[VIGNETTE] Freelance – Scream Out Loud

cover idwgts 2

SCREAM OUT LOUD

Author : Eunjuhee

Main Cast : Byun Baek Hyun(EXO) & Park Hye Sung.

Support Cast : Find it by yourself!

Genre : Fluff.

Length : Vignette(±2000)

Rating : PG-13

Disclaimer : All story is mine, I’m so sorry for the typo. Everybody pls RCL^^ and don’t be a plagiator.

This story also publish in here.

**

Brakkk

Buku itu dibanting oleh pria paruh baya yang menggunakan kacamata itu, gadis manis yang ada dihadapannya hanya tertunduk diam, ia tak ingin membalasnya dengan amarahnya, tentu saja ia takut akan kemarahan ayah ini.

“Park-Hye-Sung!”bentaknya.

Gadis didepannya semakin mengerucut takut, “Aku mohon Appa! Aku janji aku tidak akan berbuat seperti itu lagi! Aku janji akan memperbaiki nilaiku!”teriak sang gadis yang bernama Hyesung ini.

Appa Hyesung kali ini menghela nafas panjangnya sambil melipatkan kedua tangannya didepan dadanya, “Berikan benda itu.”

Mata Hyesung membulat seperti terkejut, “A-apa? Tidak! Aku tidak akan memberikannya!”

Hap… Appa Hyesung terlebih dulu menarik tas Hyesung yang terletak diatas mejanya, lalu mengambil beberapa benda miliknya, ya apalagi kalau bukan dompetnya yang berisi kartu debit dan ATM juga ponselnya. “Perbaikilah nilaimu bulan ini,jika belum jangan harap semua ini akan kembali.”

Hyesung berdiri dengan cepat, “Aku akan membuatnya kembali.” Ujarnya, sungguh dingin sekali tatapan gadis ini, ia lalu pergi menuju kamarnya.

Hyesung menghempaskan tubuhnya diranjang empuknya, “AAAAAAAAA”teriaknya.

“Bodoh Hyesung! Kau bodoh!” ia terus-menerus menyalahkan dirinya sendiri, ya memang dia sangat salah dan bahkan sudah melampaui batas kesalahannya sebagai siswa di salah satu Senior High School terkenal yang hanya dihuni oleh kalangan atas dan juga murid yang pintar. Dia selalu membolos di kursusnya hanya untuk pergi ke mall, ia bahkan sering membolos jam pelajaran untuk ke kantin, bahkan yang lebih parah ia suka menghambur-hamburkan tabungannya hanya untuk membeli barang yang bahkan tidak berguna, seperti halnya sepatu high heels 20 cm berharga 2kali lipat iPhone 6 plus yang ukurannya 2kali lebih kecil dari pada kaki Hyesung, tentu saja dia tak akan memakainya, Hyesung hanya menjadikannya sebagai koleksinya.

“Nona, teman anda Yoon Baek Hee sedang menunggu anda dibawah.” Suara Bibi Jung, pembantu dirumah keluarga Park terdengar sampai ujung telinga Hyesung.

“Neeee….”balasnya sambil beteriak.

Hyesung membuka pintu kamarnya lalu menuruni anak tangga dan menemui temannya, Yoon Baek Hee yang sudah menunggunya di taman rumahnya.

Hyesung sampai ditaman rumahnya dan mendapati Baekhee yang sedang asyik melihat kura-kura peliharaannya bermain di kolam, “Apa kau sering memberi makan kura-kura ini?” tanya Baekhee.

“Ya..jika aku ingat.”balas Hyesung singkat.

Baekhee memutar bola matanya malas, “Sampai kapan kau memenuhi semua hasratmu untuk membeli sesuatu yang bahkan kau tidak ingin menjaga bahkan merawatnya Park Hye Sung?”

“Sampai sekarang hwaaaaa!!!!! Baek Hee……kartu debitku disitaaaaa…. sekarang hidupku merana…aku bahkan telah mencancel pembelian T-Shirt berlogo EXO planet…hiks..hiksss..”

