Agreement Ridiculous [Chapter 1]

devieyun-agreement-ridiculous

|| Title: Agreement Ridiculous || Author: Phiyun || Genre: Romance, comedy, family, sad || PG       : 10 +|| Main Cast: Kai (Exo) || Luhan (Exo) ||  Hyuna (4minute) ||  Eun Ji (A pink)

 Poster Credit : kimleehye19 @nicefanfiction.wp.com

Cerita ini hanya fiksi belakang apabila ada kesamaan di dunia nyata itu hanya kebetulan semata.. Tolong hargai hasil karya orang lain dengan tidak meng repost tanpa sepengetahuan penulis. Aku juga berterimakasih kepada  kakak ku yang tersayang yang sudah mau memberikan inspirasinya pada cerita ini . Tolong tinggalkan jejak ya disini. Terimakasih (^-^)v

 

 ***  Happy Reading  ***

Sinopsis:

Perkawinan itu adalah hal yang sangat Sakral bagi sepasang suami istri , bagaimana kalau pernikahan itu karena perjanjian yang konyol diantara kedua orang tua kedua belah pihak wanita dan pria .

Dari pihak orang tua pria mau mengikuti perjanjian karena takut miskin sehingga rela anak laki satu – satunya yang menjadi korban perjanjiannya.

Sedangkan orang tua dari pihak wanita ingin membalas dendam kepada keluarga pihak pria karena sudah membuat istrinya koma. Dan dia juga mengorbankan anak perempuannya satu – satu nya untuk membalas dendamnya.

