[Vignette] I Hate My Self

i-hate-myself

I Hate Myself (Vignette)

By : Jihanseo

Rating PG-15

Genre : Romance, Family, sad, hurt

Cast : Seo Joohyun , Zhang Yixing

Support cast : Temukan sendiri

Poster by Hyebaby

Note : Halo…  saya membawa short story -_- mianhae saya masih agak ragu bikin ff, takutnya mentok/ habis ide.. jadi gak papa ya?? ok deh, semoga kalian suka ya 🙂 ini gak plagiat, jadi jangan bash dan bikin fanwar disini. just enjoy it ok??

Oh iya, ff ini saya publish juga di blog pribadi : Hyunie’s Story

###

Should I Kill This Feeling?


Seorang yeoja terduduk dengan wajah lemas, tak berdaya. Wajahnya nampak pucat dengan tatapan kosong.

Semuanya hancur. Perasaannya, jiwanya, dan cintanya.. semua lenyap tak bersisa.

flashback on

“Jadi namamu Seo Joohyun ya? Perkenalkan, aku Zhang Yixing..tapi kau bisa panggil aku Lay. mulai sekarang aku adalah saudaramu. Kita sebaya bukan??”

Seohyun mengangguk ragu. Wajah Lay sangatlah tampan dengan senyum ramah yang menghiasinya.

“Kau manis sekali, apa lagi kalau tersenyum” puji Lay membuat Seohyun tersipu malu.

“Kajja, kenapa masih diluar? Appa dan eomma sudah menunggumu” ajak Lay sambil merangkul Seohyun masuk ke dalam rumah. Rumah yang akan menjadi tempat tinggalnya setelah diadopsi.

flashback off

Airmata mulai mengalir dari pelupuk mata seohyun. Sakit. Kenapa dia harus jadi begini? Kenapa sesakit ini mencintai namja itu?

flashback on

“Seohyunie, apa kau tahu?? ada mahasiswa manis di kampusku. Kurasa aku menyukainya”

Deg!

entah kenapa mendengar ucapan Lay membuat hati Seohyun jadi tak karuan. Jujur saja, selama dua tahun satu atap dengan namja yang pintar dance ini, Seohyun telah menyimpan rasa lebih dari seorang saudara untuk Lay. Dan kini, dia tak bisa menghilangkan kekecewaannya akibat pernyataan Lay tadi.

“Bagaimana menurutmu? Apa kau harus menyatakan cinta padanya??”

Seohyun diam. Bingung. Hatinya menjadi sakit tiba-tiba. Namun dia tetap mencoba tersenyum.

“Cobalah. Mungkin dia akan menerimamu”

Lay diam, entah kenapa. Padahal Seohyun kira ini adalah jawaban paling tepat darinya.

“Oh, begitu ya..” ucapnya lirih.

flashback off

Yeoja itu beranjak dari duduknya. Menuju ke kamar mandi dan mengusap wajahnya yang nampak pucat.

“Lay-ah…” ucapnya lirih.

.

.

flashback on

“Kau resmi berpacaran dengannya??”

Lay mengangguk dengan senyum anehnya. “Ne, namanya Kim Hyoyeon. Dia masuk eskul dance, sama sepertiku”

“Oh begitu ya..” sebisa mungkin Seohyun menahan airmatanya dengan nada suara normal. Tak mau ketahuan oleh Lay.

“Kau sendiri? Sudah menemukan pujaan hatimu??” tanya Lay tak lama setelah mereka terdiam.

“Aku?? Lay mengangguk pelan. Seohyun nampak gugup. “Sudah sih, tapi.. aku tidak tahu apakah dia punya rasa yang sama padaku atau tidak”

Lay diam. Entah kenapa seohyun merasa ada yang aneh dengan namja itu.

“Ungkapkan saja. siapa tahu dia menyukaimu juga” ucap Lay tersenyum namun tampak dipaksa.

“Haruskah? Kukira sebaiknya aku melupakannya..”

“Kenapa?”

“Dia menyukai yeoja lain”

“………..”

“Wae?? kenapa kau diam??”

“Hyunie-yah…”

“Eum…?”

“Jika namja itu tak meresponmu, apakah mau membuka hatimu untuk namja lain?”

“Eum..” Seohyun tampak berpikir. “Kukira iya. Hidup harus terus berjalan bukan?”

Lay diam, mengangguk paham dengan wajah sumringah.”Sebenarnya aku tidak berkencan dengan Hyoyeon”

“Ne? lalu kenapa kau..”

“Saranghae Hyunie-yah… aku mendekati hyoyeon untuk membuatmu cemburu”

Deg!

Seohyun membeku. Apa maksud namja ini??

“Ke… kenapa… kau bilang cinta padaku??”

Lay diam, menghela nafas sebentar. “jujur saja aku juga takut. Kau adalah saudara angkatku. Tapi entah kenapa aku tak bisa menahan perasaanku. Maaf seohyun, aku mencintaimu”

Seohyun diam, bingung dengan keadaan ini. Tapi rupanya rasa cinta membutakan segalanya. dia perlahan mendekati lay, mengusap pipinya dan menciumnya sekilas. Lay nampak kaget, dia menatap heran Seohyun.

“Aku juga menyukaimu, lay…” seohyun tersenyum manis setelah mengatakannya.

mata Lay membulat, masih tak percaya. Tapi tak lama kemudian dia ikut tersenyum dan memeluk Seohyun erat.

“Gomawo… aku benar-benar mencintaimu Zhang Joohyun!!”

seohyun hanya bisa tersenyum sambil membalas pelukan lay.

flashback off

Seohyun menghela nafas. Ya, dia salah. seharusnya sejak awal dia membunuh perasaan ini. Sekarang setelah semuanya tumbuh semakin pesat… apa yang bisa dia lakukan?? hanya diam dan menangis saja.

