I’m Fallin in Love With You [Part 1/3]

I’m Fallin in love with you

 || Title: I’m Fallin in love with you || Author: Phiyun || Genre: Romance , Sad , Hurt || Main Cast: Taemin (Shinee) || Boa ||Thema Song : B1A4 – Sunshine (ost wgm global), love is ( ost The heir)

 

Cerita ini hanya fiksi belakang apabila ada kesamaan di dunia nyata itu hanya kebetulan semata. Ini real hasil semata imajinasi sendiri. Pemain yang ada didalam cerita sepenuhnya milik penulis kalau di dunia Realnya kenyataan milik keluarganya dan agencynya. Heheee… XD

Didalam ceritanya aku buat thema songnya biar tambah seru baca ceritanya, biar lebih berasa gitu. Hahaha … ( Maksa banget ya penulisnya) Mian… (di jitakin rame – rame sama reader) Cekidot….

 

          *** Happy  Reading ***

          Suatu hari saat di awal musim gugur itu adalah hari yang paling menyedihkan dalam hidup ku, aku seperti tidak mempunyai penompang hidup lagi di dunia ini , hidup ku hancur berkeping – keping. Karena pada hari itu satu – satunya orang yang aku kenal dan paling aku sayang sudah meninggallan ku untuk selamanya . Itu adalah Eomma.  Aku hanya bisa menagis tanpa henti sampai – sampai suara ku hilang dan tidak ada satupun orang yang menghiburku . semua menatap dengan  tatapan mata mereka seperti mencemohkan ku dan eomma. Mereka mencibir eomma dengan mengatainya dengan sebutan wanita simpanan dan aku disebut anak haram. Pada saat itu aku tidak mengetahui maksud dari mereka karena pada saat itu aku masih sangatlah kecil.

 

          Pada saat aku hapir putus asa tiba – tiba datanglah seorang anak perempuan dia memakai pakaian sekolah dan berkepang dua dia mengulurkan tangannya untuk membantu ku bangun dari jatuh. Dan dia berkata kepada orang – orang yang sudah mengataiku dengan lantang.

“ Kalian boleh mencibir ajumeoni sesuka hati kalian tapi tidak dengan anak kecil ini apa kalian tidak merasa sangat kejam kepadanya, dia tidak mengetahui apapun dia tidaklah berdosa. Baiklah disini apakah semua orang yang sudah mencibir ajumeoni tidak pernah melakukan dosa sedikitpun? Kalo ada aku akan ikhlas kalau kalian menghinanya!!!”

          Semua orang yang telah mendengar ucapannya langsung berbisik – bisik lalu mereka yang menghina aku dan Eomma pergi meninggalkan aku dengan perempuan ini. Aku kaget saat noona  ini menangis dia menahan air matanya sampai semua pergi barulah dia menagis didepan ku. Aku juga tidak tahu kenapa saat aku mau menghapus air mata dari pipinya mengapa aku ikut menagis juga . Aku seperti merasakan apa yang dia rasakan sekarang. Lalu kami menangis bersama – sama sambil berpelukan. Setelah beberapa saat noona ini bertanya kepada ku.

“ Hei  adik kecil dimana kamu tinggal? Ayo noona  antarkan kamu pulang ”

“ Terimakasih noona  ”

 

Setelah berjalan beberapa menit sampailah mereka berdua di depan rumah anak laki – laki itu. Ternyata saat mereka sudah sampai semua barang milik anak kecil ini sudah ada didepan halaman. Itu membuat anak kecil itu dan anak perempuan itu bingung.

“ Adik apakah ini benar – benar rumah mu? Kenapa barang – barang mu ditaruh didepan rumah? ” dengan ekspresi bingung

“ Benar noona ini rumah ku , aku juga tidak tahu kenapa bisa begini? ” sambil mengeleng – gelengkan kepala.

“ Ya sudah mari kita masuk kedalam ”

 

Saat mereka ingin masuk ternyata pintu rumahnya terkunci sehingga anak perempuan itu mengetuk pintunya akan tetapi tidak ada jawaban dari dalam. Setelah cukup lama dia mengetuk datanglah seorang ajumeoni dengan wajah yang tidak bersahabat.