Bagaimana kehidupan perkawinan Kai dan Hyuna? Pasti banyak konflik diantara mereka berdua. Ternyata Hyuna juga berpura – pura untuk menjadi wanita yang nakal agar suaminya menderita . Dan  ternyata sebelum menikah dengan Hyuna sekarang Kai sudah mau menikah dengan kekasihnya minggu ini . bagaimana dengan kekasih Kai apakah dia akan merelakannya atau mempertahankannya? Tiba – tiba Sepupu Kai dari luar negeri datang dan tertarik dengan Hyuna. Apakah Kai melepaskan Hyuna begitu saja? Temukanlah jawabannya disini.

~~~ooo~~~

Summary

When the marriage due to revenge

whether they will ultimately be happy? 

***

Sinar matahari mulai pelan – pelan tengelam ke ufuk barat dan bulan malu – malu muncul. Tapi tidak begitu lama langit di sore hari sudah berubah menjadi gelap dan langit sudah bertaburan bintang yang menemani bulan sabit lang sudah muncul di langit malam. Di dalam sebuah rumah ada suatu perdebatan dua orang lelaki.

 

“ Kai kamu sudah pulang kerja ”

“ Benar pah , ada keperluan apa papa memanggil aku ?”

“ Papa ingin membicarakan sesuatu masalah denganmu ”

“ Masalah apa pah? ”

 

“ Sebelum itu bagaimana hubungan mu dengan Eun ji? ”

“ Sangat baik dan aku ingin hubungan ini berlanjut ke pelaminan ”

“ Apakah sejauh itu? ”

“ Bukannya papa dan mama ingin melakukannya cepat – cepat ? ”

“ Tadinya iya, tapi sekarang tidak bisa ”

 

“ Kenapa ??”

“ Itulah yang papa ingin katakan ”

“ Jadi masalahnya aku tidak bisa menikah dengan Eun ji? ”

“ Bukannya begitu, kamu akan menikah dengan Eun ji tapi sebelum itu kamu harus menikah dengan   seseorang terlebih dahulu ”

“ Apa aku harus menikahi seseorang selain Eun ji , aku tidak mau !!!”

 

“ Maafkan papa, papa juga tidak menyukai perempuan itu tapi papa dijebak”

“ Masa bodoh, pokoknya aku tidak setuju ” Lalu Kai bangkit dari tempat duduknya.

“ Perusahaan kita akan diambil alih olehnya. Kita akan jatuh miskin dan dia akan kaya ”

“ Kenapa bisa begitu? ” Kai langsung duduk kembali

 

Lalu ayahnya menceritakan perlahan – lahan kejadian sebenarnya pada anaknya dan Kai mendengarkan cerita ayahnya dengan seksama.

 

“ Begini ceritanya papa waktu itu sedang minum di bar. Tak tahunya papa tidak membawa uang. Sedangkan papa sudah makan dan minum. Karena takut masuk penjara ada seseorang menolong tetapi dia menyuruh papa untuk menandatangani sesuatu, tanpa dibaca terlebih dahulu papa langsung menandatangani kertas itu. Setelah itu papa pulang. Besoknya orang itu datang dan memberitahu isi kertas itu. Papa sangat kaget dan ingin menolak tapi dia bisa memperpanjang masalah ini kepersidangan dan pasti papa akan kalah”

 

“ Papa sih kenapa tidak dulu membaca kertas itu, lalu kita harus apa ? ”

 

“ Kamu akan menikah dengan anak perempuannya dan kamu harus memaksanya untuk supaya mau bercerai setelah kalian menikah. Karena dalam perjanjian itu jika anaknya meminta cerai pada mu, maka harta dan perusahaan kita akan kembali ketangan kita. Tapi kamu jangan menceraikan dia pertama kali karena nanti harta itu akan lenyap. Papa tidak tahu , itu bagaimana usaha mu . dan lagi kemauan dia harus dituruti” Ucap Papanya pada Kai.

 

“ Apa!!! Tapi aku tidak mau melakukan kewajibanku ”

“ Maafkan papa, nak ”

“ Tapi aku tidak mau !!!”

“ Itu terserah kamu papa sudah memberi tahu kamu ”

“ Kenapa bukan papa saja yang menikah dengan dia ?”

“ Tadinya papa mengajukan diri tapi saat itu dia melihat foto kamu di atas meja kerja papa dan dia ingin kamu menikahi anak perempuannya. Sudahlah lebih baik kamu makan dulu ”

“ Papa tidak makan ?” Tanya Kai pada papanya

“ Tidak , papa harus mencari jalan keluarnya ”

“ Tidak nanti papa sakit ”

“ Sudahlah sana pergi ” pinta ayahnya pada Kai.

 

Kai pun pergi dan menemui ibunya di meja makan dan  siap makan. Ibunya sudah tahu kalau suaminya tidak akan makan pasti ada yang dipikirkan oleh suaminya. Karena itu dia langsung mengambil nampan yang telah diisi dengan makanan dan langsung memberi makanan itu kepada suaminya.

 

Setelah selesai makan malam Kai langsung menyelesaikan pekerjaannya yang tertunda saat di kantor, setelah itu dia masuk ke dalam kamarnya dan memikirkan perkataan ayahnya.  Akhirnya dia mendapatkan jawabannya setelah itu dia tertidur dengan lelap, hingga pagi.

~~~ ooo ~~~

 

Di tempat yang lain seorang wanita baru pulang kerumah.

“ Malam Dad ”

“ Kau sudah pulang Hyuna? Kemari sebentar Daddy ingin bicara dengan kamu ”

“ Kenapa Dad, apa keadaan mama semakin parah ? ”

“ Mama mu baik – baik saja tidak ada kemajuan ” dengan muka murung.

 

“ Lalu ada apa ? ” sambil menghampiri ayahnya

“ Begini , kamu sudah tahukan kejadian yang menimpa mama mu sampai hari ini dia masih koma ”

“ Iya , aku tahu mama ditabrak oleh mobil yang tidak bertanggung jawab ”

“ Dan kamu tahu nak mobil yang menabrak itu bebas berserta yang mengendarainya ”

“ Dad sudahlah, Dad sudah tahu bahwa mobil itu beserta orangnya tidak bersalah ”

“ Dia bersalah , seorang saksi menulis nomor platnya ”

“ Dad nomor itu salah lagian mobil yang menabrak mama sedan berwarna merah bukan sedan berwarna biru tua”

“ Pokoknya dia bersalah, dan dia harus membayarnya lebih dari yang kita rasakan ” Ayahnya tetap mempertahankan argumennya kepada anak perempuannya.

