[Ficlet] Kiss You

[Songfic] Kiss You

simbadeer307poster

Author : Cikha Choi
facebook : Cikha Lee Yoonwonited
Twitter : @SimbaDeer307
Length : Songfic
Rating : PG 15+
Genre : Romance
Main Cast :
~ Super Junior Choi Siwon
~ SNSD Im YoonA

Cover by Ohmylady@HSG

Disclaimer: this story pure of my imagination….terinspirasi dari lagunya one direction kiss you. coba bacanya sambil dengerin lagunya.

#happy reading#

Oh I just wanna take you anywhere that you like
we could go out any day any night
Baby I’ll take you there take you there
Baby I’ll take you there yeah

aku sedang duduk bersama Im Yoona, dia adalah temanku sejak kami SMP, sekarang ini aku membantunya mengerjakan tugas kuliahnya. Terkadang diam-diam aku menatapnya dengan kagum. oh dia begitu sempurna, parasnya yang cantik membuat semua namja ingin memilikinya. andai saja ia tau bahwa aku sangat menyukainya lebih dari sekedar seorang sahabat. tapi apalah dayaku, aku terlalu gugup untuk mengatakan “Saranghae”. Berdekatan seperti ini sa sudah membuat jantungku berdegup dua kali lipat.

” Oppa! Apa nanti malam kau sibuk.” Tanyanya yang membuatku langsung salah tingkah tidak karuan.

” Aniy, wae? ” Tanyaku sambil menatap wajahnya.

” Aku ingin mengajakmu ke lotte world, mumpung hari ini sabtu malam minggu pasti ramai. Aku ingin pergi kesana.” katanya menatapku dengan tersenyum manis.

Rasanya seakan darahku berhenti setiap melihatnya tersenyum. Aku tidak menyangka ia mengajakku ke taman hiburan, yah meskipun ini bukanlah yang pertama kita kesana tapi aku sangat senang. aku ingin membawamu kemanapun kau mau, siang maupun malam kita bisa keluar kemanapun kau mau,aku akan membawamu kesana.

” Ya tentu, aku akan menemanimu kesana,kemanapun kau mau.” kataku dengan tersenyum menggoda kearahnya.

” Tssk, jangan tersenyum seperti itu dihadapanku. Itu aneh sekali bagiku.” cibirnya dengan tersenyum.

Yah! Dia mengetahui semuanya tentang diriku. Semua wanita yang melihat senyumku mereka akan jatuh hati padaku. Tapi tidak dengannya, ia menganggap senyumku ini sangat aneh. Dia itu benar-benar membuatku menggila.

” tapi apa kau tak ada kencan dengan wanita-wanitamu itu, aku takut dia akan memarahiku jika selir-selirmu tahu kau sedang jalan denganku.” katanya lagi.

” tidak ada, aku menolak ajakkan mereka semua. ” Yoona megernyitkan dahinya, sepertinya ia penasaran kenapa aku menolak ajakkan mereka.
“Wae?” Tanyanya.

“Karna alarm dalam hatiku mengatakan bahwa hari ini kau akan mengajakku bermain.” Aku melihat dia tertawa mendengar ucapanku.

“Dasar Kau ini suka gombal Ya? Pantas semua wanita tertipu olehmu. Ckckck, Dasar Playboy kelas kakap.” Ejeknya dengan becanda.
“Tapi aku tidak bisa mendapatkan hatimu, Im Yoona.” Kata suara hatiku.

******

Oh tell me tell me tell me how I get your love on
You can get get anything that you want
Baby just shout it out shout it out
Baby just shout it out yeah

Hari telah menunjukkan jam 16.00, Aku sedang menunggunya dibasement apartmentnya. Aku bersandar disamping mobilku sambil memainkan Iphone ku. Aku menatap foto kami berdua dengan tersenyum. Di foto itu kami berpelukkan, ia terlihat cantik dengan senyumnya yang menunjukkan lesung pipinya.

Saat aku sedang asyik memandanginya diponselku, tiba- tiba ia sudah ada dihadapanku.

” Aigoo Asyik sekali? Sampai-sampai kau tidak menyadari kedatanganku, Oppa!” Katanya yang langsung membuatku mendongakkan kepalaku.