 

“ Hei… apa yang kalian lakukan disini? ”

“ Ajuma … kenapa pintu rumah ku terkunci ? ” ucap Taemin polos

 

“ Yaa… jadi kamu anak haram itu ya ? kamu harus keluar sekarang dari sini . saya tidak mau kontrakanku di huni oleh anak haram, lagian eomma mu sudah menunggak dua bulan, apa ayah mu sudah tidak mau mengirimkan uang untuk istri simpanannya hah.. !!. mungkin dia sudah punya istri simpanan yang lain yang lebih cantik dari pada eomma mu . ha…ha..ha…” dengan nada yang mengejek.

 

Telinga Taemin langsung di tutup dengan kedua tangan gadis itu.

 

“ Ya… ajumeoni !!! ajumeoni jangan berkata seperti itu dia kan masih kecil dia juga tidak tahu apa – apa. Apakah ajumeoni tidak mempunyai rasa kasihan pada anak ini. Eomma nya baru saja meninggal hari ini dan dia juga tidak tahu siapa appanya . Janganlah membuat dia lebih sedih lagi ”

 

“ Itu mah terserah kamu, aku tidak peduli, memangnya kamu siapanya anak ini ? kamu jangan sok menjadi pahlawan disini . kalau kamu mau mengurus dia silakan aku tidak peduli mau dia sedih kek, maupun dia mau menyusul eomma nya juga aku tidak peduli. Sana pergi dari rumah ku sekarang ” teriak ajumeoni itu pada mereka.

 

Pergilah mereka berdua sambil membawa koper yang sudah dikeluarkan oleh pemilik rumah. Tiba – tiba Taemin menagis dan itu membuat gadis itu kaget.

 

“ Kenapa kamu menagis lagi ? ”

“noona  sebenarnya apa salah ku? Kenapa semua orang membenciku? Aku juga tidak tahu akan tinggal dimana sekarang? ”

“ kamu tidak salah kok disini tidak ada yang salah, kalau masalah tempat tinggal kamu tidak usah khawatir kamu bisa kok tinggal bersama noona. Apa kamu mau tinggal bersama noona? ”

“ Apakah aku tidak merepotkan noona  nantinya ? ”

“ Tidak apa – apa noona tidak merasa keberatan kok. Oh iya nama adik siapa ? ”

“ Nama aku Taemin, kalau noona  ? ”

“ Nama noona , Boa ”

“ Boa noona, nama noona  unik ya ” balas Taemin

“ sama namamu juga unik ”

“noona,  bisakah noona  menunduk sebentar ? ” pinta Taemin

“ Iya ada apa Taemin ? ” Taemin langsung merangkul leher boa

 

“  Terimakasih noona  sudah mau merawatku . apakah noona  tahu ? noona  seperti malaikat pelindungku yang turun dari surga untuk menemani ku setelah Eomma sudah tiada . Apakah noona  dikirimkan oleh eomma ku dari surga ? ”

 

“ Sepertinya iya Taemin sii. Eomma mu mengirim noona  untuk melindungi kamu dari orang – orang yang akan berbuat jahat kepadamu . Kamu tidak usah khawatir karena noona  tidak akan membuatmu sendiri noona akan selalu disamping kamu selamanya ”

 

“ Janji … noona  tidak akan meninggalkan aku sendiri , janji ” sambil menjulurkan jari kelingkingnya dan Boa juga mengaitkan jari kelingkingnya ke kelingking Taemin.

“ Iya noona  tidak akan meninggalkan kamu sendiri percaya pada noona  mu ini. Ayo kita pulang kerumah kita my namdongsaeng ” dengan tersenyum kepada Taemin.

 

Pergilah mereka berdua kerumahnya dengan saling mengengam tangan dan mereka bernyanyi bersama dengan ceria. Sampailah Taemin di rumah Boa.