Setelah ringisan Hyesung berhenti, Baekhee mulai membuka telinganya yang sedari tadi ditutup oleh tangannya, ya jika dia tidak menutupnya mungkin Baekhee akan tuli, “Aissshhh,sudah ku bilang kan? Kau ini memang benar-benar nekad.”

“Hwaaaa…..jadi aku harus bagaimana? Aku tidak bisa hidup tanpa merekaaaa…..”

**

Sudah hampir 2 hari Hyesung merengek terus-menerus pada Baekhee yang tak tau apa-apa, bahkan Baekhee bingung ingin menenangkannya dengan cara apa.

“Sudahlah apa kau tidak lelah merengek terus-menerus? Aku saja yang mendengarnya sudah muak!” cetus Baekhee.

“Hwaaaa….Baekheee kau ini-”

TINNNNNN

Klakson mobil berbunyi keras dibelakang 2 gadis ini berjalan, “Hey kami juga punya telinga!”seru Hyesung saat mobil itu lewat.

Drrrrtttt….drrrtttt….

Ponsel Baekhee bergetar, ia membuka poselnya dan membaca sebuah pesan. “Hyesung sepertinya aku harus naik taxi, eomma menyuruhku cepat pulang.”

“Yaa… baiklah hati-hati…”

Hyesung POV

Aku berjalan sendirian menusuri komplek rumahku yang sepi. Huh…mengapa cuaca hari ini begitu panas? Belum lagi ini adalah…ahhh hari sabtu! Biasanya aku selalu ke mall,tapi sekarang? Arghhh… gara-gara nilai raportku hancur, Appa mengambil alih semuanya! Baiklah mulai sekarang aku akan belajar pada Baek Hee!

Aku masuk kedalam rumahku,seperti biasanya aku hanya melepas sepatuku kemudian menggantinya dengan sandal lalu menaiki tangga spiral rumah ini dan berujung pada pintu kayu bercat putih, aku masuk kedalamnya lalu merebahkan tubuhku ke ranjangku.

Huhh..mengapa sekolah begitu melelahkan? Tidak seperti mall atau berbelanja, tidak ada malasnya sampai kapanpun.

Detik demi detik berganti jam lalu hari, minggu pagi, aku habiskan untuk jogging disekitar komplek ini, aku memasang earphone pada kedua telingaku, mendengarkan alunan lagu dari boyband EXO setidaknya membuat pagi ini terasa begitu…..tenanggg…..

BUGGG

“awww”rintihku, sial! Ada yang menenggorku.

“Maafkan aku!”ujarnya sambil melanjutkan joggingnya. Cih… dasar orang aneh, dia jogging menggunakan hoodie,masker dan juga kacamata. Apakah dia benar-benar jelek sampai dia malu dan akhirnya menutup wajahnya?

Aku menyelesaikan kegiatan joggingku dan memutuskan untuk mengunjungi rumah Yoon Baek Hee yang terletak didepan rumahku.

Aku hendak menekan bel masuk rumah keluarga itu, tapi buru-buru pandanganku beralih pada sosok yang menabrakku tadi, sepertinya aku mengenal hoodie itu, seperti milik Baekhyun EXO dan Kris Wu dan juga Jungkook dan juga J-Hope tapi…

“Hey Park Hye Sung! Sedang apa berdiri saja?” Baekhee mengagetkanku.

“Oh hey aku h-hanya ingin belajar padamu.”ucapku.

“A-apa? Belajar? Apa aku tidak salah dengar?” ledek Baekhee padaku dengan tawa khasnya, ugh..dia begitu menjijikkan saat tertawa.

“Masuklah.”

“Ne.”

Aku masuk kedalam rumah Baekhee, duduk di sofa tamu setelah Baekhee mempesilahkanku duduk, “Aku akan mengambil peralatanku dulu diatas.”sahutnya. aku hanya mengangguk mengiyakan.

Eh tunggu, tadi aku sedang memikirkan sosok itu, apa dia pembantu baru di keluarga ini? Ah aneh sekali.