“Baiklah kalau Dad berkehendak begitu , Lalu Dad mau berbicara apa kepada ku tadi ?”

“ Begini….”

 

 

Ayah Hyuna menceritakan pertemuannya dengan Bapak Lee Soo man ayah orang yang menabrak istrinya  atau tersangka yang menabrak mamanya. Sedangkan Hyuna mendengarkan denga seksama setelah selesai dan Ayah Hyuna memberitahukan keinginanya atau rencananya kepada Hyuna. Hyuna benar – benar kaget dan marah.

 

“ Dad jahat, pokoknya aku tidak mau”

“ Kamu harus mau !!!” dengan nada yang membentak

“ Kenapa aku, kenapa aku jadi korban. Dad mestinya tahu perasaan aku sekarang dan waktu itu ”

“ Daddy tahu tapi kita harus balas dendam ”

 

“ Dad salah harus mengorbankan aku. Daddy harus tahu laki – laki yang harus menjadi suami aku dan hanya dia selamanya yang aku cintai meskipun dia sudah meninggal. Setelah kejadian itu menyusul mama kecelakaan hati aku hancur berkeping – keping lagi sewaktu Daddy hanya mabuk – mabukan saja kerjaannya dan perusahaan akan jatuh bangkrut” Hyuna menangis sambil tersenduh – senduh.

 

“ Maafkan Daddy sayang. Tapi Daddy memohon lakukanlah rencana Daddy dan Daddy berjanji akan menjahui minuman dan serta akan kembali lagi seperti dulu”

“Apakah itu benar ? Daddy janji ? Tapi Daddy harus menjaga mama dengan baik ”

“ Iya Daddy berjanji pada mu ”

“ Baiklah, kalu begitu kapan kita mulai ? ”

“ Besok kamu siap – siap untuk menikah Daddy akan panggil pengantin prianya ”

 

“ Apakah secepat itu ?? ” dengan terkaget hyuna berkata.

“ Iya , kita harus cepat dan ingat kamu harus membuat dia menderita ”

“ Baiklah Dad , kalau sudah aku mau kekamar ”

“ Hyuna tenggok lah dulu mamamu ” pintanya

“ Iya Daddy ” balasnya

 

Hyuna masuk kesebuah ruangan disana tidurlah seorang wanita yang sudah berumur, ya dialah mamanya Hyuna . Hyuna langsung berbicara dihadapan mamanya dia mencurahkan semuanya. Dia sadar  mamanya tidak akan menjawab atau mengomentarinya tapi ini sudah membuatnya lega. Setelah itu dia mencium kening mamanya dan pergi masuk kekamarnya. Dikamarnya dia berfikir. Dia benar – benar pasrah.

 

~~~ ooo ~~~

 

Pagi – pagi Hyuna terbangun karena pintu kamar diketuk oleh seseorang.

“ Pagi nona ”

“ Pagi bi, ada apa ? ”

“ Saya disuruh tuan membangunkan nona pada jam segini dan menyuruh nona untuk mandi ”

“ Lalu dimana Daddy ? ” tanya Hyuna pada pembantunya.

“ Tuan sedang pergi ”

“ Pergi kemana bi ? ”

“ Saya tidak tahu nona ” jawab pembantunya.

“ Ya sudah terimakasih sudah membangunkan saya ” Balas Hyuna.

 

Pergilah pembantu itu dari kamar. Setelah kepergian pembantunya Hyuna langsung masuk kamar mandi dan setelah itu dia memakai celana jeans yang terlihat kumal dengan atasan kaus yang gambarnya sudah pudar. Dia terlihat seperti seorang gadis nakal yang pulangnya selalu larut malam. Hyuna langsung pergi keteras sambil membawa sebuah novel untuk dibaca.