 

“Ta da… Selamat datang di rumah kita , ayo masuk ”’

“Noona  … noona tinggal sendiri disini? Orang tua noona  dimana ? ”

“Noona sama seperti mu sebatang kara jadi noona tinggal sendiri disini. Kenapa Taemin, apa kamu tidak menyukai tempat ini ? ”

“ A..ni… aku suka sekali noona  tempat ini lebih baik dari pada rumahku yang dulu ”

“ Oh iya kamu sudah kelas berapa sekarang ? umur mu berapa tahun ? ”

“ Aku sekarang kelas 5 sd sebentar lagi aku naik kelas 6 . umur aku 11 tahun. Memangnya kenapa Boa noona? ”

“ Wah sebentar lagi kamu naik kelas 6 ya , kamu harus tetap melanjutkan sekolahmu ya jangan sampai berhenti sekolah, oke ” sambil mengelus kepala Taemin

“ Tapi Boa noona  kalau aku tetap sekolah siapa yang akan membayar uang iuran sekolah ku lebih baik aku berhenti saja noona  biar aku bisa membantu noona  juga.”

“ Tidak … kamu harus tetap sekolah kamu harus tamat sekolah kalau bisa kamu sekolah sampai keperguruan tinggi, masalah biaya tenang saja kamu tak usah khawatir nuna mu ini sudah bekerja jadi kamu tenang saja ”

“ Tapi Boa noona  juga sekolah kapan noona  bekerjanya ? ”

 

“ Dasar bodoh , noona  mu ini bekerja paruh waktu jadi paginya noona  sekolah siangnya noona  kerja , noona juga sebentar lagi lulus sekolah tahun ini noona  kelas 3 sma jadi sudah cukup umur untuk bekerja . pokoknya kamu tidak usah memikirkan noona . Kamu harus menjadi orang yang sukses tunjukan kepada orang yang sudah menghina kamu dan eomma mu . Kalau kamu bisa menjadi orang sukses.” Sambil menjitak pelan kepala Taemin.

 

“ Iya noona  , aku akan buktikan kepada mereka kalau aku bukan orang seperti yang mereka ucapkan ” lalu tertawalah mereka berdua dengan bahagia.

 

~~~ ooo ~~~

Pov Taemin

 

          Tidak terasa aku sudah tinggal bersama Boa noona  satu bulan, aku merasa sangat senang karena aku masih bisa merasakan kehangatan keluarga meskipun Boa noona  bukan keluarga ku tapi aku sudah mengangap noona  adalah separuh jiwa ku. Akan tetapi aku juga merasa sedih karena noona selalu bekerja dia selalu pulang larut malam, aku sering mengikutinya diam – diam. noona  mulai bekerja dari subuh , dia pasti selalu bangun jam 4 pagi tiap subuh dia mengantarkan susu ke tempat pelanggan, paginya dia langsung berangkat sekolah.

 

          Noona  tidak pernah lupa membuatku sarapan pagi dan makan siang untuk ku sebelum dia berangkat sekolah dia selalu menempelkan nota nya diatas meja makan kalau aku harus selalu semangat bersekolah. Karena kita sudah janji akan menjadi orang yang sukses bersama – sama. Tetapi hatiku mulai sakit bila melihat noona  bekerja sangat keras, noona juga mudah sakit karena dia bekerja  lebih dari kemampuannya. Dia tidak pernah mengeluh bila sakit dan dia selalu bilang tidak apa – apa pada ku. Aku mulai mencari cara bagaimana membatu Boa noona.

 

          Aku diam – diam bekerja paruh waktu juga saat pulang sekolah menjadi pengantar koran kepelanggan. Tapi tidak bertahan lama karena noona  mengetahuinya , dia sangat marah besar padaku. Aku kan hanya ingin membantu tapi dia tidak mau kalau sekolahku terganggu. Dia hanya bilang kepada ku jangan sampai mengecewakannya , dan jangan sampai usaha yang dia lakukan sia – sia karena keegoisan ku katanya Boa noona. Terkadang aku tidak mengerti apa yang dipikirkan oleh orang dewasa?

          Senjak saat itu aku mulai fokus dalam belajar. Aku selalu mendapatkan beasiswa dari kelas 6 sd sampai sekarang. Kalau di hitung – hitung aku sudah tinggal bersama Boa noona hampir 7 tahun. Iya aku sekarang sudah kelas 3 sma sebentar lagi aku akan lulus dan aku akan mencari uang yang banyak agar Boa noona  tidak harus bekerja setiap hari, karena sekarang gantian aku yang banting tulang untuk noona.

 

          Boa noona  juga tambah cantik semakin hari, dan itu membuat ku menjadi takut kehilangan dirinya. Mungkin karena aku sudah tinggal begitu lama dengan nya jadi sedikit posesif akan dirinya. Tapi Boa noona  lebih cantik bila tidak memakai make up. Dia seperti bidadari yang turun dari surga. Tapi akhir – akhir ini Boa noona  sedikit menutup dirinya padaku. Apakah aku melakukan sesuatu yang salah akhir – akhir ini? Apa ini hanya perasaanku saja ?

          Boa noona  selalu tertidur di sofa sehabis makan malam bersama , mungkin dia sangatlah lelah sehingga di sangat mengantuk. Jadi aku selalu mengangkat dia kekamar tidurnya ketika dia sudah pulas tertidur. Dia juga selalu bercerita tentang tempat kerjanya bahkan akhir – akhir ini dia bercerita bila dia diajak kencan oleh teman kantornya.

Aku hanya bisa memberikannya selamat tapi kenapa di dalam hatiku terdalam seperti ada sesuatu yang mengganjal yan tidak mau kalau Boa noona pergi kencan besoknya. Ada perasaan aneh yang membuatku sulit bernafas bila mengingat ucapan Boa noona  tadi. Apa yang sebenarnya terjadi pada ku? Apakah hanya aku sendiri saja yang merasakannya?

 

