One Day On Valentine Day

one day on valentine day

Author: seobabywook
Rate: PG 15+
Length: ficlet
Genre: romance, fluff, married life
Poster by: seobabywook
Cast:
-Lee Sungmin (Sungmin)
-Kim/Lee Saeun (Saeun)
-Super Junior Members

-Happy Reading-

Pagi yang cerah, matahari tampak bersinar menerangi bumi, tepatnya di Korea dan di apartemen kediaman Lee Sungmin dan Lee Saeun yang tak terasa telah menjadi sepasang suami-istri selama 2 bulan. Ya, tanggal 13 Februari kemarin mereka baru saja Anniversary yang ke-dua bulan. Tetapi kemarin tidak ada apapun yang diberikan sang Suami untuk dirinya karena Sungmin terlalu sibuk dengan konser world tour nya yaitu Super Show 6. Yang ia terima dari Sungmin hanyalah sebuah SMS yang bertuliskan ‘Happy Anniversary yang kedua yeobo, maaf jika hari ini aku tidak memiliki waktu untukmu.’. Hanya itulah yang diterima oleh Saeun. Di tanggal 14 Februari yang dianggap sebagai hari Valentine atau hari kasih sayang pun Sungmin tidak menemaninya di rumah karena ia masih sibuk dengan jadwalnya yang begitu padat. Ya, begitulah menjadi seorang artis dari boyband yang terkenal dan terpopuler.

Dengan wajah yang kusut dan badan yang bau karena belum mandi, Saeun berjalan keluar dari kamarnya menuju ruang TV dan ia merebahkan dirinya di sofa sambil menyalakan TV. Ya, sebenarnya hari ini banyak tontonan menarik apalagi film tentang hari Valentine atau yang berhubungan dengan hari Valentine itu. Tapi Saeun sangat malas untuk menonton film-film yang seperti itu. Ia lebih memilih channel kartun daripada yang lainnya.

“Apakah hari valentine kau masih tidak bisa meluangkan sedikit waktu untukku, Sungmin oppa? Aku mengerti kalau kau sangat sibuk, tetapi bisakah kau meluangkan waktumu untukku walaupun hanya 1 jam saja?” Lirih Saeun.

***

@Dorm Super Junior

“Yak, Eunhyuk-ahh! Pijitlah dengan ikhlas.” Ujar Donghae pada Eunhyuk yang sedang memijiti punggungnya.

Ya, saat itu dorm sedang berisik sekali karena keluhan dan celoteh-celotehan dari mereka karena kecapekan setelah konser di Shanghai.

“Ryeowookie!!! Cepat bawakan makananku! Aku sangat kelaparan.” Ucap Sindong dengan suara yang memelas.
“Sabarlah hyung, aku juga memasakkan untuk yang lain.” Balas Ryeowook.

Seluruh member tampak sibuk dan kecapekan. Sedangkan Sungmin hanya terduduk di sofa. Tangannya memegang secangkir teh hangat yang belum disentuh sekalipun oleh bibirnya, pandangannya tampak kosong. Ia memikirkan Saeun-nya yang berada di rumah sendirian. Ia sangat rindu pada istri cantiknya itu. Kyuhyun, salah satu teman dekatnya itu pun mendekatinya dan melontarkan sebuah pertanyaan.

“Apa yang sedang kau fikirkan, hyung? Istrimu kah?” Tanya Kyuhyun seakan-akan tahu apa yang sedang berkecamuk di dalam fikiran Sungmin.
“2 hari tanpa melihat wajahnya seperti 2 abad tidak bertemu dengannya.” Balas Sungmin dengan tatapan mata yang kosong. Sementara Kyuhyun hanya terkikik mendengar pernyataan Sungmin.
“Begitukah rasanya punya istri, hyung? Ah, aku ingat. Hari ini valentine. Apa yang akan kau berikan pada Saeun-ssi?” Ujar Kyuhyun. Sungmin meneguk tehnya yang mulai dingin.
“Entahlah, aku ingin memberikannya surprise. Tetapi aku bingung apa itu.” Sungmin meletakkan cangkir tehnya di atas meja.

Tanpa bicara lagi, Kyuhyun pun pergi meninggalkan Sungmin dan menghampiri Sang Leader untuk meminta tolong. Sungmin hanya menatap Kyuhyun dengan aneh.