“Kau bawa buku tidak?”tanya Baekhee mengagetkanku lagi.

“Hey bisakah kau tidak mengagetkanku?”teriakku.

“Hey bisakah kau tidak meneriakiku?”balasnya.

“Ya…baiklah. aku tidak membawanya. Ajari aku saja tentang matematika dari awal mateeri hingga akhir.”

“Mwo? Apa kau gila? Kau ini dasar!”

“Wae? Memangnya tidak boleh?”

“Biasanya orang lain hanya akan memintaku mengajari mereka beberapa bab saja, tapi Kau? Apa kau benar-benar tidak paham?”

“Aku hanya mengerti 1 bab saja tentang diskon hehehe”

“Hmmm… baiklah kita mulai dengan-”

“Heyyyy tungu!” potongk. Ternyata benar! Sosok itu adalah bagian dari rumah ini, dia bahkan dengan leluasa menaiki tangga rumah keluarga Baekhee.

“Siapa dia? Siapa orang yang menaiki tangga tersebut? Siapa?” tanyaku sambil menunjukan arah dimana orang itu sedang menaiki tangga.

Aku melihat wajah Baekhee yang berubah datar kemudian ia menghembuskan nafasnya, “Kau harus janji tidak akan teriak.”

Aku mengangguk mengiyakan setelah mendengarnya. Jantungku berdebar-debar, siapa sebenarnya orang itu?

“Dia Byun Baek Hyun.”

“MWOOO????!!!!!”teriakku.

“Yakkk!!! Hyesung! Sudah ku bilang kau jangan teriakkkk!!!!”

“Bagaimana bisa dia d-disini? B-bagaimana b-bisa d-dia-”

“Dia sepupuku.”

MWOOOO!!!! Aku benar-benar tidak percaya dengan Baekhee! Byun Baek Hyun? Member EXO? Sepupunya?

“Mengapa bisa begitu?”tanyaku heran.

“Bisa saja karena kami adalah saudara.” Ia menyipitkan matanya membentuk eyesmilenya.

“Kenapa kau tidak memberitahuku Baekhee! Kau kan tau aku fans berat merekaaaaaa!”

“Yakkkk! Hyesung kau hampir saja membuat rumahku roboh!”

Tap…tap..tap…

Terdengar suara langkah kaki seseorang menuruni anak tangga, hoodie itu.. ah! Benar dia Byun Baek Hyun! Kali ini dia hanya menggunakan hoodie nya saja, wajahnya begitu jelas, semakin jelas,lebih jelas,dekat,semakin dekat dan… OMO! Dia menghampiriku! Oh dia menghampiri kami!

“Jika kalian ingin adu teriak, teriaklah di rekaman.” Sahutnya dingin pada kami, aku hanya menganga melihat wajah idolaku sedekat ini dan bahkan berbicara didepanku. Walaupun nada bicaranya mengejek dan dingin tapi itu semua membuatku..ahh..jatuh cinta…

“Hey aku tidak berteriak. Dia yang teriak.” Baekhee menunjukkan telunjuknya padaku, OMO dia menatapku! Byun Baek Hyun menatapku.

Ia tersenyum, “Kau bohong Yoon Baek Hee, tidak mungkin jika gadis manis seperti dia memiliki teriakan yang melengking bahkan hampir terdengar sampai kamarku.”

“Dia sangat manis”sambungnya lalu pergi dan menaiki tangga menuju atas lagi.

OH MY GOD! Tubuhku rasanya ingin melayang dan terbang ke angkasa…. dia begitu tampan dan manis, ah tunggu! Dia mengatakan kalau aku manis? Gadis manis? Sangat manis? Ahhh.. Byun Baek Hyun kau benar-benar membuatku….jatuh cintaaaa!

“Hey sudahlah, dia hanya mempermainkanmu saja.”sahut Baekhee datar.

Aku membalasnya dengan tatapan tajam, “Hey bilang saja kau cemburu”

Baekhee terkekeh mendengar jawabanku, “Cemburu? Kau fikir aku cemburu? Aku bahkan sama sekali tidak tertarik dengan pria cerewet seperti dia.”