Deg! Betapa cantiknya penampilannya saat ini. Dengan kemeja kotak-kotak berwarna pink dan di padu dengan rok diatas lutut berwarna biru yang membuat penampilannya terlihat manis serta rambut sebahunya yang ia gerai dan ia beri jepit bunga disisi kanannya.

“Yeppo!” gumamku dengan terpana. Aku melihat wajahnya yang merah merona karna malu.
“Mainhae membuatmu menunggu lama” Ucapnya dengan lembut.

“Gwenchana, Kajja kita berangkat sekarang.” kataku dengan menunjukan senyum terbaikku sambil membukakan pintu untuknya. Ia pun masuk dengan senyum yang terus terhias diwajah cantiknya.

Aku pun melajukan mobilku meninggalkan apartment yoona menuju lotte world, setelah beberapa menit perjalanan, tidak terasa kita pun sudah sampai di tempat yang kita tuju.

Aku merasa bahagia jika melihatnya sesenang ini. Kami pun berjalan memasukki taman hiburan itu. Suasana di taman ini tidak pernah sepi dari para pengunjung. Dari anak-anak orang dewasa, remaja maupun kakek-kakek dan nenek.

“Waahh, ramai sekali.” kata Yoona sambil menikmati suasana ramai ditaman ini.
“Jelas saja. Inikan hari sabtu malam minggu. Jadi banyak para pasangan berkencan disini.” Kataku sambil berjalan mengikutinya dari belakang.

” Ahh, lihat itu oppa! kajja kita naik itu” katanya dengan menarik lenganku seperti anak kecil yang sedang meminta mainan. aku hanya tersenyum melihat tingkahnya yang menggemaskan.kau boleh minta apapun yang kau mau, semuanya akan ku lakukan untukmu,asalkan kau terus bersamaku,katakan saja kasih. Bantinku.

And if you you want me to Let’s make our move
Yeah so tell me girl

Kami sedang menikmati permainan komedi putar sembari mengobrol dan bercanda. Hari ini benar-benar hari yang paling membahagiakan bagiku. Oh Yoona! beritahu aku bagaimana cara agar aku dapat menggapai cintamu. begitu banyak namja yang menginginkanmu. Sungguh Aku tidak rela jika mereka menatapmu seperti itu.

If every time we touch
You get this kinda rush
Baby say yeah yeah
If you don’t wanna, take it slow

Setelah kami menikmati beberapa wahana, aku mengajaknya untuk duduk dibangku rest area. Ia mengedarkan pandangannya melihat beberapa keluarga yang sedang asyik bercengkrama. Beberapa anak kecil berlarian kesana kemari.

Aku tersenyum menatap wajahnya yang lelah tapi ia masih tersenyum bahagia. Sumpah demi apapun aku tidak akan pernah membuat senyumannya menghilang. Karna hari ini kita telah lewati malam ini berdua penuh canda dan tawa.

“Yoong,apa kau mau ice cream.” tawarku saat aku melihat seorang penjual ice cream disebrang sana. dia mengangguk.

” hmm… aku ingin es krim rasa strowberry.”

” baiklah, tunggu sebentar. Aku akan membelikannya untukmu. ” kataku sambil berlari menuju penjual es krim. tidak butuh waktu lama aku sudah kembali membawa es krim kesukaannya.

” Taaraa! Ini pesananmu tuan putri ” kataku dengan menyodorkan es itu padanya. Ia menerimanya dengan tertawa.

” gomawo oppa ”
” cheomanayo ” balasku sambil memakan es krim milikku. Lalu dia memakan es krimnya dengan pelan, dia begitu menikmati es krimnya seperti anak kecil saja.

“kau mau mencoba punyaku yoong, ini rasanya sangat enak sekali.” kataku menawarkan es krim punyaku sambil menyuapinya.

“Jinjja,” katanya lalu ia memakan es krim yang aku suapi padanya.

“hmm…rasanya enak sekali. Sekarang giliranmu, kau juga harus mencoba punyaku juga ” Lalu Yoona menyuapiku dan ia sengaja menodai hidungku dengan es krimnya. Dia tertawa dengan keras.

“Yak! Yoong kau sengaja ya.” Kataku pura-pura kesal sambil membersihkan sisa es krim di hidungku. Lalu aku memeluknya agar dia tidak bisa melawan, kemudian aku membalasnya dengan menorehkan es krim di pipinya.