“Leeteuk-ahh!!” Seru Kyuhyun. Leeteuk yang tampak sedang menyeruput ramennya tersedak karena seruan Kyuhyun.
“Uhuk.. Uhuk.. Hei! Dasar maknae tidak sopan. Panggil aku hyung! Jangan panggil namaku.” Ujar Leeteuk. Sementara itu Kyuhyun tertawa terbahak-bahak karena berhasil mengerjai Sang Leader.
“Ah, aku ingin meminta bantuanmu.” Ujar Kyuhyun.
“Apa?” Tanya Leeteuk dengan malas.
“Aish, jangan marah hyung. Aku hanya bercanda.” Ujar Kyuhyun.
“Aku tidak marah. Katakanlah apa yang kau mau.” Ucap Leeteuk ditengah makannya.
“Sungmin hyung sedang rindu dengan Saeun-ssi. Dan ia sedang bingung apa yang harus ia berikan pada istrinya di hari valentine ini. Dia bilang ia ingin memberikan surprise, tetapi ia masih bingung bagaimana surprise itu.” Bisik Kyuhyun di telinga Leeteuk. Leeteuk terdiam mencerna kata-kata Kyuhyun sambil mengunyah ramennya. Sebuah ide pun muncul di benak Leeteuk.
“Mendekatlah, aku sudah punya rencana.” Ujar Leeteuk. Kyuhyun pun mendekatkan telinganya pada Leeteuk dan Leeteuk pun membisikkan ide tersebut di telinga Kyuhyun.
“Kau pintar sekali hyung! Itu ide yang bagus!” Seru Kyuhyun.
“Beritahulah pada yang lain termasuk Sungmin.” Ujar Leeteuk.
“Siap komandan!” Balas Kyuhyun dengan tangannya yang hormat seperti layaknya tentara.

***

Saeun beranjak keluar dari kamar mandi dambil mengeringkan rambutnya dengan handuk. Pagi itu ia mengenakan dress putih selutut dengan sebuah pita berwarna hitam di bagian perutnya. Lalu ia memoles bibir imutnya dengan menggunakan lip gloss berwarna pink. Bukan Saeun namanya jika tidak tampil sebagai perempuan berparas imut dan manis. Ya walaupun tidak ada sang suami di rumahnya, ia tetap harus tampil seperti itu. Di dalam kamusnya selalu tercatat jika bangun pagi harus segera mandi dan tampil rapi.

Kriiing.. Kriing…!

Terdengar bunyi telfon rumah yang terus berdering memekakkan telinga. Segera Saeun mengangkat telfon tersebut.

“Yeoboseyo, ini telfon dari siapa dan ada apa?”
“Saeun-ssi, ini Siwon. Aku ingin mengabarkan padamu kalau Sungmin..”
“Sungmin oppa? A—apa yang terjadi padanya.”
“Tapi tolong kamu jangan panik.”
“Katakanlah! Apa yang telah terjadi?!”
“Sungmin kecelakaan.”
“Mworago?!”

Seketika itu Saeun menjatuhkan gagang telfonnya. Segera ia pergi keluar dari apartemennya dan menaiki lift untuk turun. Tak henti-hentinya ia menangis. Lift pun telah sampai di lantai 1. Saeun menatap bunga-bunga dan lilin-lilin kecil yang tersusun rapi di lantai membentuk hati. Ia menghentikan langkahnya, lalu memandangi sekelilingnya.

“Kepada siapa ini ditunjukkan?” Ujar Saeun. Lalu tiba-tiba seseorang memeluknya dari belakang.
“Kepadamu, yeobo.”

Saeun menoleh ke arah pemilik suara yang sangat khas itu. Seseorang yang sedang memeluknya sekarang ini. Seorang lelaki dengan tinggl 175 cm yang mengenakan tuxedo hitam dengan setangkai bunga mawar di kantong bajunya. Dia adalah Lee Sungmin, sang suami yang sangai ia sayangi dan ia cintai itu.

“Op…oppa? Bukannya kau…”
“Happy valentine day, Saeunnie.”
“Jadi kau mengerjaiku, oppa?!”
“Uuuppss, tenang dulu. Ini, aku bawakan setangkai mawar merah untukmu.” Sungmin memberikan setangkai bunga mawar merah tersebut pada Saeun sambil berlutut dihadapannya.
“Maaf untuk 2 hari ini. Aku sangat sibuk bahkan aku melupakan istriku sendiri, bahkan juga tidak sempat merayakan dua bulan anniversary pernikahan kita. Bunga mawar ini, dariku untukmu sebagai tanda cinta sekaligus tanda permintaan maaf untukmu. Saranghanda, Lee Saeun.”

Pipi Saeun bersemu merah mendengar kata-kata romantis yang membuatnya semakin cinta pada Sungmin. Saeun pun menerima bunga mawar itu, lalu di hirupnya aroma wangi dari bunga itu.

“Aroma bunga ini sangatlah wangi, sama seperti aroma cinta dariku untukmu, oppa.”
“Aish, sekarang istriku sudah bisa menggombal.”
“Yak! Kau kira hanya laki-laki yang bisa menggombal?”
“Hmmm.. Laki-laki adalah segalanya. Tetapi Lee Saeun adalah segala dari segalanya untukku.”
“Hyaaa! Berhenti menggombal! Aku ingin membalaskan dendamku karena kau mengerjaiku tadi! Kau tahu oppa, tadi aku menangis di lift karena khawatir padamu. Tetapi nyatanya kau baik-baik saja. Aku rugi air mata hari ini. Pokoknya hari ini oppa harus membelikanku 5 porsi pizza!!!” Seru Saeun.

“Apa? 5 porsi?”

FIN^^

Advertisements

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s