Hate you but Love you Sehun (Chapter 2) END

Featured image

Tittle : Hate you But Love you Sehun

Author : Erlina Park

Length : Twoshoot

Main cast  :  Oh Sehun (EXO) || Kim Eunji (OC)

Add cast : Kim JongIn (EXO) ||  Jung Cheonsoo (OC)

Genre             : Romance, school, family, friendship

Rating             : PG-13

 

Disclaimer : Oh Sehun milik agensinya SM dan Kim Eunji itu milik saya dan ff ini murni hasih imajinasi saya sendiri dan tidak ada unsur PLAGIAT dari karya orang lain J tapi kalau ada kesamaan Tokoh saya minta maaf

creditnya : Arcee @ Home Design 

 chapter 1 

 

~Eunji Prov~

Ini sudah sekitar 2 minggu dimana Sehun mengajak ku untuk membelikan bubble tea sebagai permintaan maaf nya untuk ku dan semenjak itu Sehun tidak lagi menjahiliku apa Sehun sudah bertobat atau Sehun mengetahui perasaan ku padanya?? Entah lah biarkan itu menjadi misteri bagi ku. Sekarang jam pelajaran olahraga dan kebetulan Saem pengajar tidak datang karna sakit jadi kelas ku bebas untuk melakukan apapun diruang olahraga ini dan aku meliat Sehun sedang bermain basket bersama JongIn dan temen-temannya dan yang aku lakukan sekarang hanya duduk dikursi penonton bersama sahabat ku  -Jung Cheonsoo- Chensoo menyukai JongIn dan aku menyukai Sehun tapi sahabat ku ini tidak tau kalau aku menyukai Sehun selama ini.

“Eunji-ya, lihatlah JongIn tampan sekali saat bermain basket? Ohh”

“ya, dia sangat tampan” Tapi JongIn kalah tampan dengan Oh Sehun -tambah ku dalam hati.

“tunggu disini sebentar aku ingin membeli minuman untuk JongIn. Tunggu disini nde?”

“nde” jawab ku singkat.

Apa iya aku juga membelikan minuman untuk Sehun tapi untuk apa? Kelihatannya banyak adik kelasku sedang menunggu Sehun untuk memberikan minumannya untuknya, sebaiknya tidak usah percuma saja, ku hembuskan nafasku kasar. Aku tetap melihat kearah Sehun tapi kemana Cheonsoo tidak kunjung datang apa dia membeli minuman di Afrika Selatan? lama sekali.

“Eunji-ya kenapa kau melamun haa?” kenapa dai mengagetkan ku seperti ini

“tidak ada” aku tidak ingin banyak bicara pada Cheonsoo

“kalau begitu aku kebawah dulu nde, aku ingin memberikan ini pada JongIn”

“baiklah” dan Cheonsoo meninggalkan ku sendiri lagi disini.

Terlihat permainan mereka sudah selesai dan kenapa Sehun melihat ku seperti itu? Ada apa dengan nya?? Dan kenapa Sehun menuju kesini ketempat dimana aku duduk sekarang. Ohh Tuhan tolong aku kenapa Jantung ini berdetak tidak karuan seperti ini.

“hai, Eunji sedang apa kau disini? Kau melihat ku bermain Basket oh?” kenapa dia bisa tau seperti in, oh tidak.

“emangnya kenapa kalau aku melihat kau bermain basket? Ini tempat umum Sehun” ku biasakn nada bicara ku agar tidak ketahuan oleh Sehun.

“hmm, kau benar juga. Kenapa kau tidak memberikan ku minuman seperti yang dilakukan oleh Cheonsoo pada Jong In ?”

“jangan berharap untuk itu Sehun. Aku lihat dibawah sana banyak perempuan yang ingin memberikan mu minuman. Dan permainan basket mu sungguh dangkal tidak seperti Chanyeol sunbae” ya. Chanyeol sunbae itu ketua dari tim basket disekolah kami. Bukan kah itu keren.