~~~ ooo ~~~

 

“ Kai bangun nak… Kai… Kai…” Seorang laki – laki langsung keluar dari kamarnya.

“ Ada apa mah..? ”

“ O…orang …. itu datang nak ” dengan terbata – bata ibunya Kai berkata.

“ Siapa mah ..??” dengan lembut kai bertanya kepada ibunya agar menjelaskannya dengan mudah

“ Orang yang membuat perjanjian dengan papamu ”

“ Mau apa dia datang ? ”

“ Dia datang ingin segera menikahkan putrinya dengan kamu ”

“ Apa… !!! Dia benar – benar gila.. !!! ”

 

“ Papamu sudah mengatakan bahwa kamu tidak bisa menikah dengan putrinya. Tapi dia tetap memaksa. Kalau tidak sekarang kita harus meninggalkan tempat ini sekarang ” ibunya menjelaskan pada Kai.

 

“ Apa Sekarang !!! Baik kalau begitu aku yang berbicara ”

 

Kai langsung keluar dan menuju ruang tamu. Disana dia menemukan dua orang sedang  berbicara serius.

 

“Mm.. Maaf saya menggangu ”

“ Kau Kai ? ”

“ Biar saya saja yang hadapi pa ”

“ Tapi… ”

“ Bapak saya mohon tolong batalkan perjanjian itu ” pinta Kai kepada Ayahnya Hyuna.

“ Tidak bisa ! ”

“ Bapak perlu uang saya akan berikan tapi jangan semua harta kami ”

“ Saya ingin uang dan kamu supaya menjadi suami anak saya ” Ucap ayah Hyuna ke Kai.

 

“ Bapak belum tahu watak saya dan lagi saya impoten (impoten = penyakit yang hanya ada di laki – laki yang susah mempunyai keturunan ) ”

“ Biarkan ”

“ Apakah bapak tidak kasihan dengan anak bapak ? ”

“ Nak , bapak tahu kamu bohong, karena mana ada orang yang impoten akan bertunangan dengan seorang gadis minggu ini, namanya siapa …? aduh saya lupa … oh iya namanya Eun ji ”

“ Bagaimana bapak tahu? Baik kalau saya berbohong tapi watak saya kasar dan tidak suka dengan seseorang yang menyakiti saya ”

“ Tenang di dalam perjanjian kamu  tidak boleh menyakiti putri saya kalau itu terjadi polisi akan menangkapmu. Hahaaa…. ” ayahnya Hyuna berkata sambil tertawa itu membuat Kai naik pitam.

“ Jadi mau bapak apa sih !!! ”

“ Saya ingin kamu sekarang ikut saya dan menikah dengan putri saya semua sudah siap ”

“ Apa …. Sekarang !!! ”

“ Iya Sekarang , jadi cepatlah berganti baju ”

“ Saya tidak mau !!! ”

 

“ Baiklah saya akan telepon polisi agar kalian semuanya pergi dari sini ”

“ Kai , kasihanilah kami nak ikutlah dengannya ” pinta kedua orang tua Kai.

“ Tapi … ”

“ Sudahlah mama, lebih baik kita bereskan saja barang – barang kita ” ucap ayahnya kepada istrinya.

“ Pa kita tinggal dimana ? ”

“ Kita sewa rumah, maafkan papa , ma , Kai karena papa kita jadi begini ”

 

Lalu Kai menghampiri Ayah Hyuna.

 

“ Baiklah saya akan terima , tunggu saya akan bersiap – siap ”

“ Begitukan lebih baik ” jawab ayah Hyuna

“ Tapi jangan harap anakmu akan senag disini ”

“ Tenang saja putriku kuat cobaan ”

 

Kai langsung menuju kamarnya untuk bersiap – siap. Setelah itu dia mengikuti laki – laki itu pergi kesebuah rumah sederhana. Disana sudah menunggu penghulu dan beberapa saksi.

“ Tunggu saya disini saya jemput dulu anak saya ”

“ Baik ” jawab Kai dan dia menunggu di rumah itu, sedangkan laki – laki itu pergi.