~~~ ooo ~~~

 

Pov Boa

 

          Aku selalu bermimpi seandainya aku bisa selalu bersama Taemin mungkin aku adalah orang yang sangat bahagia. Sebenarnya aku takut hidup sendiri . Tidak ada semangat untuk hidup, tidak ada tempat untuk curhat, semua terasa hampa tapi semenjak aku tinggal bersama Taemin hidupku berubah 360 derajat. Hidupku lebih berwarna. Aku tidak pernah sedetikpun merasa terbebani olehnya dari dulu sampai sekarang.

 

          Terkadang aku juga tidak tahu jalan pikiran dia, maksud ku baik tapi belum tentu menurut dia. Kami juga sering bertengkar kecil akhir – akhir ini mungkin karena dia sudah dewasa jadi jalan pikiran dia mulai berubah. Sebenarnya aku juga tidak tahu pasti senjak kapan aku merasakan rasa ini.

 

Sepertinya aku mulai menyukai Taemin tapi apabila aku memikirkan aku tidak bisa membayangkannya. Umur kami berbeda sangat jauh , 7 tahun perbedaan umur kami. Aku juga tidak mau menghancurkan hubungan persaudaraan ini biarlah aku saja sendiri yang merasakannya, tidak masalah bila dia hanya mengangap aku sebagai seorang noona  meskipun hatiku pedih aku akan tetap bahagia.

 

          Sebenarnya aku selalu berpura – pura tertidur di atas sofa diruang keluarga. Aku selalu menatap dia saat dia sedang menonton tv dan aku pura – pura tidur disampingnya. Karena disaat itu adalah dimana aku bisa menjadi diriku sendiri. Memang benar aku sangat kekanak – kanakan melakukan itu tapi aku harus bagaimana lagi hanya itu yang bisa aku lakukan untuk bisa dekat dengan dirinya.

 

Hatiku merasa senang saat dia mengedong ku kedalam kamar, aku seperti seorang putri semalam yang di bawa oleh seorang pangeran . aku bisa merasakan tubuh Taemin yang hangat dan dadanya yang bidang. Sebenarnya dia sudah berubah banyak dia tambah tampan dan tinggi. Hatiku selalu berdegub kencang saat kita bersama tapi aku berusaha bersikap cool di depannya padahal dia tidak tahu kalau hatiku ingin berteriak kalau aku menyukainya.

          Tapi akhir – akhir ini aku bercerita padanya tentang kalau aku diajak kencan oleh teman kantor ku tapi saat aku bercerita itu Taemin malahan mengucapkan selamat. aku sedikit kecewa mendengar ucapannya. Tapi mau bagaimana lagi sepertinya dia hanya menggapku sebagai noona nya tidak lebih. Apakah aku harus menerima ajakan teman kantor ku? Apakah aku harus berhenti mencintai Taemin dan mencari penggantinya?  Meskipun mungkin sulit untuk ku tapi apakah aku harus mencobanya ?