“mengapa kau membandingkan ku dengan Chanyeol hyung? Kau menyukainya?” apa katanya menyukai Chanyeo sunbae? Aku menyukai Sehun bukan orang lain.

“ah.. ti..dak aku hanya membandingkan saja. Apa itu tidak boleh?” ayolah Eunji jangn gugp seperti itu, jangan sampai Sehun tau kalau kau sedang gugp.

“baiklah. Eunji-ya maukan kau ikut aku nanti malam?”

“memangnya kemana?” aku menjawabnya singkat

“kau mau tidak?”

“kau ingin mengajak ku keluar apa ingin menculik ku oh?”

“ayolah. Jawab dengan cepat Eunji. Aku ingin mandi saat ini”

“baiklah aku mau. Kemana tujuan kita?” tanya ku dengan mata yang mengarah pada Sehun.

“nanti akan aku beritahu. Jam 7 aku akan menjemputmu Eunji-ya. Kalau begitu aku pergi dulu nde” dasar namja egois. Tujuan saja tidak diberitau cih
.

.
~Sehun Prov~

Aku awalnya tidak ingin mengajak Eunji karna Eunji membahas Chanyeol hyung. Ya aku akuin kalau Chanyeol hyung lebih keren dari pada aku tapi tetap saja kau ini paling keren se antero dunia.

Kenapa malam lama sekali tidak seperti biasanya. Ahh ayolah Tuhan tolonglah hamba mu ini. Aku akan menyatakan cinta dengan wanita yang aku sukai selama 2 minggu ini jadi tolong berpikah lah pada ku. Sambil menunggu jam ,menuju angka 7 ku putuskan memainkah hp ku dengan bermain game. Dan tidak lama jam sudah nenunjuk angka 7, langsung ku mabil jaket ku dan berlari keluar kamar,

“eomma, doakan anak mu berhasil nde” sambil berlari aku mencium pipi eomma ku tersayang.

“memangnya ada apa Sehunnie?”

“nanti eomma akan tahu sendiri, kalau begitu aku berangkat dulu eomma”

“baiklah, semoga kau berhasil anak ku. Berhati2 lah dijalan!”

“nde, arraseo eomma”

Setelah berpamitan pada eomma, aku langsung membawa motor ku kerumah Eunji tinggal dan tidak lama aku sudah berada di depan rumahnya, apa dia tidak ingat akan berjalan-jalan dengan ku? Kuputuskan untuk mengetuk pintu rumah nya.

Tok tok tok

“eoh, kau sudah datang, aku kira kau hanya berpura2” wah kenapa Eunji cantik sekali ketika tidak menggunakan seragam sekolah. Haiss apa yang kau pikirkan Sehun.

“aku tidak akan berpura2 pada mu Eunji-ya. Kajja kita berangkat”

“nde”

Aku mengajaknya ke Sungai Han karna tidak ada tempat lagi yang bisa aku datangi selain Sungai Han. Sekitar 15 menit aku dan Eunji telah sampai dan Kita –aku dan Eunji- masuk ke café yang dekat dengan Sungai Han. * kek Naughty Kiss :v * aku memilih tempat yang dekat dengan sungai karna pemandangannya indah untuk mengungkapkan isi hatiku. Ku mempersilahkan Eunji untuk duduk terlebih dahulu.

“gomawa”

“pesanlah makanan dulu baru kita bicara” tawar ku padanya

“memangnya apa yang ingin kau bicarakan?”

“pesanlah makan terlebih dahulu”

“baiklah Tuan oh”

 ****

Setelah makan aku mengajaknya untuk berjalan jalan di dekat Sungai Han dan duduk disalah satu tangga disana. Menatap Sungai yang begitu indah dan tenang itu dan aku melihat pemandangan yang lebih indah dari pada Sungai yang tengah aku lihat ini, itu adalah Kim Eunji wanita yang menurut ku manis serta cantik.

“ bolehkah aku bertanya untuk apa kita disini Tuan Oh?” tanya Eunjii.

