[Ficlet] We Got A Boy

yoonyul

Poster & Story are mine

Main Cast:

Kwon Yuri & Im Yoona

Other Cast:

Choi Siwon

Genre:

Fluff | Friendship | Commedy

Rating:

G / General

Length:

Ficlet [909 words]

 Don’t plagiat! Don’t copycut! Don’t take my idea

Just Enjoy my FF

“Yoona-a… palliwa kajja!” teriak Yuri yang sudah nagkring di tempat boncengan sepeda milik Yoona.

Yeoja yang dipanggil malah enak-enakan berdandan. Karena tak sabar menanti Yoona, akhirnya Yuri masuk lagi ke dalam rumah yang hanya dihuni oleh mereka berdua.

“Aigoo, neo eodikka?” tanya Yuri kaget melihat dandanan Yoona yang terlalu menor untuk digunakan pergi ke sekolah.

“Hari ini, salah satu member Super Junior yang bernama… mmm… aku lupa. Siapa ya namanya?”

“Choi Siwon?” tebak Yuri yang bersandar di depan pintu.

“Aah, wuaah tumben kau bisa membaca pikiranku, eonni. Kita memang sehati.”

Yuri seakan ingin muntah mendengar kata ‘sehati’ dari mulut Yoona. Kata itu mengkiaskan kalau mereka menjalin hubungan tanpa status. Betapa menjijikkannya hal itu. Yuri merinding, tak bisa membayangkan hal itu. “Setidaknya aku masih normal,” gumam Yuri yang tidak didengar oleh Yoona.

“Kajja. Oh ya, hari ini siapa yang membonceng? Dangsineun?” tanya Yoona.

Pletaakk!! Yuri memukul kepala Yoona yang memang terasa tidak sakit.

“Terkadang otakmu itu perlu diinstal ulang karena terlalu banyak virus di dalamnya.”

“Waeyo? Hari ini adalah hari rabu, jadwal membonceng kan kau, eonni.”

“Yaak, hari ini bukan rabu. Tapi Kamis, pabbo!” seru Yuri yang semakin kesal. Ia menarik dasi yang melingkar di luar kerah bajunya. Rasanya panas sekali berhadapan dengan Yoona. Ia pun membuka blazernya yang tadi sudah dikenakan dengan sangat rapi. Pagi-pagi begini Yuri sudah dibuat kesal oleh Yoona, bahkan penampilan Yuri bukan lagi penampilan siswa yang mau berangkat ke sekolah. Ia lebih pantas dikatakan baru pulang sekolah.

“Araseo. Kajja.” Menyadari kebodohannya, Yoona menurut begitu saja apa kata Yuri. Dia memang sering lupa.

Sesampainya di sekolah, Yuri dan Yoona berpisah kelas. Mereka berdua termasuk siswa yang datang terlambat meski hanya telat satu menit. Penjaga gerbang sekolah merupakan orang yang sangat disiplin makanya dia tidak mentolerir siswa yang datang telat sedetik pun. Karena terburu-buru masuk kelas, Yoona salah masuk ke ruang kelas sebelahnya. Ia terlanjur duduk di bangku paling belakang. Setelah sadar bahwa tak ada satupun orang yang ia kenal di dalam kelas itu, barulah Yoona sadar kalau ia salah masuk kelas.

“Jeogi, ini kelas berapa?” tanya Yoona pada Jessica, sunbaenya di sekolah.

“Kelas 3-B.”

Jlegerr!!

“Omo!” seru Yoona. Semua orang menatap aneh padanya. Ia hanya bisa tersenyum tanda malunya pada semua orang yang ada di kelas itu. “Hehe… Mian, sepertinya aku salah kelas.” Yoona bergegas pergi keluar kelas dan menuju ke kelasnya. Ia dapat bernapas lega karena tidak ada yang membully-nya di kelas 3-B tadi. “Untung saja aku segera sadar. Bagaimana bisa hal konyol itu terjadi padaku?” gerutu Yoona.

Saat hendak melangkahkan kakinya memasuki pintu kelasnya, Yoona melihat sosok yang sangat ia kenal sedang berjalan berbincang dengan kepala sekolah. Choi Siwon, member Super Junior yang menjadi biasnya. Mata Yoona berbinar-binar melihat namja tampan itu ada di sekolahnya. Kakinya hendak melangkah keluar namun ia merasakan ada yang menarik tasnya dari belakang.