 

~~~ ooo ~~~

 

          Boa mulai melakukan rutinitasnya sehari – hari, setiap pagi dia akan membuat sarapan dan dia juga tidak lupa membuat makanan siangnya juga untuk Taemin untuk dibawanya kesekolah. Dia tidak mau Taemin sakit bila makan – makanan dari luar. Ternyata Taemin sudah terbagun saat Boa memasak. Tapi dia hanya melihatnya secara sembunyi – sembunyi. Dia meliat noona  nya dengan seksama, dia sempat terbesit untuk meminta noona nya untuk tidak pergi berkencan nanti malam , tapi dia tidak mampu mengatakannya.

“ Sepertinya noona  sangat senang sekali hari ini? Apa karena hari ini dia akan berkencan dengan teman kantornya? Hari ini noona terlihat sangat cantik meskipun setiap hari noona terlihat cantik mengapa aku tidak rela kalau noona menunjukan kecantikannya kepada orang lain selain pada ku” ucap batin Taemin. Tiba – tiba dada Taemin terasa sakit dan dia sulit bernafas tapi keadaan itu tidak lama hanya sesaat saja. Lalu pergilah dia menghampiri Boa.

 

“ Pagi noona  , noona pagi ini masak apa?” dengan suara yang manja dia bertanya sambil memeluk tubuh Boa dari belakang.

“ Oh… Teamin kamu sudah bangun. noona  biasa masak makanan kesukaan mu ”

“ Wah… noona  masak teriyaki ya sama nasi goreng pasti enak? Masakan noona  ku kan seperti masakan hotel bintang lima”

“ Kamu bisa saja , kamu harus menghabiskannya semua ya, jangan disisakan? ” ucap Boa sambil menunjuk – nunjukan centong nasi ke arah Taemin.

“ Baik sir… akan aku habiskan semuanya ” sambil memberi hormat pada Boa.

 

Itu membuat Boa tersenyum dan membuat dada Taemin berdegub dengan cepat dan wajah dia memerah tanpa sebab.

 

“ Taemin sii… ada apa dengan mu wajahmu sangat merah , apakah kamu sakit?”

 

Boa langsung memegang kedua pipi Taemin dan dia menurunkan kening Teamin agar dapat di tempelkan di keningnya. Itu membuat Taemin sesaat salah tingkah tapi dia bisa mengatasinya.

“ Taemin nampaknya kamu demam, kamu sangat panas ayo noona antar kamu kekamar” Boa langsung merangkul lengan Taemin untuk mengantarnya ke kamar.

“ Aku tidak apa – apa noona, aku hanya flu ringan saja jadi noona  tidak usah kahwatir . oh iya noona apakah hari ini noona akan berkencan dengan teman kantor noona ?” tanya Taemin

“ah..? ya sepertinya noona  tidak jadi karena kamu sakit jadi noona akan pulang lebih awal ” sambil melepaskan tangannya di lengan Taemin.

“ Kalau noona  mau pergi berkencan tidak apa – apa kok aku bisa menjaga diriku sendiri. Aku kan sudah besar noona ” sambil tersenyum pada Boa.

“ Apakah tidak apa – apa kalau aku tinggalkan kamu dirumah sendiri? ”

“ Iya tidak apa – apa percaya sama aku noona  ”

“ Padahal aku dari awal merencanakan untuk tidak pergi berkencan apa bila Taemin menyuruhku tidak pergi. Sepertinya dia memang tidak mempunyai perasaan apapun padaku” ucap batin Boa kecewa.

 

~~~ ooo ~~~

 

“ Taemin , noona  berangkat kerja ya sekarang. noona sudah masakan bubur juga untuk mu jagan lupa kamu makan dan istirah yang cukup. Hari ini kamu istirahat saja dirumah tidak usah masuk sekolah dulu nanti noona akan minta ijin pada wali kelas mu ”

“ Tidak usah noona, aku akan berangkat sekolah, soalnya sebentar lagi akan UN jadi aku tidak mau ketinggalan pelajaran”

“ Yah sudah apabila kamu bersih keras, noona  antar ya ?”