“baiklah akan ku katakana. Mungkin ini terlalu cepat tapi aku berfikir kalau tindakan ku ini benar Euni-ya. Jadi maukah kau berkencan dengan ku?” jawab ku sambil menatap wajahnya.

“Kenapa Eunji masih diam membisu dengan mata yang membelak seperti itu? Apa dia terkejut atau semacamnya atau dia tidak mau?” ucapku dalam hati ku karna kau tidak bersahabat dengan ekspresi Eunji.

“ya, aku sudah memikirkannya selama 2 minggu ini dan aku menyukai mu Kim Eunji? Apakah kau tidak mengerti, mungkin ini terlalu cepat tapi, heii ayolah kita mencobanya?” ujarku pada Eunji sekali lagi.

“bagaimana kau mengetahui perasaanku Tuan Oh?” aku sudah tau itu sejak 2 minggu yang lalu Euni –ucap ku dalam hati lagi-

“jadi bagaimana? Apakah kau mau?”

“sangat mau Tuan Oh” lihatlah wajahnya itu? Bahkan dia lebih cantik dari Taeyeon SNSD yang aku lihat kemarin.

Aku langsung memeluknya tanpa memperdulikan orang-orang disekitarku yang menatapi kami dengan tatapan heran. Mungkin mereka tidak tau betapa senangnya aku karna bisa memiliki seseorang yang aku cinta dan juga mencintaiku. Tubuhnya hangat membuatku betah berada di pelukannya.

“sudahlah Oh Sehun, kau membuatku malu”

“Benarkah, biarkan saja karna aku saat ini sedang senang Chagi”

“berhenti memanggilku dengan sebutan itu Sehun itu membuatku geli”

“baiklah tuan putri”

Dengan berat hati aku melepaskan pelukan ku dari Eunji karna aku juga berfikir sama dengan Eunji.

“tapi bagaimana bisa kau menjadikan ku pacarmu sedangkan kau tidak mengetahui perasaanku terhadap mu Sehun” tanya Eunji pada ku lagi

“aku sudah mengetahui itu sejak 2 minggu yang lalu Eunji-ya” jawab ku jujur karna kau mendengarkan ucapannya itu.

“2 minggu yang lau? Memangnya kau mendengar apa?”

“waktu aku menjahilimu dan kau berlari ke balkon sekolah aku membuntuti mu dari belakang aku pikir kau akan buduh diri Eunji-ya”

“ya! Kau mengetahui perasaanku terlebih dahulu dan kau mendengar itu semua? Wahh kau sungguh menyebalkan Sehun”

“bahkan aku mendengar tangis isak mu itu Eunji. Sungguh itu terdengar lucu ditelingaku hahahaa” aku sudah tidak tahan dengan apa yang aku ingat waktu itu.

“ya!! Oh Sehun kau! Sungguh menyebalkan”

.

.

Author —-

Setelah Sehun berucap seperti itu lalu Suhun lari  karna Sehun takut kalau dia akan diterkam oleh wanita buas dihadapannya saat ini.

“ya! Jangan lari kau Tuan Oh” ya seperti itu ancaman Eunji pada namjachingu barunya itu.

“tidak akan, karna aku akan diterkam oleh wanita buas saat ini” begitu jawab Sehun pada Eunji saat berlali.

“berhentilah disana dan tunggu aku karna kau saat ini memakai wedges”

“siapa suruh kau memakai benda itu”

“karn akau ingin tampil cantik dihadapan mu!” jawab Eunji jujur pada Sehun karn amemang kenyataannya seperti itu.

Sehun memulai berhenti berlari dan menunggu gadisnya yang tengah berjalan dengan aneh saat ini karna Eunji lelah karna diajak oleh Sehun berlarian seperti itu.

“bahakan kau cantik dalam perpenampilan Oh Eunji” goda Sehun pada Eunji itu.

“kau gombal Oh Sehun dan apa kau bilang Oh Eunji? Bahkan orang tua ku tidak berpindah marga” jawab Eunji angkuh pada Sehun.

