yang sama.
Sehun mungkin merasa senang akan hal itu, tapi tidak dengan Dasom.

@class XII 2
Seperti biasa, suasana kelas XII 2 akan selalu gaduh dan berisik bak pasar, dengan suara gelak tawa ataupun kegiatan lainnya jika Sehun, telah berada dalam kelasnya.
Tak usah heran, sebab seluruh penghuni kelas yang hanya berjumlah 16 orang ini telah terbiasa akan kebiasaan tersebut.

“bwahaha… Kalian tak melihatnya tadi. Bagaimana raut wajah dari guru jung, yang merona karena rayuanku.” cerita Baekhyun dengan suara yang keras.
“songsaengnim, anda makin menawan. Sungguh cantik, dangsineui ipsuri maeu seksiheyo.” Baekhyun memperagakkan.
“Hei Bacon, kau mulai suka dengan wanita lebih tua dari kita?” ledek Sehun.
“bwahaha…” Sehun dan seluruh penghuni kelas tersebut yang mendengar itu, menertawakan Baekhyun.
“yakh, aku tidak bilang begitu.” lerai Baekhyun membela diri.

Setelah mendengar cerita lucu dari Baekhyun, Sehun melirik ke arah tempat Dasom duduk.

Chanyeol memasuki kelasnya, dan hendak mendudukkan bokongnya pada kursi yang ia tempati.
“yeol, kemarin kau darimana dengan seorang yeoja sepertinya. Nugu?” tanya Dasom penasaran.

‘aish, apa ia Spy? Seharusnya menyapaku kenapa, itukan lebih baik.’ batin Chanyeol.
Sebelum Chanyeol menjawab, ia melirik kearah Sehun. Dan tepat sekali, Sehun tengah memandang mereka.
“Yang jelasnya, kemarin itu hari minggu. Memangnya kenapa? Itu tidak ada sangkut pautnya dengan Sehun, jadi jangan menanyakan hal itu. Urusi saja adikmu Sehun.” jawab Chanyeol dengan cuek.

Suasana kelas masih gaduh dan kepala Dasom terasa berapi karena ulah Sehun yang tak bisa diam itu.
“yakh, apa kalian bisa diam?” terang Dasom geram
“waeyo?” balas Sehun bingung pada Dasom.

“Songsaengnim datang, ia membawa sisi baru sepertinya.” terang Chen yang mengalihkan suasana.
“wow, kita kedatangan tamu baru rupanya..” kata Sehun riang. Diam-diam, Chanyeol memperhatikannya dan muak melihat tingkahnya.
“bukan tamu, tapi teman baru. Tamu hanya berkunjung sesaat, setelah itu pergi. Sedangkan Teman baru, ia akan menjadi bagian dari kelas kita.” jelas Chanyeol berusaha tenang.
“ah, nde. Aku setuju padamu, yeol..” Baehyun menanggapi dengan setuju.
“Jangan berteori padaku. Dan kau Bacon, kau ingin ku hajar, ne?” balas Sehun sedikit kesal.

Cklek. Pintu kelas XII 2 terbuka. Guru Lee masuk di ikuti siswi baru dibelakangnya.
“ekhem… Anak-anak, kembali ke tempat duduk kalian masing-masing.” perintah guru Lee, tapi sepertinya tidak semua yang mendengarkannya.
“aish, Oh Sehun. Duduk ditempatmu, dan semuanya tenang. Sehun, duduk dikursi bukan dimeja..” guru Lee mulai geram.
“nde, songsaengnim.” respon Sehun malas.

Hening sejenak.
“Mengapa susah sekali mengatur kalian. Baiklah, hari ini kalian kedatangan teman baru, pindahan dari Taiwan. Ia fasih berbahasa Korea, karena Seoul adalah kota kelahirannya.” jelas guru lee.
“Biarkan dia memperkenalkan diri guru. Disini bukan guru, siswi barunya!” sambar Baekhyun jengkel.

“mengapa kau diam saja? Tidak biasanya, Hun..” tegur Baekhyun heran pada sikap Sehun.
“yeoja itu.. Aku akan ceritakan nanti Baek..” ucap Sehun dari diamnya.
“hmm..” Balas Baekhyun

“jeoneun Im Yoona imnida, chingudeul bisa memanggilku Yoona. Mannaseo bangapseumnida.” ucap Yoona memperkenalkan diri.
“Baiklah, kau bisa duduk dikursi kosong sebelah Himchan.” guru Lee menunjuk kearah Himchan.

“saya keberatan..” Sambar Sehun mulai bersuara. Lalu, ia menoleh kesamping dan mengisyaratkan pada Baekhyun agar pindah ketempat duduk disebelah Himchan.
“Ada apa lagi, Sehun-ah?” tanya Dasom pelan.
“Biarkan dia duduk bersamaku. Ah, maksudku di sampingku songsaengnim.” sambung Sehun.
Penghuni kelas mulai berisik karena ucapan Sehun.

“Harap Tenang, teman-teman..” tegur Chanyeol.

TBC

RCL juseyo.. Semoga suka dengan Chap 1nya.

 

 

Advertisements

9 thoughts on “Freelance – Naman Sarangbwajo (Chapter 1)

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s