“ tidak usah noona berangkat kerja saja , aku bisa sendiri kok nanti noona terlambat ”

“ Tidak pokok nya noona  antar nanti kalau kamu kenapa – kenapa di tengan jalan bagaimana ? Tenang saja ini masih pagi kok ”

“ Baiklah aku akan siap – siap sekarang ”

“ Iya sudah , noona  juga akan menyiapkan bekal untuk mu ”

 

          Akhirnya Taemin diantar Boa pergi kesekolah. Tapi karena datangnya kesiangan mereka ketinggalan bus jadi mau tidak mau mereka harus menunggu setengah jam lagi karena waktunya mepet. Boa berinisiatif untuk naik kereta bawah tanah agar Taemin tidak terlambat sekolah.

“ Taemin sii ayo kita naik kereta bawah tanah saja dari pada kita menunggu bus yang lama ” ajak Boa

“ Iya juga sih noona  ayo kita naik kereta bawah tanah saja , kebetulan stasiunnya tidak jauh dari sini ”

 

          Pergilah mereka berdua ke stasiun kereta api , akan tetapi ternyata pas mereka sampai keretanya sangat ramai sehingga mereka juga harus berdesakan untuk dapat masuk ke dalam kereta api. Tapi Boa tidak yakin bisa masuk kedalam kereta api yang kuater pertama mungkin mereka bisa naik di kereta api kedua.

 

“Noona  ayo kita masuk”

“ Tidak Taemin-sii nanti saja kita naik di kereta kedua”

“ Tidak noona  kalau kita naik di kereta kedua kita berdua akan telat ”

“ Tidak apa – apa lebih baik telat dari pada kita kenapa – kenapa ”

“ Aiish… ayo noona  ikut aku ” Taemin langsung meraih tangan Boa dan mereka masuk ketika pintu kereta apinya akan tertutup.

“ Taemin-sii apa yang kamu pikirkan hah ! kita hampir terjepit pintu kereta api ” marah Boa pada Taemin

“ Mian noona  tapi ini adalah cara yang tercepat. Ayo kita kesana noona ” tapi si Boa tidak ikut dengan Taemin lalu Taemin datang lagi untuk menjemput noona  nya.

“noona  , noona  masih marah ya sama aku, aku minta maaf aku janji aku tidak akan melakukan itu lagi janji ” sambil mengulurkan jari kelingkingnya ke Boa.

“ Masalahnya bukan itu Taemin ”

“ Lalu masalahnya apa ”

“ Sini kamu ” Boa menarik telinga Taemin

“ Aduh… noona  sakit !”

“ Sakit… kamu masih bisa bilang begitu? Liat karena perbutanmu rok ku terjepit pintu kereta. Aku jadinya tidak dapat bergerak tahu”

“ Omoo… mian noona  ”

 

          Karena rok Boa terjepit sangat banyak sehingga tak sengaja hampir semua paha Boa terlihat dan banyak juga yang melihat kearah Boa. Taemin langsung melepaskan almamaternya dan dia mengikatnya di pinggul Boa untuk menutupi bagian pahanya yang terlihat. Dan menutup tubuh Boa dengan posisi badannya didepan Boa.

 

“ Noona  bersabarlah sebentar , sebentar lagi kita akan tiba”

“ Memangnya gara – gara siapa ini bisa terjadi ” ucap Boa

“ Mian ini salah ku ” sambil menundukan kepala pada Boa

“ Aish… memang ini salah mu ”

 

Boa menjitak pelan kepala Taemin dan mereka berdua tertawa bersama.

 

~~~ ooo ~~~

 

Haloo….Reader… Bagaimana Ceritanya ? Semoga para reader menyukainya ya, mohon maaf apabila masih banyak kekurangan dari penulisannya.

 

Fanfic ini pernah aku publis di blogku

 

 Tolong jangan lupa tinggalkan jejak  ya buat riview an penulis, agar penulis bisa lebih baik lagi untuk membuat cerita selanjutnya. Khamsamida    (^-^)V

Advertisements

Write your great opinion ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s