“Lalu? Oh iya mengapa dia ada dirumahmu?”

“Rumahnya sedang direnovasi, orangtuanya mengirimnya kerumahku ya sekalian menjagaku karena muai besok orangtuaku mengadakan tour bisnisnya di eropa.”

“j-jadi? Baekhyun akan tinggal disini?”

Baekhee menganggukinya, YEAYYY!!!

**

Semenjak Byun Baek Hyun tinggal di rumah Baekhee, aku jadi sering pergi kerumahnya, awalnya tujuanku hanyalah belajar, tapi terkadang aku juga menanyakan kabar Baekhyun.

Hari ini aku kembali belajar dirumah Baekhee, aku duduk tepi ranjang kamar Baekhee, karena dia sedang asyik berbaring.

“Hey Yoon Baek Hee, apa Byun Baek Hyun hari ini sedang ada jadwal?”tanyaku.

Baekhee menaikkan sebelah alisnya lalu memberikan smirk-nya, “Katakan jujur padaku, sebenarnya niatmu ingin belajar atau bertemu dengannya?”

Aku menggingit bibir bawahku merasa malu pada Baekhee, ah sial! Kenapa dia bertanya seperti itu?

“Apa kau benar-benar menyukainya?” pertanyaan Baekhee benar-benar membuat jantungku berdebar-debar. Tuhan, mengapa dia bertanya seperti ini?

“Jika kau ingin mendapatkannya, kau harus pintar! Baekhyun-oppa tidak menyukai gadis pemalas yang suka menghambur-hamburkan uang dan-”

BUGGG

“awww”rintihnya, aku memang sengaja melemparkan boneka minions yang sedari tadi aku pegang.

“Baiklah aku akan belajar sungguh-sungguh, seperti katamu demi Baekhyun dan juga fasilitasku.”jawabku.

Well, kau tunggu dulu disini ne? Aku ada perlu dengan Jung Soo, aku ingin meminta kembali buku catatanku.” Ia lalu beranjak dari ranjangnya.

“Yak!!! Kau mau kemana? Apa kau akan meninggalkanku?”teriakku.

“Kau tunggu saja dibalkon, aku tidak lama!”balasnya.

Hmmhhh.. baiklah demi Baekhyun dan fasilitasku akan aku lakukan semua ini. Tapi tidak biasanya ia menyuruhku untuk menunggu di balkon, bukannya dia tidak menyukai balkon rumahnya?

Aku berjalan dengan lambat hingga akhirnya aku sampai di balkon rumah itu dan… OMO!

“Apa terjadi sesuatu?” tanya Baekhyun yang entah dari kapan duduk di kursi yang ada di balkon itu.

BLUSSSHHH

Entah sihir atau apa wajahku berubah seperti kepiting rebus.

“A-aku hanya disuruh menunggu d-disini oleh Baekhee, d-dia sedang kerumah Jungsoo, tapi jika aku mengganggumu aku akan pergi.”ucapku terbata-bata.

Hendak aku ingin pergi meninggalkan balkon tetapi senyuman Baekhyun menghentikan niatku, “Kau tidak menggangguku, duduklah disini.” Baekhyun menepuk-nepukkan kursi yang ia tunjukkan padaku agar aku duduk disana.

Aku menuruti permintaannya. Tubuhku sekarang benar-benar terkunci,aku hampir tidak merasakan relaxasi, tubuhku tegang dan bicaraku mulai gagap. Ahhh… mengapa ini?!!!

“Jadi namamu Hyesung?”tanyanya membuka awal percakapan antara kami.

Aku mengangguk, sepertinya lidah ku kelu untuk menjawabnya.

“Kudengar kau EXO-L.”sambungnya.

Aku menganggukinya lagi.

“Hey! Aku hanya ingin mendengar teriakanmu, kenapa kau diam saja?”tanyanya.