 

~~~ ooo ~~~

 

 

Sebuah mobil berhenti di depan halaman rumah kediaman Hyuna.

 

“ Hyuna sayang ”

“ Daddy darimana ? ” Tanya Hyuna penasaran.

“ Nanti kamu juga tahu sekarang kamu dandan dulu yang cantik, karena kamu hari ini akan menikah”

“ Apa sekarang ? Aku tidak usah dandan dad begini saja kan ini rencana pertama kita membuat malu mereka ”

“ Hyuna anakku kamu sangat pintar , kalau begitu kita berangkat sekarang ”

“Baik daddy ”

 

Mereka berdua memakai mobil itu dan pergi kerumah itu dalam perjalanan Hyuna ingin waktu berhenti supaya dia tidak akan sampai ke rumah itu. Tapi keinginannya tidak terkabul. Akhirnya mereka berdua sampai. Hyuna turun dari mobil itu dan mamasuki rumah itu disana dia melihat penghulu dan beberapa saksi dia langsung di dudukkan oleh ayahnya di dekat penghulu dan disamping seorang laki – laki yang baru dijumpai. Ayah Hyuna langsung duduk disampingnya dan acara akad nikah dimulai.

 

Hyuna merasa aneh karena akad nikahnya cepat selesai dan lancar sewaktu penghulu meminta pria itu untuk berbicara dan mengikutinya bicara, pria itu secara lancar mengikutinya.

“ Kalau lancar berarti perkawinan ini akan lancar. Bagaimana mungkin perkawinan lancar tanpa cinta Hyuna. Tapi ganteng juga sih , tidak tahu ah..  aku kan mesti buat dia sengsara ” Kata hati Hyuna.

 

“ Aku akan bersandiwara kalau aku bukan cewek yang baik – baik . biar dia tahu rasa ” Hati Hyuna bersorak.

Setelah selesai akad nikah dan menandatangani beberapa surat merekapun langsung menuju mobil. Hyuna dan suaminya duduk dibelakang, didepan supir dan Ayah Hyuna.

“ Kita sudah selesai sekarang kamu , Hyuan tinggal bersama suami mu dirumahnya”

“ Apa dia…??” jawab Kai kanget

“ Benar karena dia istrimu , saya berharap kamu membelikannya pakaian dan perhiasan . jangan pacarmu saja yang kamu urusin. Sekarang kamu harus mengurusi anak saya ”

“ Tapi…”  Perkataan Kai langsung dipotong oleh mertuanya.

“ Sudahlah !!!. Pak tolong antar kami ke rumah kediaman pak Lee So Man ” pinta Ayah Hyuna pada supirnya.

“ Baik tuan ”

 

Dalam perjalanan Kai memandang kearah Hyuna dengan pandangan sinis dan rasa jijik. Mendapatkan prilaku seperti itu Hyuna marah dan ingin menamparnya tapi dia langsung ingat rencananya, akhirnya dia membalas pandangan Kai dengan pandangan nakal dan mulai berbicara dengan suara yang menggoda.

 

“ Hai… nama mu Kai ya kamu lumayan juga ” sambil memegang bahu Kai.

“ Jangan pegang – pegang , aku jijik sama kamu ” sambil menepuk kasar tangan Hyuna dari atas bahunya.

“Kamu jangan berbicara seperti itu terhadap anak saya ”

“ Sudahlah Dad , sekarang ini urusan kami berdua aku tidak ingin Daddy ikut campur ” Hyuna berusaha menenangkan ayahnya.

“ Baiklah itu terserah kamu ”

 

Hyuna langsung menggeser tempat duduknya sehingga lebih dekat dengan Kai .

 

“ Kamu boleh jijik tapi apaboleh buat kamu harus mau berdekatan seperti ini dengan ku ”

“ Kamu jangan dekat – dekat ”

“ Ingat Kai isi perjanjiannya , semua keinginanku harus kamu kabulkan, sekarang permintaanku kamu harus mencium aku ”

“ Aku.. sekarang… ??” dengan nada yang menolak.

“ Iya disini ” sambil menunjuk kebibirnya yang mungil berwarna merah.

“ Tidak Mau !!! ”

“ Ayolah jangan malu – malu ” rayu Hyuna kepada Kai

“ Jaga sikapmu , disini bukan dikamar ” dengan nada yang membentak.

“ Baiklah aku akan menunggu sampai dirumah ” Sambil merebahkan kepalanya ke dada bidang Kai . Kai merasa risih tapi apa boleh buat ini semua karena perjanjian konyol itu.

 