“Neo eodikka?”

“Yaak, aku ha…” Matanya membelalak saat mengetahui bahwa yang menarik tasnya. “Songsaenim…” lirih Yoona.

“Sedang apa kau di sini, eoh? Cepat masuk atau aku akan menghukummu! Sudah telat, malah ingin kabur!”

“Ne, songsaenim…” Yoona terpaksa masuk ke dalam kelas. Teman-temannya menyembunyikan tawa mereka.

Bel tanda istirahat berbunyi. Semua siswa pergi meninggalkan kelas. Para siswa pergi ke kantin sedangkan para siswi malah pergi ke ruang guru untuk melihat kedatangan Choi Siwon yang akan menjalani syuting di sekolah itu. Yoona dan Yuri penasaran dengan sosok Siwon. Apa dia orang yang ramah? Mereka pun ikut-ikutan mengintip di jendela. Tidak ada di ruang guru. Mereka mengintip dengan berbagai gaya, membungkuk, memiringkan badan ke kanan-ke kiri, namun tidak dapat melihat sosok Siwon.

“Yaak, mana Choi Siwon? Tidak ada di ruang guru tapi para yeoja berkmpul di sini. Ini namanya penipuan,” keluh Yuri.

“Eoh, mereka terlalu mengada-ada. Tapi tadi pagi aku melihtanya, eonni. Benar-benar ada.”

“Jinjja? Tapi kenapa sekarang tidak ada…” Yuri terkejut saat ia membalikkan badan. Ternyata Siwon sudah berdiri di belakang mereka. “Omo! Kau benar, Yoona-a…”

“Benar apanya?” Yoona membalikkan badan dan waaaooo dia tidak mengedipkan matanya sedetik pun saat melihat namja tampan berdiri di depannya. Yuri dan Yoona terlalu kagum pada sosok Siwon yang memang tampan.

“Apa kalian penggemarku?” tanya Siwon.

Yuri dan Yoona mengangguk mantab. Keduanya memasang senyum semanis-manisnya, berharap Siwon akan memilih salah satu dari mereka menjadi yeojachingu-nya.

“Gomawo. Aku ingin berkeliling di sekolah ini. apakah kalian berdua bersedia menemaniku? Aku rasa nanti akan menyenangkan jika bersama kalian berdua.”

“Ne, pasti. Kajja!” seru Yuri bersemangat.

Yuri dan Yoona menemani Siwon berkeliling, tingkah mereka saat di dekat Siwon tidak seaneh dari kebiasaan mereka berdua. Siwon berjalan di tengah diantara Yuri dan Yoona. Dia menggandeng tangan keduanya hingga kedua yeoja itu merasa melayang seperti terbang di angkasa. Yuri menatap wajah tampan Siwon. Ia tidak memperhatikan kalau di depannya ada tiang hingga akhirnya…

Bruuukk!!

“Aaw… appo!” Yuri meringis kesakitan. Dahinya terbentur lantai kamar tidurnya. Ia membuka mata. Rupanya hanya mimpi. “Aiish aku terjatuh dari tempat tidur. Ternyata itu hanya mimpi,” gerutunya kesal.

Ceklek…

Yoona masuk ke kamar Yuri. “Eonni, waegurae?”

“Aku bermimpi bertemu dengan Choi Siwon.

“Aku juga. Waah aku tidak rela mimpi hal yang sama denganmu, eonni.”

“Kau kira aku juga rela punya mimpi yang sama denganmu, eoh?”

Yoona melihat jam beker yang ada di meja belajar Yuri. “Omo! Sudah jam setengah 7.”

“Jinjja?”

Keduanya bersiap untuk berangkat ke sekolah.

End.

Ceritanya GJ ya… hehe 😀

Aku tunggu komennya

Advertisements

4 thoughts on “[Ficlet] We Got A Boy

  1. Dikira bakalan ada perang saudara tetnyata, diluar perkiraan,,Ħăª˚⌣˚Ħăª˚=D˚Ħăª˚⌣˚Ħăª˘•=)). Lucuuu…..dikira bnrn juga ƍäª taw na mimpi,,, Ħăª˚⌣˚Ħăª˚=D˚Ħăª˚⌣˚Ħăª˘•=)) sukses bikin ngakak n senyum gaje….dtggu ff na yg lain,,,

    Like

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s