“Maafkan aku, Baekhyun-ssi. A-aku aku hanya gugup berada didekatmu.”ucapku sembari menundukkan wajahku yang benar-benar merah.

Aku merasakan hembusan nafas kasar Baekhyun yang perlahan mulai mendekati wajahku, benar benar terasa, aku curiga dia ingin melakukan apa, perlahan aku sedikit mendongakkan wajahku. OMO wajahnya begitu dekat denganku! Begitu dekat,semakin dekat,hingga aku bisa merasakan hidungku menempel dengannya. Perlahan ia menempelkan bibirnya pada bibirku, menekannya kemudian melumatnya lembut, lama.. semakin lama.. sungguh ini first kiss ku! Aku hanya bisa memejamkan mataku, sedangkan Baekhyun? Ah aku mendengarnya terkekeh disela-sela ciuman ini.

Ia kemudian melepaskannya perlahan, “Jangan lagi kau gugup, aku hanya menyukaimu.”ujarnya.

“MWO?!!!”teriakku kambuh lagi hingga Baekhyun menutup telinganya dengan tangannya.

“mmm..maafkan aku, aku hanya terlalu senang.”sambungku.

Ia hanya tersenyum lalu menasihatiku tentang belajarku, ternyata Baekhyun sudah mengetahui semuanya dari Baekhee. Dan kejadian di balkon ini juga sudah direncanakan oleh mereka sebelumnya. Aishhh..menyebalkan.

**

Author POV

“Bagaimana hasil ulanganku bulan ini? Bagus bukan?”tanya Hyesung pada Appanya.

Senyuman lebar tercipta di wajahnya, “Ini baru anak appa! Baiklah appa akan mengizinkanmu kencan dengannya.”

“Mwo? Bagaimana, bagaimana appa bisa tahu?” tanya Hyesung heran. Sebelumnya ia tidak pernah bercerita sedikitpun mengenai hubungannya dengan Baekhyun yang sudah berjalan 2minggu ini setelah kejadian di balkon itu.

“Baekhee yang memberitahu Appa.”

“Jadi? Apa aku boleh berkencan dengannya?”tanya Hyesung penuh semangat.

Appa nya mengangguk, “Dia yang membuat kau menjadi semangat belajar, Appa akan terus mendukung kalian!”

“YEAY! Terimakasih Appa!”

Malam ini Hyesung berencana akan berkencan dengan Baekhyun, tentu saja bukan ditempat umum. Bisa-bisa jika mereka kencan ditempat umum, maka Hyesung akan babak belur.

Ting Tong…

Bel rumah keluarga Park berbunyi, Hyesung dengan tergopoh-gopoh menuruni anak tangga sambil menjinjing sepatunya, ia lalu membuka pintu dan mendapati Baelhyun dengan wajah….murung?

“Apa terjadi sesuatu?”tanya Hyesung.

“Maafkan aku, aku harus ke dorm. Ada latihan untuk showcase besok. Aku juga akan pindah ke rumahku lagi.”ujarnya

JEDERRRR

Rasanya hati Hyesung hancur berkeping-keping mendengarnya, tapi ia masih begitu kuat hingga masih bisa memberikan senyumannya, “Begitu ya? Baiklah..tidak apa.. kau harus tetap semangat ne?”

“Ne, maafkan aku sayang, aku janji akan mengganti kencan malam ini dengan ikrar suci kita tahun depan.”jawab Baekhyun asal.

Hyesung buru-buru menginjak kaki Baekhyun hingga kesakitan, “Aku ini masih murid sekolah!”

“Yakkk! Terserah kau saja.”jawab Baekhyun singkat.

Chu~

Serangan mendadak Byun Baek Hyun yang mengakibatkan bibir Hyesung basah dan mukanya memerah mengkambuhkan teriakan Hyesung, “YAKKKK! BYUN BAEK HYUN!!!!”

-END-

Gimana nih ceritanya?>< ini karya pertamaku yang aku publish disini^^ jangan lupa setelah membacanya comment ya^^ don’t be a silent readers^^

Advertisements