~~~ ooo ~~~

 

Akhirnya mereka oun sampai Kai dan Hyuna turun.

 

“ Hyuna, Daddy hanya bisa mengantar kamu sampai sini saja . besok baru Daddy bawakan baju mu ”

“ Iya Dad ” Sambil menunduk dan mencium pipi ayahnya sebagai tanda perpisahan.

“ Seterusnya kamu yang berusaha ” dengan suara yang pelan dan sewaktu Hyuna menciumnya.

“ Bye..bye… Dad ”

 

Mobil itu pergi dari rumah itu. Kai langsung masuk kerumah tanpa memperdulikan Hyuna. Hyuna merasa terhina tapi dia harus membuang semua itu sekarang dia harus menjadi wanita yang kurang ajar dan semua itulah rencananya dia tidak mau berbicara lemah lembut atau sopan.

“ Kai tunggu aku !!! ” sambil berlari menyusul Kai. Akhirnya mereka masuk berdua kedalam rumah itu.

“ Wah rumah ini besar juga , dimana kamar aku ! ”

“ Mari aku beritahu ”

“ Tidak usah aku yang kan milih ”

 

Hyuna langsung menaiki tangga dan langsung memilih kamar . tiba disebuah kamar yang besar disana terpampang sebuah foto wanita yang cantik.

“ Pasti ini kamar Kai dan itu pasti pacarnya ” dalam hati Hyuna berfikir lalu tersenyum.

“ Kai aku pilih kamar ini saja ”

“ Apa jangan disitu lebih baik disebelahnya saja ”

 

Mendengar itu Hyuna langsung tertawa.

 

“ Aku maunya disini ”

“ Itu Kamar aku !!! ”

“ Itu lebih baik kan suami istri harus satu kamar ”

“ Kamu tidak takut kalau aku akan macam – macam ? ”

“ Itu yang aku mau ” Hyuna sambil tersenyum dan bersuara mendesah.

“ Itu terserah kamu tapi ingat aku tidak akan tidur disini ”

“ Itu terserah kamu . tapi kalau aku ingin kamu tidur disini kamu harus mau ”

 

“ Kenapa begitu ??”

“ Ingat Kai perjanjiannya ”

“ Kamu memang perempuan murahan mungkin saja tubuhmu tidak suci lagi ” Kai berkata dengan nada yang mengejek.

“ Itu terserah kamu sekarang aku mau istirahat . permisih ” sambil menutup pintu.

“ perempuan sialan kamu akan menyesal menikah dengan ku ” sambil berlalu

 

Dalam kamar Hyuna menagis karena hinaan yang diterima tadi.

 

“ Kai Sialan kau hina aku, akan kubalas lebih parah lagi , ingat kamu akan menderita ” Hyuna berbicara sambil menangis lalu tertidur.

 

Hyuna mencium bau kasur itu sangat harum. Ya mau kasur ini mengingatkan bau tubuh Kai . Hyuna langsung marah dan melempar bantal kesebuah foto . foto itu kena dan terjatuh dan pecah. Mendengar itu Kai langsung berlari menuju kamarnya.dia kaget melihat foto Eun ji jatuh dan bingkai beserta kacanya pecah.