“saat ini kau menjadi milik seorang bermarga Oh jadi kau tidak lagi Kim tapi Oh Eunji” goda Sehun lagi pada Eunji.

“baiklah terserah kau Oh Sehun. Jadi sekarang antar aku pulang” jawaban ketus dari Eunji membuat Sehun mati gaya saat ini.

Baru saja mereka berpacaran tapi sudah seperti ini mungkin itulah sifat dari Kim Eunji. Sikapnya yang baik membuat banyak orang suka tapi tidak dengan sikap dingin yang dimiliki Kim Eunji itu yang membuat Oh Sehun lebih sabar. Dengan hati terpaksa Sehun mengantar Eunji pulang karna Sehun yang menjemputnya dan pasti Sehun yang mengantar Eunji pulang.

 ****

Saat ini adalah tepat 6 bulan tanggal berkencannya mereka tidak banyak yang mengetahui berita tentang Sehun yang berkencang dengan Eunji karna mereka lebih memilih tidak membicarakan hubungannya itu didepan umum. Tapi Sehun melakukannya secara tidak langsung ketika bersekolah dan kalau diluar sekolah mereka lain lagi dari cerita.

Orang tua mereka berdua telah mengetahui hubungan mereka berdua. Dari pihak Sehun maupuan Eunji sendiri. Kedua orang tua mereka setuju dengan hubungan anaknya itu tapi mereka hanya sebatas pacaran layaknya anak SMA yang terjalin. Pasti ada rasa manis dan pahit dalam suatu hubungan termasuk Sehun dan Eunji.

 ****

Saat ini Sehun tengah bermain dirumah Eunji dan belajar bersama karna Eunji termasuk anak pintar dikelas mereka itu. Tidak ada larangan dari Keluarga Kim saat Sehun bermain diruma Eunji. Karna sebentar lagi mereka akan menghadapi ujian akhir semester dan akan ketingkat yang lebih tinggi yaitu kelas XII.

“aku bosan Eunji-ya. Berhentilah mengoceh” ujar Sehun dengan menguapkan mulut nya yang mulai mengantuk. Sedangkan Eunji menatap malas namjachigu ny aitu “ayolah Sehun. Kita akan menghadapi ujin, kalau kau tidak naik bagainama?” tatap Eunji pada Sehun.

“kan masih ada kau sayang” gelayut Sehun pada lengan Eunji yang empunya lengan hanya memutar kan mata nya “baiklah kita berhenti. Mau ku ambilkan makanan?” ujar Eunji mendapat antusias dari Sehun “kebetulan aku juga lapar” “tunggu lah disini, aku akan kembali” seraya mengucapkan kalimat itu Eunji langsung keluar kamarnya melangkahkan kaki nya menuju dapur yang kebetulan Nyonya Kim tengah memasak untuk makan malam nanti.

“eomma” sapa Eunji pada ibunya tersebut.

“ada apa?” saut Nyonya Kim pada Eunji “Sehun lapar, jadi aku kedapur” jawab Eunji pada eomma nya itu.

“suruh Sehun pulang setelah makan malam nanti” perintah Nyonya Kim yang mendapat anggukan dari Eunji “baik eomma. Aku keatas dulu”

—-

“Sehun. Aku membawakan mu kue Red Velled” ucapan Eunji menggema diseluruh ruangan membuat Sehun terkejut setengah mati “eomma, menyuruh mu untuk makan malam disini. Apakah kau mau?” Sehun menatap Eunji yang membawa kue itu dengan tatapan senang.

“aku sangat mau. Aku juga rindu dengan masakan eomma mu Eunji-ya” jaban Sehun senang karna dia bisa memakan masakan mertuanya itu.

“kalau begitu, makan lah ini” ucap Eunji pada Sehun..

 ****

Senja sudah menunjukkan wujudnya di sebelah barat kali ini. Membuat kedua insan yang berada didalam kamar itu mengeliat karna telah lelah untuk belajar untuk seharian itu. Sehun masih berada dirumah kediaman Tuan Kim saat ini karna Nyoya Kim menyuruhnya untuk makan malam.