“Yaakk! Oppa apa yang kau lakukan. Yaak! Aku tidak mau.” Jeritnya sambil meronta-ronta menghalangi wajahnya. Tapi aku berhasil menorehkan es krim itu kewajahnya.
“Ish, Oppa.” rajuknya. Aku tersenyum mendengarnya.

*****

And you just wanna take me home
Baby say yeah yeah and let me kiss you
Oh baby baby don’t you know you got what I need

Waktu masih menunjukkan jam 9 malam, tapi kau sudah mengajakku pulang. padahal aku masih ingin bersamamu, kenapa waktu begitu cepat berlalu.

“oppa ayo kita pulang sekarang.” katanya lembut. aku hanya menganggukkan kepala.

saat perjalanan pulang kita tidak banyak bicara. Hanya terdengar bisingan mobil dan juga mobil yang berlalu lalang. aku menatap wajahnya sekilas, ternyata ia sedang tertidur.

disaat tertidur pun dia masih terlihat cantik, aku mencoba menyentuh wajahnya dengan tangan kananku dan yang satunya lagi masih mengendalikan setir. Aku singkirkan surai yang menutupi sebagian wajah cantiknya.

“Yoong, tahukah kau, jika dirimu punya yang kubutuhkan, kau selalu memahami tentang diriku, saat aku mempunya masalah dengan wanita-wanitaku kau selalu membantuku, kau selalu ada untukku.” Ucapku tanpa ia mendengarnya. Aku menghentikan mobilku tepat di basemant apartemennya. Kita sudah sampai tapi Yoona masih asyik dengan mimpinya. Aku tersenyum melihat wajahnya yang tertidur pulas.

Hingga senyumku memudar saat mataku terpaku melihat bibir mungilnya yang indah. Ku sentuh bibirnya lembut dengan tersenyum aneh. Ingin rasanya aku mengecup bibirnya. Kapan aku merasakannya? tiba-tiba Yoona melenguh dan membuka matanya perlahan.

” eung,oppa apa yang kau lakukan,kita sudah sampai? ” katanya terkejut sambil melihat keluar jendela.
” dne kita sudah sampai,tadi aku melihat ada nyamuk di wajahmu,” kataku dengan gugup.
” O, ya sudah aku masuk dulu ne.oppa hati-hati dijalan,gomawo sudah mau menemaniku.” katanya dengan tersenyum kemudian ia turun dari mobilku.aku menganggukkan kepalaku.

” kemana pun kau mau aku siap untuk menemanimu.” kataku dengan senang hati.
” ck, kau ini,aku bukan wanita yang mudah kau rayu oppa ” katanya dengan mencubit pinggangku.kemudian dia berjalan memasuki lobbi apartmentnya.

******

Looking so good from your head to your feet
Come on come over here over here
come on come over here yeah
I just wanna show you off to all of my friends

hari ini kampus kita mengadakan pesta setiap tahunnya, dan biasanya dipesta itu akan dipilih pasangan yang serasi dan kompak yang akan menjadi putri dan pangeran. Aku berharap semoga malam ini kami akan menjadi prince and princess seperti tahun lalu.

sekarang ini aku sedang menjemputnya. Ia pasti sudah menungguku. Saat aku sampai di apartmennya, aku melihatnya berdiri dengan wajah kesal. Aku pun menghentikan mobilku tepat dihadapannya dan menurunkan kaca mobilku.

“Isshh, Oppa? Kau tau jam berapa ini? Acaranya sudah mau dimulai.” Omelnya dengan menyilangkan tangannya.
“Mainhae, aku harus memberi makan Jerry dulu.” Kataku memberi alasan.
“Ya sudah ayo kita berangkat?” Perintahnya sambil maauk kemobil. Aku pun melajukan mobilku dengan kepetan sedang.

Diperjalanan kami hanya diam, sibuk dengan pikiran kita masing-masing. Ia tengah asyik memandang kearah luar jendela. Sedangkan Aku fokus menyetir sesekali meliriknya dengan ekor mataku.

“hmhm…kau terlihat cantik malam ini.” Kataku membuka suasana hening diantara kita. Ku lihat ia tersenyum.

“Gomawo, hari ini oppa juga terlihat tampan” Pujinya dengan tersipu malu.

“kau baru menyadari kalau aku ini tampan.” kataku dengan nada menggoda.
“Mwo? Ashh, jinjja. kepercaya diri mu tinggi sekali oppa. kalau begitu aku tarik lagi ucapanku tadi. kau terlihat sangat jelek, benar-benar jelek.” katanya dengan berpura-pura kesal.