 

“ Kenapa bisa begini ?? ”

“ Karena aku kesal , kenapa sih kamu pajang foto cewek centil dan murahan dikamar kita ”

“ Apa !!! Kamar kita, ini kamar aku , aku bebas memasang apa saja disini!!! ”

“ Sekarang kamar ini bukan saja kamar kamu dan kamu harus tahu !!! ”

“ Cewek sialan , kamu jangann sekali – sekali menghina Eun ji , kekasih aku ” sambil berjalan mendekati Hyuna yang sedang berdiri di pingir tempat tidur.

“  Wanita baik – baik , kekasih kamu, cewek macam apa yang merebut suami orang ? ”

“ Apa merebut, dia tidak merebut tapi kamu yang merebut aku dari dia !!!  lagian kamu tuh yang cewek murahan !!! ” Bentak Kai.

 

“ Sudah jangan menghina aku lagi ” sambil berjalan menuju foto foto itu dia mengambil foto Eun ji setelah itu dia mendekati Kai.

“ Jadi kamu sayang sama dia ? ”

“ Benar aku benar – benar sayang dan cinta ”

“ ini ambil ” Hyuna langsung merobek – robek foto itu

“ Apa – apaan kamu ” tanpa sadar Kai menampar Hyuna.

“ Kamu berani menampar aku , kurang ajar !!! ”

 

Hyuna langsung menerjang Kai dan memukulnya karena kurang keseimbangan Kai terjatuh ketempat tidur . Hyuna masih diatas Kai , hyuna mencakar dan memukul. Kai benar – benar kewalahan menahan serangan Hyuna yang membabi buta. Hyuna tidak sadar kaus yang tipis yang dikenakannya robek bahunya dan itu memperlihatkan bahunya yang putih dan juga memperlihatkan sebelah tali pakaian dalamnya.

 

Akhirnya Kai bisa mengambil alih situasi , sekarang dia ada diatas sedangkan Hyuna dibawah . Hyuna terus berontak itu membuat robekan dibahunya makin melebar sehingga Kai tidak sengaja melihat sesuatu yang seharusnya tidak dilihat.

 

“ Kai lepaskan, sakit dong tangan ku !!! ”

“ Baik tapi kamu jangan berontak atau pukul aku ”

“ Iya ”

 

Sewaktu ingin melepaskan tangannya terdengar suara seorang wanita

 

“ Kai aku datang , aku bawa oleh – oleh nih… sedang apa kau ? siapa wanita ini ? ”

 

Kai kaget dia langsung melepaskan tangannya dan segera bangun dari tempat tidur.

 

“ Nona tolong saya , saya dipaksa oleh dia , dia mau memperkosa saya ”

“ Apa Kamu ” Eun ji langsung menatap Kai

“ Itu bohong ” ucap Kai

“  Benar nona lihat baju saya sampai sobek ” sambil menangis tersedu – sedu

“ Kai aku pikir kamu laki – laki baik – baik ” sambil melempar barang bawaannya dan langsung menampar Kai.

 

Melihat itu Hyuna mengakhiri sandiwaranya dan tertawa terbahak – bahak .

 

“ Kenapa kamu tertawa kan kamu mau diperkosa ? ” Eun ji bingung melihat tingkah laku wanita itu.

“  Dasar bodoh kalau dia ingin tubuh ku tidak apa – apa kan itu bukan pemerkosaan lagian kami sudah suami istri, kamu memang bodoh ”

“ A..apa suami isrti? , Kai kamu…? ”

“ Eun ji biar aku jelaskan ”

“ Tidak usah ini sudah jelas !!! ” dengan mata berkaca – kaca

 

“ Sudahlah sayang, nanti lagi kita lanjutkan ” dengan nada yang nakal

“ Pergi kau wanita sialan!!! ”

“ Baiklah , lagian aku ingin lihat – lihat rumah suami aku, dah…”

“ Rasain itu pembalasan ku atas perbuatanmu yang tadi..  hahahaha..” Hyuna bersorak dalam hatinya.