“Eunji, Sehun keluarlah waktunya makan malam” panggil Nyonya Kim dari lantai dasar dengan suara Bass nya itu.

Mereka segera keluar saat itu juga karna perut mereka dari tadi telah berbunyi meski tadi mereka sudah memakan kue. “apa kau sudah memberitau eomma mu bahwa kau makan malam disini Sehun-ssi?” tanya Eunji saat menuruni tangga.

“aku belum memberitahu nya” seketika Eunji langsung menjitak kepala Sehun dengan keras “sakit tau sayang” jawab Sehun dengan tangan yang mengelus kepalanya itu.

“cepat beri tahu eomma mu sekarang!” perintah Eunji itu langsung dilakukan oleh Sehun.

****

“eomma” sahun Sehun setelah teleponnya diangkat oleh eomma nya.

“ada apa Sehunnie?” jawab Nyonya Oh diseberang sana.

“aku masih berada dirumah Eunji dan aku akan pulang telat”  Sehun memberitahu eomma nya dengan menatap Eunji gemas.

“Nde Sehunnie. Berikan salam ku pada Nyonya Oh disana” ujar eomma Sehun.

“baiklah eomma. Kalau begitu aku matikan dulu”

“nde” saut seberang.

****

“sudah aku lakukan tuan putri Eunji”

“baguslah, sekarang kita keruang makan. Kajja” ucapan Eunji dengan menarik tangan Sehun.

“kemarilah Sehunnie. Makanan nya sudah siap”

“nde” jawab Sehun sopan pada Nyonya Kim itu.

“baiklah silahkan makan” perintah Nyonya Kim kepada Sehun dan Eunji.

 ****

Setelah mereka selesai makan. Sehun berpamitan untuk pulang. Karna malam semakin larut, besok juda mereka berdua –Sehun dan Eunji- akan bersekolah.tidak lupa Sehun berpamita kepada Nyonya Kim dan juga Eunji.

“aku permisi untuk pulang dulu emeoni” Nyonya Kim yang tengah melihat serial drama di depan Tv itu langsung menoleh kea rah suara Sehun.

“baiklah Sehunnie. Hati-hatilah dijalan karna sekarang sudah malam” perintah Nyonya Kim pada Sehun yang dijwaba dengan anggukan “baiklah eomma”

“Eunji. Antar kan Sehun sampai depan gerbang”

“nde eomma” jawab Eunji dengan menarik tangan Sehun untuk keluar rumahnya itu

“baiklah Sehun. Sekarang kau pulang lah sudah terlalu malam saat ini” setibanya dihalaman Eunji saat itu “baiklah sayang aku pulang dulu”

Sehun menghidupkan mesin motornya diluar halaman rumah Eunji “Jalyajo Kim Eunji” perkataan itu membuat Eunji terkekeh karna selama ini Sehun hanya mengucapkan melalui pesan singkat saat Eunji mengantuk. “Nde, nada Jalyajo Sehunnie” jawab Eunji.

****

Kini malam begitu larut dan tampaknya bagi Eunji tidak. Karna saat ini Eunji sangat senang saat Sehun mengajaknya belajar bersama. Biasanya Sehun tidak mau saat diajak oleh Eunji untuk belajar bersama dirumahnya.

“ada apa dengan mu Kim Eunji” ucap Eunji sambil memegang kedua pipinya yang cabi itu.

“sudahlah lupakan” dengan berlahan Eunji menutup matanya. Supaya hari ini Eunji bisa melupakan sehari yang telah Eunji lakukan bersama dengan Sehun.

 END

 .

.

.

Balik lagi nih. Gimana sama chapter 1 nya gk seru ya *iya

Kalo ada yang tertarik sama ff ini aku bakalan bikin short story nya.

Advertisements

One thought on “Hate you but Love you Sehun (Chapter 2) END

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s