“Yak! Mana bisa begitu. sudah akui saja kalau aku ini memang tampan, Iya kan?” godaku lagi sambil mencolek lengannya.
“yak! Jangan colek-colek, kau ini sengaja menggodaku ya.” katanya sambil menatapku galak.

“Ish, kau ini galak sekali. Pantas saja tidak ada namja yang mau mendekatimu.” Kataku mengejeknya.

“Ya! Ya! Bicara apa kau. Kata siapa tidak ada namja yang mendekatiku, banyak namja yang mendekatiku, tapi aku menolaknya karna….” Ucapnya menggantung.

“Karna apa eoh? Karna kau memang galak” Tanyaku dengan tertawa. Ku lihat ia memanyunkan bibirnya dan terlihat kesal.

“Karena aku menyukai namja lain.” Ucapnya dengan ketus. Aku tersenyum miris saat mendengar ia menyukai namja lain. Kemudian suasana didalam mobil kembali sunyi.

******

Making them drool on their chiny chin chins
Baby be mine tonight mine tonight
Baby be mine tonight yeah, Let me kiss you
Yeah so tell me girl, If every time we touch
You get this kinda rush

tak terasa kita sudah sampai di pesta dan kini kita memasuki pesta itu bersama. Aku menyodorkan lenganku, dan ia mengaitkan tangannya kelenganku. Kami berjalan beriringan memasuki ruangan tersebut, sehingga semua mata tertuju pada kita berdua.

aku ingin membuat mereka semua para namja iri padaku melihat aku bersama Yoona, gadis cantik dan primadona para namja. tidak berapa lama, pestanya pun dimulai. Hingga acara yang kami tunggu-tunggu tlah tiba yaitu siapa yang akan menjadi prince and princess malam hari ini.

Saat sang MC membacakan bahwa aku dan Yoona pemenangnya, aku merasa senang sekali. Ribuan bunga seakan menyeruak dalam tubuhku. Semua siswa bersorak dan memberi tepuk tangan pada kami berdua. Malam ini benar-benar akan menjadi malam yang paling indah dan tak terlupakan.

setelah penobatan itu semua mahasiswa disini berdansa dilantai dansa. begitu denganku dan yoona, kami juga berdansa bersama. aku menatap wajahnya lekat dan kami saling memandang dengan senyuman. meskipun wajahnya terhalangi oleh topeng tapi aku dapat melihatnya.

entah keberanian dari mana aku mulai mendekatkan wajahku ke wajahnya, dengan perlahan aku mendaratkan bibirku tepat dibibirnya. Dengan lampu tidak cukup terang aku mencium bibir merahnya dengan lembut, Yoona hanya terdiam, ia tidak menolak ataupun membalasnya. Yang pasti jantungku kembali berdetak dua kali lebih kencang.

Ooh kasih beritahu aku, apa kau merasakan hal yang sama setiap kita bersentuhan, apa kau merasakan debaran seperti ini.

*******

Baby say yeah yeah, If every time we touch
You get this kinda rush
Baby say yeah If you don’t wanna, take it slow
And you just wanna take me home
Baby say and let me kiss you

kasih katakan jika kau merasakan debaran seperti yang kurasakan saat bersentuhan denganmu. Aku berharap kau merasakan hal yang sama denganku.

tapi tiba-tiba saja dia mendorong dadaku dan berlari meninggalkan pesta. aku hanya menatap kepergiaannya, tanpa aku mengejarnya. bodoh aku memang bodoh, aku tidak sanggup mengatakan jika aku mencintaimu. Aku terus saja merutuki diriku sendiri.

Deengan langkah cepat aku pun memutuskan untuk menyusulnya. berlari mengejarnya dan akan ku jelaskan semuanya kesalah pahaman ini. aku tidak ingin dia marah padaku. aku harus menjelaskan semua perasaanku tentangnya.

*****

di luar gedung Universitas Dongguk sedang hujan dan aku melihatnya terus berlari menerobos hujan yang turun lebat. aku mengejarnya dan menarik tangannya, sehingga dia berbalik menatapku.

” deer, ku mohon! maafkan aku! aku tak bermaksud untuk… ” kataku yang tiba-tiba terpotong oleh ucapannya.