 

~~~ ooo ~~~

 

Sepeninggalan Hyuna, Kai berusaha menenangkan Eun ji dan memberi penjelasan padanya. Pertama – tama dia tidak ingin penjelasan Kai tapi akhirnya dia mau juga mendengarkan karena dia betul – betul mencintainya.

 

“ Sialan juga tuh cewek, akan aku pukul sampai bonyok agar bercerai dengan mu Kai”

“ Eun ji sudahlah, aku akan berusaha secepatnya agar dia minta cerai padaku ”

“ Apa itu benar ? ”

“ Iya setelah itu aku akan meminang dirimu , sabar ya sayang ” sambil mencium kening Eun ji

 

“ Aduh , aku melihat adegan mesra dua orang kekasih nih. Hati – hati kamu jangan sampai lupa diri ”

“ cewek sialan ” sambil menghampiri Hyuna

“ Kamu mau pukul aku , ayo pukul aku ”

“ Kai biar aku saja yang pukul dia ”

“ Kamu berani ” dengan suara yang menantang

“ Siapa yang tidak berani ”

 

setelah berbicara Eun ji langsung menerjang Hyuna . Hyuna sudah siap menerima itu, mereka berdua akhirnya adu jotos, saling memukul, mencakar, dan menjambak. Kai langsung memisahkan , dia memegang Eun ji agar menjauh dari Hyuna melihat itu Hyuna langsung memukul Eun ji

 

“ Kai kamu membantu wanita jalang itu ”

“ Tidak ” Kai langsung melepaskan Eun ji

 

Setelah bebas dia membalas perlakuan Hyuna . Kai langsung memegang Hyuna.

 

“ Sialan lepaskan ” Eun ji langsung membalas Hyuna .

“ Eun ji sudahlah, jaga sikapmu jangan seperti dia ” mendengar itu Eun ji menyudahi pukulannya

“ Kenapa berhenti ? ” sambil berontak Hyuna berkata

“ Kai aku tunggu kamu diluar ”

“ Itu lebih baik ”

“ Wanita penakut ayo kita berkelahi diluar ” tantang Eun ji

“ Ayo…” balas Hyuna

 

“ Sudahlah Hyuna ” Eun ji pun keluar.

“ Sialan kamu Kai lepaskan aku !!! ”

“ Kenapa kamu selalu menimbulkan masalah ? ”

“ Baik akau akan bersikap manis tapi kamu harus melakukan kewajibanmu nanti malam ” sambil membalikan tubuhnya.

“ Apa itu tidak mungkin . Aku tidak mau !!! ”

“ Aku memerintahkanmu kalau tidak kamu akan aku buat sengsara . ingat itu. Sekarang kamu harus membelikan aku pakaian . kamu kan tahu baju ku robek karena siapa ? ”

“ Tidak usah beli, di sebelah sudah aku persiapkan baju itu untuk istriku ”

“ Yang pasti tadinya bukan untuk ku tapi untuk Eun ji kan? ”

“ Benar sekarang terserah kamu ”

 

ekspresi Kai berubah menjadi kesal melihat kelakuan Hyuna, tapi Hyuna terlihat sebaliknya.

 

“ Kalau begitu aku kesebelah deh ”  sambil berjalan keluar menuju kamar sebelah.

 

(To  Be  Continue)

 

~~~ ooo ~~~

 

Haloo….Reader… Ketemu lagi sama Phiyun disini 🙂 Mudah -mudahan kalian tidak bosen ya ^^

Oh iya ,bagaimana ceritanya menurut kalian ? Kali ini aku buat fanficnya pake bahasa indonesia banget ya dengan bahasa sehari -hari semoga kalian tidak bingung ya, hehehe.

Mohon maaf apabila masih banyak kekurangan dari penulisannya dan typon yang bertebaran dimana – mana, maklum author juga manusia biasa hehehe  😀

Khamsamida    (^-^)V

Advertisements

8 thoughts on “Agreement Ridiculous [Chapter 1]

  1. Annyeong thor aku reader baru,,

    Walopun pake bahasa indonesa tapi agak aneh, tapi it’s okai,

    Ceritanya bagus thor baru kali ini aku baca cerita yang kaya gini, 😆😆

    Liked by 1 person

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s