.

.

flashback on

“Perkenalkan, dia Kang Seulgi. Ayo beri salam padanya Seohyun-ah, Lay-ah..”

“Annyeong Seulgi-yah.. manasseo bangapseumnida” ujar Seohyun dan Lay berbarengan. Seulgi mengangguk sambil tersenyum dan memperkenalkan dirinya juga.

Seohyun dan ibunya nampak asik memotong sayur untuk makan malam. Rencananya mereka akan makan bersama Seulgi. Sementara Lay dan ayahnya menemani Seulgi di ruang tamu.

“Seulgi… manis ya?” tanya ibunya tiba-tiba.

“Ne?”

“Sebenarnya eomma mengundangnya kesini bukan tanpa alasan. Kami ingin mendekatkan Lay dengan Seulgi”

Deg!

Apalagi ini?

“Lay dan Seulgi di jodohkan eomma??” tanya Seohyun dengan mata mulai berkaca.

“Ne, sejak kecil kami sudah menjodohkannya. Aigoo.. kenapa matamu berair? Apa bawangnya terlalu banyak untuk kau iris sayang??” tanya ibunya agak cemas.

Seohyun diam sejenak, lalu menggeleng. “Aniya eomma.. hanya pedih sedikit”

“Ya sudah biar eomma saja yang mengirisnya. Kau buat minuman saja untuk Seulgi ya?”

“Nde” Seohyun mengangguk kaku. “Eomma..”

“Hem??” gumam ibunya masih sibuk akan kegiatannya.

“Apa eomma akan bahagia kalau seandainya Lay menikah dengan Seulgi?”

Ibunya menghentikan sejenak kegiatannya, lalu mengangguk pasti. “Tentu saja, eomma pasti akan sangat bahagia”

Seohyun menelan ludahnya. Pahit. Apakah ini akhir dari kisah cintanya?

flashback off

“Bogoshipo…” gumam Seohyun sambil memegang foto Lay dan dirinya yang sedang tersenyum saat kencan untuk pertama dan terakhir kalinya.

.

.

flashback on

“Apa kau senang Hyunie-yah?” tanya Lay sambil memperhatikan Seohyun yang tengah asik memakan gulalinya.

Seohyun mengangguk antusias. “Ne, senang sekali” tiba-tiba saja dia jadi ingat pembicaraannya dengan ibunya kemarin.

“Lay…”

“Eum??”

“Apa kau menyukai Seulgi?”

“Mwo?” Lay terlihat kaget. “Kau bercanda? Aku hanya menyukaimu”

Meski senang dan hati-hati berbunga-bunga mendengar ucapan Lay itu tapi tetap saja dia tidak tenang.

“Apa kau menyayangi eommamu?”

Lay mengerutkan dahinya heran. “Tentu saja”

“Apa kebahagiaan eommamu sangat penting untukmu”

“Nde”

“Eommamu bilang.. kebahagiannya adalah melihatmu menikah dengan Seulgi”

“……….”

“Kenapa kau diam??”

“………..”

“Lay…”

“Aku tak bisa, bagaimanapun juga aku tak menyukai Seulgi”

“Lalu bagaimana dengan eomma?”

“Aku akan bicara dengannya”

Tapi semua tak berjalan sesuai harapan. ibunya langsung pingsan dan masuk rumah sakit saat Lay menyatakan tidak ingin dijodohkan dengan Seulgi. Mereka bertengkar hebat hingga penyakit jantung ibunya kumat.

Seohyun menatap sendu wajah Lay yang nampak datar dengan tatapan kosong. Sedih. Dia tak tahu harus bicara apa lagi.

Lay menatap Seohyun dengan wajah sedih, menghampirinya dan memeluknya erat.

“Maafkan aku Seohyun.. aku mencintaimu” bisiknya dengan lirih.

Seohyun diam, dia tahu apa maksud ucapan Lay itu.

.

.

Pertunangan Lay berlangsung sederhana. Hanya keluarga dan teman dekat saja yang hadir. Seohyun hanya bisa menatap perih sepasang anak manusia yang sudah terikat itu. Meneteskan airmata derita saat melihat cincin yang melingkar di jari mereka.

“Aku juga mencintaimu, Lay… tapi aku tahu kebahagiaanmu tidak ada padaku”

flashback off

.

.

Seohyun menutup album foto dua tahun yang lalu dengan hati hampa. Ya, sudah dua tahun. Dua tahun sejak pertunangan itu terjadi Lay dan Seulgi menikah. Mereka lalu berangkat ke Kanada dan menetap disana.

Airmata Seohyun kembali jatuh saat mengingat wajah Lay.

“Maafkan aku Lay, aku egois. Aku ingin membunuh perasaan ini tapi tak bisa. Aku masih tetap mencintaimu. Sangat mencintaimu. Untuk itu.. aku membenci diriku sendiri”

-END-

Huhuhu berakhir sad 😦 mian ya, aku emang suka yg sad2 gini hehehe apalagi kalo seohyunnya rada tertindas #becanda :p

ok, RCLnya jangan lupa ya.. kasih respon seenggaknya kalau udah baca^^

Makasih ya 😀

Advertisements

One thought on “[Vignette] I Hate My Self

  1. Waw (‘-‘ )/ sebenarnya disini gaada yang antagonis ya cuman karena kesenangan orang lain jadi beban tersendiri huhu-,,- mau gamau harus ngebunuh perasaan diri sendiri. Kesian Seohyun,saking terpuruknya sampe dua tahun masih gini! sedih..sedih…

    keepwriting ya^^ hehe~

    Like

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s