“sudah lupakan saja oppa, anggap semuanya tidak pernah terjadi.” katanya datar dengan suara bergetar, lalu ia menghempaskan tanganku dan kembali pergi meninggalkanku. tapi aku masih bisa menahannya. aku menatap mata indahnya dengan lekat. dia menangis oh tuhan aku tak mau melihatnya menangis.

“Hajiman, aku bisa jelaskan semuanya deer.” kataku dengan menahan tangannya erat.

“tidak perlu.” katanya dingin sedingin hujan membasahi tubuh kita berdua. dengan kuat ia menghempaskan cekalanku dan melangkah pergi.

“saranghae! naega jeongmal saranghabnika ” teriakku yang membuatnya berhenti seketika tanpa menoleh kearahku.

“Dari dulu aku sudah mennyukaimu, entah sejak kapan rasa ini tumbuh. Tapi aku benar-benar sangat nyaman jika aku berada didekatmu. kau alasanku kenapa aku sering jalan dengan wanita lain dan suka berganti-ganti wanita? itu karenamu, karna aku ingin menarik perhatianmu.” kataku panjang lebar tentang perasaanku padanya selama ini. aku sudah tidak bisa menahan perasaan ini terlalu lama.

Kulihat dia membalikkan tubuhnya dan menatapku dengan mata berkaca-kaca. aku dengan perlahan berjalan mendekat kearahnya. Aku meraih jemari lentiknya dengan lembut dan menatapnya dalam.

“maukah kau menjadi yeojachinguku deer? aku berjanji akan membahagiakanmu, dan tidak akan mengecewakanmu.” kataku dengan setulus hatiku. Dia terdiam cukup lama, sebelum ia menjawab pertanyaanku.

” mianhae oppa aku tak bisa ” katanya lirih sambil menarik tangannya dari genggamanku. aku menatapnya penuh dengan kecewa, Oh tuhan…seperti inikah rasanya patah hati, begitu sakit dan menyesakkan dada. aku tersenyum miris menerima kenyataan ini.

“Arasso, Mainhae telah membuatmu tak nyaman dengan semua ini. Kajja! Aku antar kau pulang ” kataku dengan nada sedikit kecewa, kemudian aku membalikkan badanku dan berjalan menuju mobilku yang terparkir dibasement kampus.

Tapi langkahku terhenti saat secara mendadak aku merasakan sebuah tangan memelukku dari belakang. Aku sedikit terkejut dengan apa yang dia lakukan.

“aku tidak bisa menolakmu oppa, nado saranghae. ” katanya lirih yang membuatku terkejut mendengarnya. aku membalikkan tubuhku menatap mata indahnya dengan lekat.

“Mwo? kau bilang apa barusan? coba kau ulangi lagi,” kataku ingin memastikan apa yang dengar tadi bukanlah mimpi.

“Tssk, tidak mau. Tidak ada kata pengulangan lagi.” katanya sambil berlaku dariku. Aku mengikutinya dari belakang.
“Mwo? Ayolah Yoong katakan sekali lagi. Aku tidak dengar tadi.” Kataku mulai merajuk.
“Tidak mau!” Ucapnya dengan tertawa sambil berjalan mendahuluiku. Aku tersenyum senang lalu aku menariknya dan aku memeluk pinggangnya erat.

“yak! oppa apa yang kau lakukan?” Serunya dengan kaget sembari berusaha melepaskan pelukkanku.

“Aku ingin kau mengatakannya sekali lagi. Aku ingin mendengarnya. kalau kau tidak mengulanginya lagi, aku akan…”

“Akan apa?” katanya memotong ucapanku dengan tersenyum.

aku tersenyum menggoda kearahnya dan dengan cepat aku menarik tengkuknya dan ku kecup bibir mungilnya dengan lembut. Ku kulum bibir bawahnya secara bergantian. Perlahan Dia membalas ciumanku dengan lembut. Dan kini kami berciuman dibawah guyuran hujan yang menjadi saksi bisu cinta kita malam ini.

***** THE END *****

Note : Annyeong! bagaimana ceritanya? geje bgt ya? Makhlum masih belajar. ini FF aq ambil dari lagu favorit aq. Dan maaf Typo banyak typo dan kata kata yang kurang dimengerti.mianhae jeongmal mianhae.

Advertisements

21 thoughts on “[Ficlet] Kiss You

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s